Tips & Tutorial

Apa Itu Network Attached Storage (NAS) dan Keunggulannya untuk Menyimpan Data

Kehilangan berbagai file atau data penting terkait pekerjaan Anda tentunya merupakan hal yang paling dihindari atau ditakuti. Mengapa? Tentu saja karena ada konsekuensi yang harus Anda terima. Jika data tersebut dikumpulkan dalam kurun waktu yang lama, ada kemungkinan Anda tak bisa mendapatkannya kembali. Sementara yang kedua, Anda harus mengulang pekerjaan dari awal.

Untungnya, di era teknologi informasi yang semakin berkembang, Anda memiliki banyak pilihan untuk menyimpan dan melakukan backup data-data penting. Misalnya saja dengan menggunakan bantuan HDD Eksternal, cloud publik, kombinasi keduanya, dan NAS. Jadi, manakah yang paling aman dan mengerti kebutuhan Anda? Simak penjelasan di bawah ini.

Apakah Aman Menyimpan Data di HDD Eksternal?

Saat ini HDD Eksternal memiliki banyak pilihan kapasitas yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Jika dulu besaran memori yang ditawarkan baru mencapai 2TB, saat ini HDD Eksternal sudah tersedia dalam ukuran puluhan terabyte namun dengan bentuk fisik yang kecil dan ringan. Jadi, lebih mudah untuk dibawa ke mana pun.

Akan tetapi, Anda harus mempertimbangkan kembali jika ingin menggunakannya sebagai media penyimpanan data atau file yang penting, karena alasan berikut ini.

  • Data tersebar di dalam banyak hard drive. Mengapa? Karena HDD eksternal tidak memiliki penyimpanan terpusat.

  • Tidak perlu terhubung ke internet untuk menyimpan data. Namun, Anda tentunya harus membawanya selalu jika ingin mengakses atau menambahkan file.

  • Berisiko rusak atau mengalami HDD failure / gagal. Kemungkinan terburuknya bisa membuat Anda kehilangan file.

  • Backup manual yang memiliki kelebihan serta kekurangan. Tidak perlu kuota data internet, tapi meningkatkan risiko kehilangan data yang lebih besar.

Apakah Berlangganan Layanan Cloud Lebih Aman?

Sejak munculnya gadget bernama smartphone, penyimpanan cloud publik memang jadi semakin populer. Penyimpanan yang satu ini bisa diakses secara gratis selama Anda memiliki akun pada penyedia layanan yang digunakan. Namun, untuk pemakaian gratis, tentunya Anda memiliki keterbatasan kapasitas. Untuk itu, Anda harus berlangganan. Berikut kelebihan dan kekurangan dari cloud berlangganan

  • Harus menyediakan budget biaya berlangganan per bulan sesuai kapasitas memori yang diinginkan.

  • Privasi data Anda mungkin saja bisa terganggu oleh peretas, mengingat sifatnya cloud publik.

  • Bisa diakses secara bersamaan dari mana saja, tapi di sisi lain, Anda mungkin tak bisa mengakses file Anda saat cloud mengalami layanan downtime.

  • Kebijakan perusahaan yang berubah mungkin bisa menguntungkan Anda, maupun sebaliknya.

Apakah Menggunakan HDD Eksternal dan Cloud Publik Lebih Menguntungkan?

Anda bisa saja menggunakan kedua penyimpanan ini secara bersamaan. Namun, Anda harus mempertimbangkannya lagi jika budget yang dimiliki terbatas. Mengapa? Tentu saja karena pengeluaran Anda menjadi dobel. Belum lagi, data-data yang tersimpan, bisa menyebar ke berbagai platform.

Namun, Anda tak perlu khawatir, jika menginginkan penyimpanan data yang lebih aman dan private, Anda bisa mencoba penyimpanan terbaru bernama NAS.

Pengertian Network Attached Storage (NAS) dan Keunggulannya

Sudahkah Anda mengetahui apa itu NAS? Network attached storage atau NAS adalah sistem penyimpanan data yang terhubung dengan server. Kemudian bisa diakses langsung menggunakan jaringan local area network (LAN). NAS memiliki recovery system yang andal. Jadi, saat salah satu server atau host mengalami kerusakan, Anda tidak akan mengalami masalah.

Berikut keunggulan NAS:

  • Merupakan penyimpanan modern yang memiliki perlindungan atau pengamanan datanya yang andal.

  • Tak ada biaya berlangganan bulanan. Anda hanya melakukan pembayaran satu kali, saat melakukan pembelian, Anda cukup melakukan pembayaran satu kali untuk hardware, dan bisa langsung mendapat software bawaannya.

  • Akses data, berbagi file, dan sinkronisasi data lebih mudah, fleksibel. Bahkan bisa dari device berbeda.

  • Memudahkan Anda untuk bekerja dengan tim.

  • Privasi berada sepenuhnya di tangan Anda.

  • Anda bisa membuat skala terkait penyimpanan data sesuai kebutuhan.

  • Menjadi investasi jangka panjang.

 Inilah Cara Memilih NAS yang Tepat

  1. Tentukan Terlebih Dulu Kebutuhan Penyimpanan Anda

Agar kapasitas penyimpanannya bisa dinikmati dengan leluasa, Anda harus terlebih dulu melakukan evaluasi terkait data yang sudah ada saat ini, dan data yang akan bertambah selama 3 hingga 5 tahun mendatang.

  1. Kenali Fungsi Utama dari NAS

NAS terbagi menjadi dua, yaitu NAS for home dan NAS for small business. Nah, manakah yang sesuai dengan kebutuhan Anda? Apakah hanya untuk penyimpanan pribadi, ataukah untuk bisnis Anda? Selain itu tentukan juga apakah hanya untuk menyimpan data saja, dijadikan tempat backup data, atau mungkin digunakan juga sebagai server multimedia.

  1. Tentukan Perlindungan yang Diinginkan

Tentukan level perlindungan data yang diinginkan dengan memilih redundant array of independent disks (RAID). Dengan begini, Anda bisa memutuskan banyaknya jumlah harddisk NAS yang dibutuhkan.

  1. Menentukan Akses Pengguna

NAS memang bisa digunakan untuk pribadi atau bisnis berskala kecil. Namun, Anda bisa mengatur aksesnya akan diberikan kepada siapa saja. Misalnya dibagi pada keluarga, teman, dan rekan kerja. Jadi, nantinya NAS milik Anda bisa digunakan secara bersamaan jika diperlukan.

  1. Memilih Brand NAS Terbaik

Sebelum melakukan pembelian NAS, Anda harus memperhatikan spesifikasi hardware untuk menentukan tingkat performanya. Kemudian kapabilitas kinerja software dan user interface. Pastikan memilih yang user friendly.

Synology adalah brand penyedia NAS yang recommended. Berdiri sejak tahun 2000, Synology ini merupakan perusahaan elektronik yang memproduksi perangkat NAS secara khusus. Produk NAS Synology memiliki kapabilitas kinerja software dan hardware yang mumpuni, bahkan bisa menunjang kebutuhan server multimedia skala rumahan ataupun kantoran.

Agar penggunaan NAS Anda bisa lebih optimal, cobalah untuk memilih mana NAS yang tepat menggunakan tools NAS Selector yang bisa diakses langsung dari website Synology. Anda juga bisa mempelajari lebih lanjut tentang NAS Synology di https://sy.to/kaacs. Lalu melakukan pembelian di https://sy.to/mng2l


15 komentar:

  1. Ok terima kasih mas buat rekomendasi Synology sebagai brand penyedia NAS.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Biasanya NAS dipakai di kantor, sekarang sudah lumrah di rumah.

      Hapus
  2. Sudah pakai Synology dari tahun 2016

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau di kantor sudah biasa ya Kang? Gimana kalau di rumah? Pasti menyenangkan..

      Hapus
  3. Keren nih produknya Om, btw masih belum ngeh dengan sistem kerjanya seperti apa. Saya udah buka link produknya, harganya ternyata cukup lumayan ya. Om udah pernah pakai kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di kantor kami pakai produk sejenis untuk kebutuhan broadcast.. di rumah belum ada kebutuhan..

      Hapus
  4. Makasih infonya mas, sayang masih terlalu mahal buatku

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enggak ada yang mahal kok Om.. Kitanya aja belum mampu saat ini.. Mungkin nanti..

      Hapus
  5. Aku baru2 ini tau produk NAS dr temen2 blogger yang mengulas kayake oke juga nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya baru tau kalau rumah tangga modern juga ternyata ada yang pakai NAS.

      Hapus
  6. Jadi tau banyak tentang NAS ini. Ternyata jauh lebih unggul ya kalo dibanding pakai HDD eksternal atau cloud service... Nice sharing 👌

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keunggulannya ada pada berbagi data bersama dan konten multimedia.. di kantor saya lumrah dipakai untuk materi video sebelum dan sesudah disunting..

      Hapus
  7. sekarang buat pjj sangat perlu ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk PJJ paling dari pihak sekolah yang perlu. Kalau untuk rumahan sih ini lebih ke berbagi file bersama keluarga..

      Hapus
  8. Mantabss...sehat selalu sekeluarga ya boss

    BalasHapus