[Event] ASUS Incredible Race - Zenvolution Indonesia 2016 (Day-2)

ASUS The Incredible Race Indonesia
#ASUSIncredibleRace adalah bagian dari rangkaian acara pada event ZenvolutionID 2016

Persiapan

Pagi hari, gw sudah bangun, sembari menunggu informasi mengenai waktu sarapan. Gw percaya, sarapan itu penting sebagai sumber energi sebelum kita memulai beraktifitas, dan tentu saja jangan lupa berdoa. Waktu berkumpul di titik yang ditentukan yaitu pukul 8.30 WITA di lapangan Hotel Inaya. Karena masih ada waktu, yang wajib ya kita sarapan dulu.
Sarapan ala gw
Setelah sarapan, gw pun bergegas kembali ke kamar untuk mandi. Lho kok? Bukannya mandi dulu baru sarapan? Nggak! Alasan gw sih biar gosok giginya sekalian aja pas mandi, jadi setelah mandi, kitanya bersih semua.

Day-2 | Menjelang ASUS Incredible Race

Selepas mandi, gw dan beberapa rekan blogger dan media yang memang tinggal di hotel yang sama, yaitu Courtyard Marriott Nusa Dua, berjalan kaki beriringan menuju lapangan di Hotel Inaya, tempat permainan ini dimulai. Jaraknya lumayan juga, tapi ya hitung-hitung sekalian pemanasan, walau kenyataannya sampai di sana, nafas gw sedikit ngos-ngosan :)
Semua regu berkumpul di sini
Sesampainya di lokasi, sudah nampak petugas yang memegang papan tanda regu. Gw langsung saja bergabung dengan regu gw, yaitu R25 (kelak dikenal sebagai Jigo Live!). Setiap regu, berisikan 20 peserta beratribut tas gemblok ASUS Incredible Race berisikan air mineral serta jas hujan plastik. Memang cuaca pagi itu mendung, sesekali hujan, lalu gerimis, lalu mendung lagi. Alhamdulillah, kelompok gw pesertanya lengkap 20 orang, dan gw secara aklamasi dipercaya sebagai ketua regu :) Di dalam permainan ini, kami mendapat uang saku sebesar IDR 50k dan kupon untuk ditukarkan dengan air mineral, air isotonik dan makan siang senilai IDR 150k di salah satu tempat makan di Bali Collection. Setelah semuanya mendapatkan jatahnya, gw sebagai ketua, langsung diminta berkumpul untuk briefing mengenai tata cara bermainnya.

Karena gw dan beberapa ketua regu lain datang terlambat, maka informasi yang gw dapatkan hanya segelintir, yang intinya, permainan ini mirip banget seperti Amazing Race, di mana ada 10 pos yang harus kita datangi, di tiap pos akan ada tugas/permainan yang akan mengandalkan ASUS Zenfone 3 yang sudah kita dapatkan pada hari sebelumnya (baca juga [Event] Kemegahan ASUS Zenvolution Indonesia 2016 (Day-1) bagian Technical Seminar). Setiap tugas atau jawaban yang benar akan mendapatkan 1 poin. Dalam 1 pos maksimal poin yang bisa didapat adalah 20 poin. Regu yang mampu menyelesaikan lebih cepat mendapatkan bonus poin. Regu yang finish pada urutan 1-5 berhak untuk menukarkan poinnya menjadi uang tunai, setiap poin x IDR 100k.

Day-2 | Let The Incredible Race Begin

Saatnya kita mulai perjalanan menuju pos pertama. Oya, untuk mengetahui posisi/lokasi pos pertama, kita diminta untuk men-scan QR Code pada kartu petunjuk dengan menggunakan kamera ASUS Zenfone 3 dalam mode QR Code. Nanti setelah di-scan, akan muncul koordinat lokasinya, atau nama tempat yang harus kita datangi. Keren kan?

Pos pertama kami adalah pos permainan menyusun puzzle, di mana anggota tim kami yang berjumlah 20 termasuk gw, mesti scanning QR code yang berbeda untuk memunculkan gambar yg berbeda di setiap layar ASUS Zenfone 3 yang kami miliki. Lalu seluruh smartphone ASUS Zenfone 3 tersebut mesti disusun di sebuah bingkai untuk menyusun sebuah gambar iklan produk ASUS. Ide yang brilyan dari ASUS untuk memanfaatkan smartphone yang baru saja diluncurkannya, sebagai alat untuk menyelesaikan tugas dalam permainan ini. Namun sayang, karena masih awal, kami grogi sehingga poin yang kami dapatkan tidak maksimal :(

Tak apa, namanya juga baru pertama. Pos ke-2 setelah kami scan adalah Ruang Arjuna. Di Ruang Arjuna ini, jenis permainan yang harus kami jalani adalah menebak judul lagu. Syukur alhamdulillah, anggota tim kami terdiri dari anak-anak muda yang kupingnya senantiasa mendengarkan lagu-lagu populer di radio. Dengan terpaksa, kami generasi X harus mengakui keunggulan mereka karena terus terang, tidak banyak lagu yang kami kenal di dalam list pertanyaan tersebut. Jika ada yang kami kenal pun, kami tidak tau judulnya apa :p Hahaha.. Namun demikian, alhamdulillah, nilai maksimal berhasil kami dapatkan di pos ini. Great job guys!

Selesai di pos 2, kami scan QR Code-nya dan mendapatkan pos ke-3 yang harus kami tempuh adalah sebuah lokasi dengan koordinat di dekat gedung BNDCC, ini jaraknya cukup jauh, bagaikan dari ujung selatan ke ujung utara. Namun demikian, berbekal semangat dan air mineral, kami melangkah dengan gembira. 

Sampai di pos ke-3, tugas tim kami adalah merekam perjalanan dengan kamera mode video, dengan fitur stabilizer aktif. Sepanjang perjalanan, di dalam mobil angkot nan cantik, karena kami full-team, maka posisi duduk kami pun banyak yang nggak nyaman, namun tugas tetaplah tugas. Selama perjalanan dengan mobil, kami merekam dengan gembira, hingga akhirnya kembali lagi ke Pos-3 dan serangkaian pertanyaan telah menanti kami. Di sini poin kami tidak terlalu maksimal karena memang konsentrasi kami terpecah belah :p #alibi Namun tetap saja kami gembira, karena R25 emang begitu orang-orangnya :p Selesai di pos ini, mestinya kami segera menuju Pos-4 yang tidak terlalu jauh karena berada di dalam area gedung BNDCC, namun karena jamnya makan siang, maka terpaksa kami menuju Bali Collection untuk beristirahat sembari makan siang.
Istirahat
Paket Makan Siang di Coco Resto
Di tempat makan, kami membuang banyak waktu karena pesanan salah seorang tim kami lama sekali dibuatkannya. Padahal saat tim kami datang, tempatnya masih sepi, dan seluruh tim kami makan di tempat yang sama supaya kami lebih mudah koordinasi, namun karena layanannya agak lambat, maka terpaksa menunggu dulu sampai seluruh anggota tim kami mendapatkan makan siangnya.

Selesai makan, kami segera melanjutkan perjalanan kami menuju Pos-4 yang lokasinya tidak jauh dari Pos-3 tadi, yaitu ruang Uluwatu di dalam gedung BNDCC.
R-25 menuju Pos-4
Sesampainya di sana, tugas yang harus kami lakukan adalah menirukan gerakan penari Bali, dan salah satu dari kami merekamnya dengan kamera video Zenfone 3 dalam format 4K UHD. Cukup 2x kami mengamati gerakan penari Bali yang lentur tersebut, lalu kemudian memutuskan untuk memulai permainan. Jika dulu gw pernah menari, bukan berarti sekarang kelenturan tubuh itu masih ada. Paha dan pinggang terasa mau kram pada beberapa gerakan yang kami tirukan. Walau begitu, ternyata kami berhasil mendapatkan poin maksimal pada pos ini. Luar biasa! Tidak kami sangka-sangka sebelumnya. Sebagai ungkapan syukur dan terima kasih, kami pun berfoto bersama dengan 2 penari Bali tersebut.
R-25 bersama penari Bali di Pos-4 / 4K UHD
Selanjutnya kami menuju pos ke-5 yang berdasarkan lokasi pada smartphone ASUS Zenfone 3 kami, berada di ujung Peninsula Bay. Kami kembali menyusuri jalanan di belakang Bali Collection tempat kami makan siang tadi.
R-25 menuju Pos-5
Jarak tempuhnya terasa cukup jauh, mungkin karena hari sudah mulai terik, tidak lagi mendung seperti pagi hari tadi. Bekal air mineral kami pun mulai mengering. Walau pun tadi sudah makan dan minum, namun perjalanan dengan kaki dari pos ke pos lainnya, mau tidak mau, menguras kembali tenaga kami yang tadi mulai terkumpul.
Patung Arjuna, dan pos tujuan kami ada di belakangnya
Pos-5 merupakan tempat ujian yang bikin perut geli karena merinding. Tugas kita adalah berjalan di atas bambu, sambil melakukan pemotretan, dimulai dari ujung satu ke ujung lainnya. Jika terjatuh, maka dianggap gagal.
Pos-5 OIS Station
Contoh foto yang dipotret sambil meniti bambu
Di pos ini, tim kami tidak mendapat nilai maksimal, hanya 17 poin saja. Lumayan lah daripada nggak sama sekali. Nggak nyangka aja, ternyata beberapa anggota tim kami memiliki keseimbangan yang baik saat meniti bambu tersebut. Kalian ternyata keren juga, mungkin basic-nya anak gunung kali ya?

Sembari turun, tim kami sempat berfoto di depan patung raksasa.
R-25 pose levitasi :) HDR Pro Aktif
Pos berikutnya yang menjadi tujuan kami, terletak di pinggir pantai. Pos ini sebelumnya sudah sempat kami lihat saat sedang menuju Pos-5, dan di pos ini tugas kita adalah mencari lokasi dari beberapa foto dan melakukan pemotretan dengan sudut yang sama persis dengan yang di foto, dengan menggunakan fitur HDR Pro dalam keadaan aktif.
HDR Station
Dari 20 lokasi yang harus difoto sama persis, kami hanya mampu mengumpulkan 19 saja. Bukan karena yang satu tidak ketemu, tapi karena tim kami kehabisan waktu :p
Dan ini adalah salah satu contoh foto yang mesti kami setorkan.
Gang Artistik dipotret dengan ZF3 fitur HDR Pro aktif
Karena waktu permainan sudah habis, maka Pos-6 ini merupakan pos terakhir yang tugasnya kami selesaikan. Dan sesuai instruksi dari pendamping kami, kami diminta untuk menyelesaikan perjalanan menuju lapangan ITDC yang merupakan finish line bagi para peserta.

Foto dulu abis pembagian medali
Foto bareng Brand Ambassador walau hanya posternya
Alhamdulillah, walau mungkin finish ke sekian, namun semua peserta yang menyelesaikan permainan diberikan medali. Setelah foto-foto sejenak, kami pun beranjak menuju bus yang telah disediakan untuk kembali ke hotel, beristirahat sejenak menjelang acara Gala Dinner nanti malam.
Achievement di kamar hotel
Sebagai bayangan, kira-kira sejauh apa sih kami berjalan dari pos satu ke pos lainnya? Silakan disimak gambar peta di bawah ini.
Peta Nusa Dua - ASUS Incredible Race 2016
Gempor? Pegel? Pasti, tapi yang jelas, ASUS Indonesia bikin event seperti ini aja udah keren banget. Gamesnya manfaatin produk smartphone andalannya untuk bisa menjawab tantangan di setiap posnya. Great work ASUS Indonesia!

Day-2 | Gala Dinner

Arena Gala Dinner
Boleh dibilang, Gala Dinner merupakan acara puncak dari rangkaian acara ASUS Zenvolution di Nusa Dua Bali tahun 2016 ini. Dan pada malam ini, acara dipandu oleh dua orang host yaitu Aline dan Imam Wibowo.
Host Imam Wibowo & Aline
Sebagai pembukaan, band Jam Piro menyanyikan beberapa lagu yang cukup 'nendang' dan bikin kita semua ingin bergoyang. Sampai tiba saatnya artis utama tampil menghibur kami semua.
Live Performance by Jam Piro Band
Dan artis sekaligus Brand Ambassador ASUS yang baru, Bunga Citra Lestari, menghibur kami semua, para undangan, dengan lantunan lagu-lagu hits yang dia miliki. Sambil mendengarkan BCL bernyanyi, serangkaian menu hidangan makan malam silih berganti mengisi meja kami.
Gala Dinner Menu Set
Hidangan yang disajikan namanya susah-susah, tapi pas dirasain, enak-enak semua. Gak tau kenapa, urusan makanan, nggak lokal nggak internasional, lidah gw doyan-doyan aja :p (bukan kemaruk ya, catet).

Setelah membawakan beberapa buah lagu, tiba-tiba BCL memberikan kejutan. Apa coba kejutannya? Dia mengajak Joe Taslim, our other ASUS Zenfone 3 Brand Ambassador, untuk bernyanyi bersama. Dan apa yang terjadi?
Duet Spektakuler antara BCL dan JT
Ternyata suara Joe Taslim oke juga. Sumpah, kami nggak menyangka. Dan lagu yang dibawakan merupakan lagu baru dari single BCL yang akan segera dirilis. Mau liat bagaimana mereka bernyanyi? Simak aja videonya di bawah ini.
credits to uploader Gie Wahyudi

Dan di malam ini juga, MURI menyerahkan piagam penghargaan kepada ASUS Indonesia karena telah membuat rekor kompetisi dengan pemain terbanyak yang diselenggarakan oleh perusahaan teknologi informasi. Dari kurang lebih 800 undangan, 551 peserta tercatat ikut andil dalam ASUS Incredible Race pada pagi hingga sore hari tadi. WOW! Incredible bukan?!?!

Ibu Juliana Cen menerima penghargaan dari MURI
photo credits to Putra Senapelan
Oya, di malam ini juga diumumkan para juara lomba/kompetisi yang diadakan oleh ASUS Indonesia yaitu lomba foto "Beauty in the Sky Photo Competition" dan tentunya para juara "ASUS The Incredible Race". Alhamdulillah, walau gw nggak menang, tapi ternyata beberapa rekan yang gw kenal, berhasil menjadi yang terbaik pada kompetisi tersebut.
Winners - ASUS Beauty in the Sky Photo Competition
photo credits to Febri & Freddy
Salah satu tim yang jadi juara Incredible Race
photo credits to Bairuindra
Satu hal yang mengagumkan buat gw selama menjadi undangan Gala Dinner ASUS adalah, para petinggi ASUS, Pak Rex Lee dan rekan lainnya menghampiri seluruh meja undangan untuk bersulang. Ya, bersulang! Sekali lagi gw dan mungkin rekan-rekan lainnya benar-benar merasa dihormati dan diapresiasi. Padahal yang diundang kami, namun penghargaan mereka terhadap kami para undangan, juga harapan mereka pada kami sebagai salah satu cara mereka untuk mengenalkan produk-produk mereka kepada khalayak umum melalui tulisan-tulisan kami, sekali lagi sedikit membuat gw merasa haru (mellow beut gw yak? bodo amat :p). Dan bila biasanya saat bersulang disediakan anggur merah (yang slalu memabukan diriku kuanggap belum seberapa), namun kali ini, untuk menghormati undangan lain yang mungkin tidak meminumnya, disediakan sirup anggur orson yang disajikan secara free-flow (mau habis isi lagi, gitu terus sampe kembung :p).
Sirup anggur pengganti red wine
Dan dengan berakhirnya prosesi Pak Rex Lee dan rekan-rekan berkunjung ke setiap meja undangan, maka berakhir pula acara Gala Dinner yang dilaksanakan sejak pukul 7 malam waktu setempat. Dan saat ini, waktu menunjukkan pukul 10 malam waktu Nusa Dua Bali. Tak banyak yang gw lakukan selepas itu, hanya mencoba menghampiri beberapa rekan ASUS di meja belakang sembari mengucapkan terima kasih banyak atas segala yang telah mereka lakukan untuk mewujudkan acara nan fenomenal ini, insya ALLAH komunikasi akan selalu terjalin hingga waktu mempertemukan kita kembali di event ASUS selanjutnya. Dan gw bersama rekan-rekan gw yang memutuskan untuk segera kembali ke hotel, langsung menuju bus yang kosong.

Day-3 | Bonus, Back to Reality

Subuh. Gw udah bangun. Emang udah kebiasaan sih. Cuman di sini, niatnya mau nyobain kolam renang pagi hari sebelum waktu sarapan tiba. Tapi, di sini paginya gelap sekali. Udah gitu kolamnya deketan sama resto tempak sarapan. Berasa kurang nyaman kalo orang-orang udah pada turun untuk sarapan. Terpaksa keinginan untuk berenang gw batalkan, dan menanti saatnya tiba bagi kami untuk sarapan. Oya, flight gw jam 12 siang, beda dengan yang lain, karena pesawat yang gw naiki berangkat dan mendaratnya di bandara Halim. Menurut instruksi dari panitia, yang flight jam 12 siang, mesti udah check-out dari hotel jam 10 pagi. Masih ada waktu untuk sarapan dan sedikit packing yang belum dimasukin ke dalam tas.
Sarapan hari ke-3
Kapan ya bisa begini lagi?
Selagi sempat, selagi ketemu, foto-foto dulu bareng rekan-rekan blogger yang hadir, yang entah kapan bisa ketemu lagi di dunia nyata.
Random Shots
Jam 12 kurang, gw udah boarding ke dalam pesawat yang dijadwalkan take-off pada pukul 12.15 WITA. Maskapai yang gw gunakan adalah Citilink dengan tujuan Halim Perdanakusuma. Dengan keunikan pantunnya, Citilink melayani penumpang dengan target tanpa telat, sampainya selamat.
Persiapan take-off dari Bandara Ngurah Rai

Touchdown! Safe landing di Bandara Halim Perdanakusuma
Alhamdulillah, sampai kembali ke Jakarta dengan selamat. Sebelum gw mencari taksi untuk membawaku kembali kepada keluargaku, gw ingin mengucapkan terima kasih kepada Citilink yang telah mengantarkan gw dari Jakarta ke Denpasar, juga kembali lagi ke Jakarta, tanpa delay, dengan selamat pula. Dan terutama tentunya kepada ASUS Indonesia yang telah berkenan menjadikan gw sebagai salah satu undangan dalam perhelatan ASUS Zenvolution Indonesia 2016 yang menurut gw pribadi sangat berbeda dari perhelatan sebelumnya, sangat spektakuler, megah, mewah, sesuai citra yang ditampilkan dalam setiap produk yang dirilisnya dan satu lagi, jenius! Mengapa? Karena dalam perhelatan ini diagendakan permainan yang setiap pesertanya harus memanfaatkan fitur dari smartphone ASUS Zenfone 3, sehingga setiap kita mampu mengenali dan mengakui kemampuan dan kecanggihan fitur-fitur yang ada di dalam smartphone ASUS Zenfone 3 tersebut.

Akhir kata, semoga yang baca betah, dan kelak bisa terpilih menjadi salah satu undangan. Sekali lagi terima kasih. I'm out, back to reality!

[Event] Kemegahan ASUS Zenvolution Indonesia 2016 (Day-1)


Bertempat di sebuah gedung pertemuan nan megah bernama Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), ASUS Indonesia mengawali rangkaian acara peluncuran produk-produk ASUS terbaru dalam event bertajuk ASUS Zenvolution Indonesia 2016.

Pendahuluan

Berawal dari sebuah undangan dari ASUS Indonesia yang ditujukan kepada gw untuk menghadiri acara yang akan mereka laksanakan pada tanggal 7 September 2016 di Nusa Dua Bali. Sebuah acara bertajuk Zenvolution Indonesia 2016 yang akan memperkenalkan produk-produk ASUS Zen generasi ke-3 di Indonesia.
Undangan Zenvolution
Saat melihat undangannya saja, gw langsung terkesima. Betapa tidak, kesan mewah nan glamor pada undangannya tampak jelas sekali, membuat gw merasa sangat tersanjung dan terhormat bisa terpilih sebagai salah satu undangan pada perhelatan besar yang digelar oleh ASUS Indonesia pada tahun 2016 ini.
Agenda Acara Zenvolution
Beberapa hari setelah undangan fisik gw terima, tak lama email konfirmasi etiket pun muncul di dalam inbox gw. Fix! Gw berangkat menuju Bali.

Day-1 | Keberangkatan

Gw berangkat dengan menggunakan taksi pada pagi hari. Karena saat itu masih hari sekolah, maka gw sekalian anter anak gw ke sekolah, sebelum menuju ke bandara Halim Perdanakusuma, di mana gw akan terbang menggunakan pesawat dari maskapai Citilink menuju kota Denpasar.
Anter anak yang jadi kewajiban gw tiap harinya
Perjalanan dari rumah menuju bandara nggak makan waktu terlalu lama, karena saat itu masih lumayan pagi sehingga kemacetan belum terbentuk. Flight gw jam 8.50 WIB, tapi gw udah sampai di bandara jauh sebelum waktunya.
Sampai bandara, abis check-in
Gw memilih berangkat dari bandara Halim, tentunya dengan menginformasikan kepada pihak pengundang, karena relatif lebih dekat dengan rumah, daripada harus ke Cengkareng. Dan alhamdulillah, disetujui. Menjelang jam 8.30, sudah ada informasi boarding, dan gw pun meluncur menuju pesawat.
Sebelum masuk, foto dulu dengan pesawat Citilink yang akan membawaku ke Bali
Perjalanan dari Jakarta menuju Denpasar ditempuh selama kurang lebih 2 jam menurut informasi dari mbak Pramugari dan om Kapten Pilotnya. Dan selama di atas, gw yang lupa bawa permen dan minuman, terpaksa harus bertahan dengan sedikit rasa sakit di kuping karena perbedaan tekanan pas pesawatnya mau landing.
Touchdown Denpasar! Great landing Captain!
Selepas turun dari pesawat, gw langsung memotret pesawat yang telah membawa gw ke sini dengan selamat. Dan di dalam perjalanan menuju lokasi berkumpulnya para blogger undangan, gw melihat sebuah pemandangan yang gw merasa sayang jika tidak berfoto dengan latar belakang tersebut.
Heaven yeah! I am in Bali #love
Okay, segera setelah foto, gw langsung menuju ke pintu keluar dan melihat sesosok mbak membawa papan bertuliskan Zenvolution | Media. Langsung gw samperin dan dikasih tau kalo titik kumpulnya deket kios Roti-O di seberang jalan. Ternyata di sana langsung registrasi para undangan yang sudah datang. Para undangan, terutama media dan blogger diberikan tanda pengenal dengan fitur RFID untuk diakses nantinya di venue tempat acara berlangsung. Tapi sebelum itu, gw sempet bertemu dulu dengan beberapa rekan blogger yang sebelumnya hanya gw temui secara online di dunia maya.
Bersama para blogger dari Pontianak
Blogger dari Pontianak ini cukup niat lho, sampai-sampai bikin kaos sendiri bertuliskan #Zenfone3ID. Luar biasa sekali mereka ini. Tampil berbeda dibanding para blogger lainnya #salut.
Dari bandara, kita menuju venue dengan menggunakan bus yang telah disediakan oleh panitia. Karena waktu acara sudah makin mepet, maka kami pun segera menaiki bus yang telah ditentukan sesuai nomor bus yang diberikan kepada kami.
ID Card dengan RFID
Perjalanan dari bandara menuju BNDCC ditempuh selama kurang lebih 30 menit saja, beda dengan di Jakarta, kondisi jalanan di Bali relatif lancar. Dan tanpa terasa, saking indahnya pemandangan sekitar saat kita melalui jalan tol di tengah laut, kami pun sampai di venue, BNDCC.

Day-1 | Zenvolution

Setibanya di lokasi, kami pun turun dari bus dan langsung menghampiri booth registrasi. Canggih lho, cuman modal laptop dan RFID Reader, kami tinggal tap ID Card yang telah diberikan sebelumnya, dan saat nama kita muncul di layar laptop, maka saat itu pula kami telah terdaftar.
Laptop untuk registrasi
Memasuki gedung BNDCC, ternyata pintu menuju ruangan belum dibuka. Karena memang belum sempat makan siang, gw dan beberapa kawan langsung saja hunting makanan ringan yang disediakan dan juga minuman. Mewah? Bisa jadi aura ini sudah terasa sejak kedatangan kami di Bali.

Hidangan snack yang disediakan
Menurut informasi yang gw dengar, ASUS menebar kurang lebih 1000 undangan yang terdiri dari Distributor, Dealer, Media dan tentunya Blogger/Vlogger. Dan pada kesempatan ini, bahkan sejak sebelum pintu dibuka, ruangan ini sudah penuh sesak dengan para undangan. Bahkan gw sempat bertemu beberapa rekan blogger lagi, yang sebelumnya hanya akrab di grup saja.
Bloggers at Zenvolution 2016
Waktu semakin berjalan, memasuki saat-saat pintu akan dibuka. Semua merasakan sensasi dan suka cita yang luar biasa. Selain bertemu dengan para blogger yang biasanya hanya akrab di dunia maya secara nyata, kami juga akan menjadi saksi sejarah peluncuran produk ASUS yang sudah lama ditunggu-tunggu kehadirannya di Indonesia. Dan ya.. pintu sudah dibuka. Yuk kita masuk kedalamnya, seperti apa kira-kira suasana di dalam ruangan nan bersejarah itu nanti.
Suasana di dalam ruangan BNDCC - Zenvolution #panorama
Whoa!! Memasuki dalam ruangan, sepanjang mata memandang ke sisi kiri, tengah hingga kanan, hamparan layar raksasa terpasang, untuk menampilkan presentasi yang akan dilaksanakan di panggung utama. Segera saja, kami mencari tempat duduk yang sudah disediakan berdasarkan warna pada kalung tag/ID card, yaitu hijau untuk media/blogger.

Acara dipandu oleh host yang sudah tidak asing lagi bagi kami yang sering hadir di event-event ASUS yaitu mbak Grace Natalie.
Host memandu jalannya acara
Sesaat setelah host membuka acara, tiba² seluruh ruangan mendadak riuh dengan penampilan dari Duo Perkusi yang keduanya adalah wanita. Performance dari duo ini juga merupakan langganan dari event ASUS dan memang membuat suasana ruangan menjadi hangat dan mengajak seluruh undangan untuk bergoyang, minimal kakinya.
Penampilan dari Duo Perkusi
Musik yang menghentak, seakan memompa semangat para hadirin undangan yang mulai letih karena setibanya di bandara langsung menuju venue. Kira-kira 2 lagu instrumental dibawakan oleh Duo Perkusi ini secara atraktif, selanjutnya host mengundang Bapak Jerry Shen untuk naik ke panggung.
Bapak Jerry Shen, CEO ASUS, memberikan sambutan
Secara singkat, Bapak Jerry Shen menyambut kehadiran para undangan dengan ucapan terima kasih, telah hadir serta mendukung ASUS selama ini.

Kemudian dilanjutkan oleh Bapak Rex Lee menyampaikan presentasi mengenai ASUS Zenfone 3 yang sudah dinantikan sejak diumumkan di Computex Taiwan beberapa waktu lalu.

Bapak Rex Lee
Secara umum Bapak Rex Lee menyampaikan fitur-fitur dan spesifikasi yang ada di dalam lini ASUS Zenfone 3. Informasi yang disampaikan antara lain 4 pilihan warna yang elegan, yaitu Opal Black, Aqua Blue, Pearl White & Champagne Gold, penggunaan prosesor Qualcomm Snapdragon S625, 16MP kamera belakang dengan Laser Auto-Focus 0,03s, 6 lapis lensa dengan aperture f 2.0 dan sensor Sony IMX yang sudah terlindungi dengan Sapphire glass, kemampuan merekam video dalam format 4K UHD, termasuk kemampuan OIS dan EIS, 20 pilihan mode kamera dalam PixelMaster 3.0, 5 magnet speaker untuk suara yang jernih dan lantang, ASUS Power Management untuk optimasi penggunaan baterai sehingga lebih hemat, Zen UI 3.0 untuk tampilan GUI yang lebih fresh, serta built-in ASUS Mobile Manager untuk pengaturan aplikasi dan memori yang lebih ringkas.

Selanjutnya, giliran Bapak Bryan Chang yang memberikan presentasi mengenai ASUS Zenfone 3 Deluxe yang merupakan smartphone flagship dari lini Zenfone 3 ini.
Bapak Bryan Chang memberikan presentasi Zenfone 3 Deluxe
Beliau menyatakan bahwa ASUS Zenfone 3 Deluxe merupakan smartphone pertama di dunia yang menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon S821, memiliki RAM sebesar 6GB dan sensor kamera Sony IMX 318 dengan kerapatan 23MP. Bahkan, untuk ASUS Zenfone 3 Deluxe edisi special, disediakan kapasitas penyimpanan sebesar 256GB UFS 2.0 yang juga pertama kali di dunia.

Selanjutnya Pak Bryan Chang memaparkan tentang keberadaan ASUS Zenfone 3 Ultra yang memiliki ukuran besar, yaitu 6,8 inci. Apa saja keunggulan dari smartphone nan gambot ini?
Zenfone 3 Ultra dengan Dual 5-Magnets Stereo Speakers
Pertama-tama adalah kemampuannya dalam mereproduksi suara. Dengan ukuran nan lapang, smartphone ini dilengkapi dengan dua 5-magnet stereo speakers tipe terbaru untuk kenyamanan dalam fungsi hiburan. Selain itu juga, fitur kamera dalam smartphone ini tergolong canggih karena menggunakan teknologi yang sama dengan ASUS Zenfone 3, yaitu 13MP sensor Sony IMX, 6 lensa, aperture f 2.0, kemampuan laser auto-fokus secepat 0,03 detik saja, proteksi lensa dengan kaca Sapphire yang kuat serta fitur 3-Axis EIS. Setelah presentasi ini berakhir, acara dilanjutkan dengan..

Fashion Showcase Produk ASUS Zenfone 3

Desainer oleh Sebastian Gunawan
Cita rasa dari penampilan lini produk ASUS Zenfone 3 yang berkesan glamor, mewah dan elegan, diperkuat saat penampilan para model catwalk dalam fashion showcase produk-produk ASUS Zenfone 3 ditampilkan di panggung. Rancangan busana karya desainer Sebastian Gunawan yang ditampilkan pada parade fashion kali ini benar-benar inline dengan rangkaian produk ASUS Zenfone 3. Both are incredibly AWESOME! Sebastian Gunawan benar-benar jenius dalam menterjemahkan karakter suatu produk ke dalam busana yang mengiringi produk tersebut. 

Peluncuran Produk Laptop ASUS Terbaru

Selesai parade fashion show, kali ini presentasi dilanjutkan dengan perkenalan produk-produk laptop termutakhir dari ASUS yaitu ZenBook 3, Transformer 3 dan Transformer 3 Pro. Namun sebelum itu, Bapak Harry K. Nugraha selaku Country Manager Intel Indonesia memberikan sambutan singkat mengenai kerjasama yang cukup erat antara Intel dan ASUS di bidang komputer.
Bapak Harry K. Nugraha, Country Manager Intel Indonesia
Memang kerjasama antara Intel dengan ASUS ini sudah terjalin sejak lama, sejak masa ASUS dikenal sebagai produsen mainboard. Bahkan sekarang, laptop ASUS sudah menjadi pilihan #1 di Indonesia, luar biasa.

Selanjutnya, Bapak Benjamin Yeh mendapat giliran untuk memaparkan lini produk laptop terbaru dari ASUS yaitu ZenBook 3, Transformer 3 dan Transformer 3 Pro. Prosesor Intel Core i7 menjadi pilihan kekuatan dari ZenBook 3 level tertinggi, dan juga disematkan pada Transformer 3 Pro. Sedangkan untuk pilihan spesifikasi yang lebih ekonomis, disediakan prosesor Intel Core i5 untuk ZenBook 3 dan Transformer 3.

Ketiga Laptop ASUS ini hadir dengan tampilan nan mewah. Wujudnya sangat tipis dan ringan, namun sangat powerful secara kinerja. Bila ZenBook 3 memiliki desain umumnya laptop, ada yg bisa flip juga, berbeda dengan Transformer 3. Laptop ASUS Transformer 3/Pro memiliki konsep 2-1 PC/Tablet yang sangat seamless. Didukung aksesori tambahan seperti ASUS Pen dan ASUS Audio Pod Speaker, membuat laptop ini memiliki kenyamanan ekstra dalam berkarya maupun sekedar relaksasi belaka. Untuk harga yang ditawarkan dapat dilihat pada foto di bawah ini.
Pengumuman harga ZenBook 3 & Transformer 3 Pro / 3
Setelah pengumuman harga laptop ASUS ZenBook 3, ASUS Transformer 3 Pro dan ASUS Transformer 3, kembali peragaan busana buah karya desainer Denny Wirawan yang mengangkat khasanah kekayaan budaya melalui kain batik dilaksanakan.

Fashion Showcase Produk Laptop ASUS

Peragaan busana karya desainer Denny Wirawan
Dengan mengangkat tema batik yang Indonesia banget, desainer Denny Wirawan mencoba menselaraskan kemewahan produk laptop ASUS ZenBook 3 dll dengan keanggunan budaya Indonesia melalui busana rancangannya.

Pengumuman Harga ASUS Zenfone 3 Series

Selanjutnya adalah saat yang ditunggu-tunggu oleh para ZenFans terutama, pengguna smartphone ASUS Zenfone generasi terdahulu, yaitu pengumuman harga smartphone ASUS Zenfone generasi ke-3. Di bawah ini adalah harga yang disampaikan oleh Bapak Jerry Shen, selaku CEO ASUS.
Pengumuman harga ASUS Zenfone 3 series
Nah! Terjawab sudah semua rasa penasaran, rasa curiga mengenai harga smartphone Zenfone 3, terutama seri Deluxe dan Ultra. Selain itu, ASUS juga memperkenalkan seri Zenfone 3 Laser, Zenfone 3 Max dan 3 varian New Zenfone Go.

ASUS New Brand Ambassador

Pada kesempatan ini pula, Ibu Juliana Cen menunjukkan bahwa ASUS punya iklan yang dibintangi oleh aktor & aktris kenamaan Indonesia. Lokasi syutingnya dilakukan di Polandia. Sudah lihat iklannya belum? Yuk, lihat dulu di sini.

Mencengangkan! Itu yang gw rasakan ketika Ibu Juliana mengumumkan bahwa Brand Ambassador ASUS Zenfone 3 bukan hanya Joe Taslim, tapi juga Bunga Citra Lestari.
Ibu Juliana Cen bersama Joe Taslim dan Bunga Citra Lestari
Di atas panggung, mereka (Joe & Bunga) menceritakan pengalaman mereka saat syuting iklan, juga pengalaman mereka menggunakan ASUS Zenfone 3. Luar biasa!
Joe Taslim (kiri) & Bunga Citra Lestari (kanan)
Setelah perkenalan Brand Ambassador, sesi Press Launch ini ditutup dengan foto bersama para pejabat ASUS bersama para Distributor dan juga Brand Ambassador.
Foto bersama petinggi ASUS dan Brand Ambassador serta Distributor

Coffee Break

Ada jeda waktu rehat sejenak, kita manfaatin untuk nyari makanan ringan, minum sembari liat-liat ke Demo Booth.
Zenfone 3 Ultra
Zenfone Photo Corner 1

Zenfone Photo Corner 2
ASUS ZenBook 3
ASUS Transformer 3 Pro
ASUS Transformer 3
ASUS Pen & Audio Pod
ASUS ROG Corner
Belum puas rasanya berputar-putar mencoba seluruh produk ASUS yang dipajang di sini, namun panggilan dari panitia mengharuskan kita menghentikan kegiatan dan bersiap memasuki ruangan kembali untuk mengikuti sesi Technical Seminar.
Salah satu Dr. Zen mencoba Zenfone 3, yg lainnya wawancara dengan mbak Desi

Day-1 | Technical Seminar

Para peserta mulai berbaris rapi, mengantri untuk masuk kembali ke dalam ruangan. Ternyata ID Card kita kembali mesti di-tap untuk men-generate receipt. Untuk apa receipt itu digunakan? WOW! Ternyata untuk ditukarkan dengan 1 unit ASUS Zenfone 3. Apakah ini nyata?!?! Bukan cuma gw, beberapa rekan blogger dan media yang kebetulan 1 antrian juga bertanya-tanya. Namun pada akhirnya kita semua hanya bisa pasrah dan menerima keadaan ini.. :p

Segera setelah menerima paket kejutan tersebut, kami mencari posisi duduk yang sesuai dengan warna kalung ID Card yang kami gunakan, yaitu hijau terang untuk media/blogger. Acara technical seminar ini kembali dibuka oleh Ibu Juliana Cen.
Ibu Juliana Cen membuka Technical Seminar
Presentasi kali ini dibawakan oleh Pak Joko Soemitro, yang dengan sigap dan lincah membedah fitur-fitur yang ada di dalam smartphone ASUS Zenfone 3. Asyiknya lagi, karena kita semua sudah dibagiin unitnya, kita bisa langsung praktek bareng dengan mereka yang berada di atas panggung.
Pak Joko sedang mengobrak-abrik fitur ASUS Zenfone 3
Yang baru di PixelMaster 3.0
Banyak teknologi baru disematkan di dalam ASUS Zenfone 3 ini, berkaitan dengan kemampuan kameranya. Maka tidak heran jika tagline untuk ASUS Zenfone 3 ini adalah #BuiltForPhotography yang nampaknya memang ditujukan bagi para pengguna yang gemar mengambil gambar/foto dengan menggunakan kamera pada smartphonenya.

Setelah puas mengulik fitur di dalam smartphone ASUS Zenfone 3, giliran Pak Wiewie Liu yang membedah dalemannya ASUS ZenBook 3. Namun mohon maaf, karena sambil makan siang nasi box, tangan terlalu sibuk sehingga lupa foto-foto :(

Selesai presentasi ini, masih ada acara lagi di luar sana yaitu Photo Competition yang memiliki 3 kategori lomba, yaitu 32s long exposure, low light dan mode bebas. 200 pendaftar pertama mendapatkan tripod gratis. Sayang karena badan sudah terlalu lelah, gw memilih untuk tidak ikut lomba, dan kembali ke hotel. Sampai sini, acara pada hari pertama sudah berakhir, dan kami semua mesti menyiapkan fisik dan mental untuk serangkaian acara pada hari kedua esok.

Bersambung ke Day-2