ASUS ROG Phone II, Gaming Phone Terbaik 2019 Rilis 5 Desember di Indonesia

Smartphone gaming paling canggih di dunia, ASUS ROG Phone II, dipastikan akan meluncur untuk pasar Indonesia pada tanggal 5 Desember 20...

[News] ASUS Republic of Gamers Media Gathering 2015

Baliroom Hotel Indonesia Kempinski pada tanggal 30 September 2015 menjadi tempat pilihan ASUS Indonesia untuk memperkenalkan lini produk ROG terbaru mereka yang ditujukan bagi kalangan gamers di Indonesia.



Ada beberapa lini notebook dan desktop gaming yang mengalami peningkatan dan perbaikan dari sisi performanya. Pertama-tama adalah lini desktop. ASUS ROG mengawali presentasi hari ini dengan G20AJ yang merupakan desktop gaming dengan spesifikasi paling mutakhir, yaitu intel i7 4720HQ dengan daya 47W dan kartu grafis Nvidia GTX780. Walaupun spesifikasinya tergolong monster, namun desktop ini mengusung teknologi Cool & Quiet di mana sistem pendinginnya hanya 22dB ultra-quiet, cukup senyap. Dan juga ada Eco Energy Mode di mana saat digunakan untk pekerjaan non-gaming, desktop ini pada tahap 1 hanya mengkonsumsi daya sebesar 20W dan 10W pada tahap kedua. Bila dibandingkan dengan rata-rata konsumsi industri pada umumnya, desktop ini mampu berhemat antara 50% hingga 75% daya. Selain itu pula, ada gimmick lampu pada casing desktop yang dapat diatur melalui software yang telah disertakan. Tidak lupa pula ROG Audio Wizard yang menyuguhkan kelebihan berupa Wider Range, True to Life Surround, Crystal Clear Sound, serta 5 Audio Modes secara preset, yaitu War Room, Soundscape, Action, Battlefield dan Multimedia.



Kemudian desktop ASUS ROG selanjutnya adalah G11 yang telah menggunakan Windows 10 sebagai sistem operasinya. Dengan fitur Quiet Perform sebesar 26dB, desktop ini masih tergolong sunyi saat digunakan. Dibandingkan dengan G20AJ, tipe ini merupakan tipe desktop gaming kelas menengah.

Yang menarik adalah saat presentasi laptop gaming. ASUS menghadirkan seri laptop gaming ter-ekonomis saat ini yaitu ROG GL552JX. Dengan spesifikasi i7 4750HQ, GTX950M + Iris Pro, RAM sebesar 4GB DDR3 dan storage sebesar 1TB, laptop ini dibandrol pada kisaran harga IDR 13 jutaan saja (DOS). Sangat menarik!

Kemudian ada pula laptop gaming yang ditujukan bagi gamers tanggung, maksudnya adalah user yg dulu jaman mudanya gamers, tapi seiring bertambahnya usia, sudah mulai berkurang jam nge-gamenya, namun masih menginginkan kenikmatan sempurna sensasi bermain game, ada seri ROG G501JW. Dengan berat kurang lebih 2kg, dan ketebalan hanya 20mm, berdesain mewah, modern dan clean, laptop ini terinspirasi oleh desain pesawat tempur F22 Stealth Fighter. Dengan spesifikasi yang tidak berbeda jauh dengan model sebelumnya, masih dengan i7 dan GTX960M 4GB DDR5 + Iris Pro, laptop ini dilengkapi dengan teknologi Nvidia Optimus yang mampu menghemat baterai. Dilengkapi pula dengan port Thunderbolt yang super cepat saat ini, dan layar IPS 4K2K UltraHD, HiSpeed storage PCIex4 SSD yang kecepatannya 3x SATA III SSD saat ini, laptop ini benar-benar diciptakan untuk mengisi segmen gamer kelas menengah.

Di kelas atas masih ada ASUS ROG G751 dengan TurboMaster teknologi untuk overclocking. Untuk itu, digunakan Tantalum Capacitor yang spesial dan juga teknologi G-Sync untuk no tear, no stutter dan less lag pada tampilan layarnya. Untuk audionya laptop ini telah dilengkapi dengan Bass-Eye Internal Subwoofer, Soundmaster audio, ROG Audio Wizard dan Maxx Audio teknologi. Programmable game keys juga sudah disediakan secara default, termasuk tombol untuk Steam, ROG Gameing Center dan Xsplit Gamecaster.

Seluruh laptop gaming ASUS ROG telah menggunakan Dual Independent Fans untuk CPU dan GPUnya, juga Hyper Cool Technology untuk manajemen air-flow di dalam casingnya.

Produk terakhir yang dipresentasikan adalah tipe ASUS ROG 752VY yang mengusung tema All-New Iron Man Style Design yang telah menggunakan prosesor intel Skylake terbaru, juga G-Sync dan GTX980M yang performanya terbaik untuk saat ini. Denger-denger sih, tipe ini bisa dipasang dengan watercooling system yang docking itu lho :)


Terakhir, pada momen ini, ASUS juga memperkenalkan brand ambassador mereka untuk casual gamers yaitu Donna Visca yang telah populer dan dikenal sebagai cosplayer, idol juga gamer. Selain Donna, ASUS juga mensponsori tim pro-gamers bernama NXL yang baru saja menjuarai kompetisi gaming online. Tidak lupa juga ada id-primegames sebagai penyelenggara kompetisi gaming online yang sudah 7 tahun malang melintang di bidangnya. Dan juga ada kompetisi game CS:GO untuk 16 peserta yang terpilih!



So, it was a very fun event, very fun moment. Glad to be there. Thank you ASUS Indonesia for inviting me. See you next time. Bye..

[Review] ASUS LolliFlash

Hai semuanya, apa kabar kalian? Gw harap kalian senantiasa sehat sentosa..
Kali ini gw kedatangan paket mungil dari ASUS yang akan gw coba dan gw bagikan pengalaman gw untuk kalian semua..

Kemasan ASUS LolliFlash
Ukurannya kurang lebih sama seperti kemasan powerbank ASUS ZenPower, dari luar juga tampak isinya kurang lebih apa aja. Tapi biar afdhol, mari kita tengok bareng², dapet apa aja kiranya aksesoris yang mungil ini. Namun sebelum itu, bisa disimak keterangan di bagian belakang boxnya.

Keterangan produk di sisi belakang box
Nah, setelah dibuka dan dikeluarkan isinya, bisa kita lihat bersama bahwa isinya cukup sederhana.

Isi dalam kemasan
Menurut informasi yang gw dapat, ASUS LolliFlash ini hadir dalam beberapa warna, kalo nggak salah ada 5 macam warna, yaitu hitam, merah, biru, putih dan kuning, namun yang gw terima adalah unit dengan warna putih.

ASUS LolliFlash 5 vibrant colors
Beginilah penampakannya setelah dikeluarkan dari cangkang boxnya. Terdapat 1 unit LolliFlash dengan 3 macam warna filternya, yaitu putih, biru dan pink/merah muda.

LolliFlash & filters
Unitnya sendiri sangat ringan dan mudah dibawa². Beratnya hanya 8 gram, dan cocok untuk disandingkan dengan berbagai gadget yang kalian punya, minimal sudah ada minijack untuk earphonenya.

Only 8 grams
Fits all
Ki - ka : ASUS ZF2, ASUS ZF5, HP Slate VoiceTab 7, BB Onyx
ASUS LolliFlash ini merupakan unit lampu flash dengan Dual-Color LED. Sepintas sih nggak keliatan beda warnanya apalagi saat belum dinyalakan. Tapi bisa kita buktikan sendiri lewat gambar² di bawah ini.

It's really dual-color LED
Unit LolliFlashnya sendiri cukup sederhana, hanya ada tombol Power untuk menghidupkan, dan port USB untuk charging/pengisian baterai.

The power button & USB port
Penggunaannya sangat mudah. Tekan tombol Power sekali untuk menghidupkan, LolliFlash akan menyala pada intensitas paling rendah. Tekan sekali lagi, maka LolliFlash akan menjadi lebih terang. Tekan sekali lagi, intensitas cahaya pada LolliFlash akan menjadi paling terang. Tekan sekali lagi, maka LolliFlash akan mati.
Agar lebih jelasnya, bisa disimak video berikut ini.


Untuk melakukan pengisian baterai, dapat menggunakan kabel adapter standar atau bisa juga dengan menggunakan powerbank.

Charging via ZenPower
Dalam keadaan terisi penuh, ASUS LolliFlash dapat digunakan selama 3 jam ke depan.
Sudah cukup detil penjelasan di sisi unitnya, sekarang kita akan bahas hasil fotonya dalam bentuk perbandingan².

Test Foto
Foto tanpa flash, cahaya natural dalam ruangan

Foto dengan flash built-in

Foto dengan ASUS LolliFlash
Dari ketiga foto di atas, tampak jelas bahwa kendala dalam mengambil foto dalam kondisi kurang cahaya akan menghasilkan gambar yang cenderung grainy/berpasir. Hal ini berbeda jika pengambilan foto dalam keadaan cukup cahaya.

Berikut ini adalah contoh foto yang diambil dengan menggunakan ASUS LolliFlash dengan filter warna putih, dengan 3 macam intensitas cahaya yang berbeda.

ASUS LolliFlash Low

ASUS LolliFlash Medium

ASUS LolliFlash High
Dari 3 macam intensitas cahaya tersebut dapat kita tentukan sendiri, mana yang sekiranya hasilnya mendekati keinginan kita dalam mengambil gambar.

Selanjutnya adalah pengambilan gambar dengan menggunakan filter warna yang berbeda.

Penggunaan filter dari ki-ka : Putih, Pink, Biru
Asyiknya lagi, karena ASUS LolliFlash ini portabel, penggunaannya bisa disesuaikan dengan imajinasi dan kreatifitas kita dalam mengambil gambar. Contohnya mungkin bisa disimak di bawah ini.

LolliFlash diletakkan di belakang obyek

LolliFlash diletakkan di depan samping kiri kamera
Dan dalam dunia fotografi, perbedaan sudut datangnya cahaya, akan memberikan dampak kedalaman pada obyek dan sekaligus menanamkan kesan yang dramatis.

Posisi LolliFlash dari sisi kanan atas kamera
Jadi, pada dasarnya kehadiran ASUS LolliFlash ini adalah untuk membantu memberikan color-tone natural pada obyek, utamanya bagi mereka yg gemar melakukan foto selfie. Namun tidak menutup kemungkinan penggunaan LolliFlash ini untuk keperluan fotografi yang lain. Bahkan jika ada lebih dari 1 unit LolliFlash, hanya imajinasi dan kreatifitas kita saja yang membatasi kemampuan apa saja yang dapat dilakukan dengan menggunakan ASUS LolliFlash ini.