ASUS Rilis ZenBook S UX392 dan ZenBook Flip UX362, UltraBook 13 Inci Paling Tipis dan Ringkas

Beberapa hari lalu, ASUS Indonesia kembali meluncurkan dua ultrabook premium mereka dari seri ZenBook. Tak tanggung-tanggung, dua orang...

BOSE Luncurkan Wireless SoundSystem Baru

Bagi para audiophile atau istilah lainnya kuping emas, BOSE merupakan salah satu merk yang ternama di kalangan mereka. Kualitas suara nan jernih dan memanjakan telinga, jadi jaminan dalam setiap produk yang mereka hadirkan.

Pada kali ini, BOSE memperkenalkan tiga wireless sound system milik mereka yang dirancang untuk menemani dan memanjakan hasrat kebutuhan hiburan pengguna di rumah, yaitu SoundTouch 300 SoundBar, yang memiliki keunggulan melebihi keterbatasan kemampuan speaker tunggal dalam menghadirkan suasana melalui suara dari musik dan film, serta dua Lifestyle luxury home entertainment system, yang memadukan kemampuan surround sound dengan desain yang elegan dan mengagumkan.

SoundBar SoundTouch 300 

SoundTouch 300 menghadirkan kinerja audio terbaik dibandingkan soundbar mana pun seukurannya. Soundbar ini juga telah dilengkapi dengan kemampuan koneksi WiFi dan Bluetooth dengan teknologi NFC agar memudahkan pairing. Dengan demikian, streaming Spotify, atau layanan virtual lainnya menjadi mudah dan cepat. Untuk menonton film, acara TV atau pertandingan olah raga, soundbar ini pun sama tangguhnya. Selain itu, soundbar ini tidak seperti soundbar kebanyakan dengan bentuknya yang ramping dan bahan-bahan yang berkualitas, serta tampilan luar yang juga elegan.



Perangkat SoundTouch ini juga memiliki fungsi ganda, baik sebagai wireless music system maupun sebagai home theater system, Anda akan mendapatkan sebuah pengalaman yang luar biasa saat Anda sedang mendengarkan daftar lagu pilihan Anda, menikmati Netflix, atau menyaksikan pertandingan olah raga. 

Terkait jangkauan, SoundTouch 300 menggunakan rangkaian PhaseGuide® khusus untuk mengirimkan sinyal ke arah kiri dan kanan ruangan, sehingga Anda dapat mendengar suara di mana pun Anda berdiri, misalnya channel-channel berbeda dari sebuah soundtrack atau lagu yang terdengar dari tempat-tempat, di mana tidak ada speaker. Teknologi QuietPort™ yang telah dipatenkan memastikan suara bass yang kuat dan jernih, berapa pun volumenya. Ketika volume dinaikkan, tidak akan terjadi distorsi. Bose menambahkan DSP canggih demi kejernihan dan keseimbangan di segala frekuensi. Mengingat ukuran, bentuk dan perabotan setiap ruangan berbeda-beda, SoundTouch 300 menggunakan kalibrasi ADAPTiQ® untuk menyesuaikan suara yang dihasilkan dengan rumah Anda secara otomatis.

Pengaturannya amat mudah dilakukan dengan HDMI Audio Return Channel (ARC), di mana untuk menyinkronkan SoundTouch 300 ke TV, DVD player atau layanan-layanan streaming hanya dibutuhkan satu kabel. SoundTouch 300 juga telah teruji untuk penggunaan di masa-masa mendatang, dengan fitur 4K pass-through yang menjadikan soundbar ini kompatibel dengan teknologi masa kini dan masa yang akan datang. 



Walaupun kinerja SoundTouch 300 dapat berdiri sendiri dengan baik, SoundTouch 300 dapat disesuaikan dengan komponen-komponen tambahan, termasuk modul bass nirkabel Acoustimass® 300 baru yang cocok secara akustik dengan soundbar ini, dan/atau wireless surround speakers Virtually Invisible® 300 yang menghadirkan sebuah pengalaman 5.1 yang menyeluruh. Sebagai bagian dari jajaran SoundTouch Bose, SoundTouch 300 juga dapat terhubung dengan speaker SoundTouch lain di sekitarnya, sehingga dapat menghadirkan sistem hiburan multiruangan yang mengagumkan.


Luxury Home Entertainment System Lifestyle 650 & 600

Bose® Lifestyle 650 luxury home entertainment system memiliki semuanya, yaitu kinerja 5.1 yang menakjubkan dengan desain Bose yang terindah yang pernah ada. Lifestyle 650 menghadirkan speaker satelit terkecil dalam sejarah Bose, yaitu 4 speaker satelit OmniJewel™ baru. Setiap speaker OmniJewel terdiri dari transduser-transduser high-excursion baru yang diletakkan saling berhadapan untuk menghasilkan hasil suara yang spektakuler. Keempat speaker OmniJewel tersebut bekerja sama dengan slim center channel dan modul bass untuk menghasilkan suara yang mengesankan ke berbagai arah. Sarat dengan teknologi mutakhir, seluruh speaker Lifestyle 650 dikemas dalam bodi brushed anodized alumunium, dengan sebuah konsol yang ramping berlekuk dengan aksen kaca poles. Walaupun komponen-komponen sistem tersebut dapat dengan mudah menyatu dalam sebuah ruangan, speaker OmniJewel memiliki tampilan yang menakjubkan dan dirancang untuk dinikmati secara visual. 



Seperti SoundTouch 300, Lifestyle 650 menerapkan teknologi QuietPort dan DSP canggih untuk kedalaman, kejernihan dan hasil suara yang nyata; ADAPTiQ untuk hasil akustik yang optimal di ruangan mana pun, dan fitur 4K pass-through dengan 6 input HDMI. Lifestyle 650 juga dilengkapi dengan koneksi Wi-Fi dan Bluetooth dengan teknologi NFC, serta kompatibel dengan sistem-sistem SoundTouch lainnya yang mampu menghadirkan audio nirkabel di seluruh ruangan rumah. Pengaturannya telah  disederhanakan melalui fitur Unify® khusus dari Bose yang memandu para pemiliknya di setiap langkah pengaturan dengan pesan-pesan yang muncul di layar dan bahasa yang mudah dimengerti. Pengoperasiannya juga disederhanakan melalui sebuah remote RF universal untuk beragam kontrol sumber.



Lifestyle 600 baru juga diluncurkan bersamaan dengan Lifestyle 650, yang menampilkan kemewahan- kemewahan yang sama dengan empat speaker satelit Jewel Cube® yang sedikit lebih besar dan satu speaker channel pusat Jewel Cube.


Harga, Ketersediaan & Warna

Soundbar SoundTouch 300, modul bass Acoustimass 300, surround speakers Virtually Invisible, dan home entertainment system Lifestyle 650 dan 600 akan tersedia di awal bulan Maret 2017.  

Soundbar SoundTouch 300 akan dijual dengan harga Rp 14.999.000,- Modul bass Acoustimass 300 akan dijual dengan harga Rp 14.999.000,- sementara surround speakers Virtually Invisible dengan kualitas akustik yang pas untuk SoundTouch 300 akan dijual dengan harga mulai dari Rp 6.999.000,- Home entertainment system Lifestyle 650 dan 600 masing-masing akan dijual dengan harga  Rp 74.999.000,- dan Rp 61.499.000,-.

SoundTouch 300 dan produk-produk Lifestyle dijual di toko-toko retail Bose yang ada di Central Park, Plaza Senayan, Grand Indonesia, PIK Avenue, dan Summarecon Mal Serpong


Tentang BOSE

Bose Corporation didirikan pada tahun 1964 oleh Dr. Amar G. Bose, yaitu seorang profesor teknik elektro di Massachusetts Institute of Technology. Saat ini, perusahaan senantiasa berorientasi pada prinsip-prinsip pendiriannya, dan berinvestasi dalam penelitian jangka panjang dengan satu tujuan mendasar: mengembangkan teknologi-teknologi baru yang menghadirkan keunggulan-keunggulan yang nyata bagi para konsumen. Inovasi-inovasi Bose telah berkembang selama beberapa dekade dan lintas industri, yang menciptakan dan mentransformasi dunia audio dan lainnya. Produk-produk Bose untuk penggunaan di rumah, di mobil, dalam perjalanan dan di ruang-ruang publik telah menjadi suatu ikon, dan mengubah cara orang mendengarkan musik.

Bose Corporation adalah sebuah perusahaan swasta. Semangat perusahaan dalam berinovasi dan dalam mempertahankan keunggulan, serta komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman-pengalaman pengguna yang luar biasa dapat ditemukan di seluruh dunia, yaitu di mana pun Bose menjalankan bisnisnya.



How To Fix Missing Swap Camera Button on ASUS Zenfone Selfie (Or Other Zenfone series)

A few days a go, my friend contacted me, asked for a favor. She told me that her ASUS Zenfone Selfie now didn't have the swap camera button, so she couldn't take any selfie picture anymore.


First thing, I suspect the camera apps, ASUS PixelMaster Camera, was corrupt or something. So I asked her to uninstall it first, reboot the phone, and reinstall the apps back to the phone.

ASUS PixelMaster Camera on PlayStore
And I asked her whether she saw any update required after installing the application. And yes, she saw it, and did what I told her. She updated the apps and then launch the camera apps. But nothing's changed, the swap camera button still missing.

Where's the swap camera button?
As we all know that the camera display should be looked like this.

The missing button
Still curious about what was really happen, because my wife's using ASUS Zenfone Selfie as well, but she didn't face any issue like this. So I tried to search any information about this issue, particularly on ASUS Zenfone Selfie, whether I found this issue happened to other Zenfone series as well. Then I saw this information.

Online Suggestion from authorized source
Even those instruction still fail to solve the problem. I thought, before she brought her device to ASC, better we try to find the problem and solve it. It's cheaper that way.

So, last shot! I asked her whether there are any system update that she hasn't installed yet. And yes! She answer me that there is one big system update that she didn't applied due to quota issue. So, I asked her to update the system, and then see what happened after that.

The system update took longer than I expected. Almost over 30 mins. I'm waiting for her response, and praying for the best. A couple of minutes later, she contacted me again. This problem solved! There was a bug in Lollipop, so the system update required to be applied to overcome this issue. Another happy ASUS Zenfone users, brightened up my days. You might see the rest of our chat here.

Our chat
Even though I was not a customer service nor technical support, but being able to help fellow Zenfone users made me feel worthy to become an underground ASUS Zenfone Brand Ambassador :p Nope! This was not real.. I'm just a fans.. ZenFans..

Bolt Luncurkan Layanan Internet 4G Ultra LTE dengan Kecepatan Fantastis

Kecepatan koneksi hingga 300Mbps, Lebih Stabil & Terjangkau



Pada Hari Rabu kemarin, tepatnya tanggal 22 Februari 2017, Bolt mengundang gue untuk hadir di event yang mereka selenggarakan. Berlokasi di sebuah kafe nan cozy, Brewerkz, di LG Mall Senayan City, Bolt menjamu kami, para tamu undangan, baik media maupun blogger untuk menyaksikan layanan terbaru yang akan mereka perkenalkan.

Gue datang cukup awal, karena gue agak awam sama tempatnya, maksudnya sih sekalian survey lokasi. Acaranya sendiri, menurut undangan, dimulai pada pukul 11.30 WIB, sehingga agenda pertama yang dilakukan oleh para tamu undangan adalah makan siang bersama, dihibur oleh Mbak Violina.

Hebad! Mbaknya duduk melayang..
Sembari menikmati santap siang, ternyata beberapa rekan undangan dari media, turut serta menyumbangkan suaranya. Ajibnya lagi, suara mereka cukup emas terdengarnya. Dalam hati, gue meyakini, mereka pasti suka sekali jika diajak karaoke.

Suasana kafenya sendiri memiliki atmosfer yang unik. Gue langsung merasa aura British di dalamnya, seperti kafe nonton bola di film-film. Oya, di event ini, gue juga bertemu dengan beberapa rekan media, dan juga blogger dari mana-mana.

Bersama rekan blogger, Kang Dede dan kawan-kawannya.
Sekitar pukul 1 siang, kami diminta untuk turun ke ruang bawah seraya mengenakan topeng dan gelang yang telah diberikan saat registrasi. Gelangnya sendiri yang bisa menyala dalam gelap. Seakan menuju nonton konser bareng kitanya juga. 

Acara dibuka oleh Host, Mbak Grace Yolanda yang penuh #kode dan spontanitas. Ramai undangan terkikik-kikik mendengar celotehan host yang jenaka namun sedikit 'nakal' ini. Sebagai hiburan pembuka, kelompok penari dari Forever Dancer menghibur seluruh undangan yang duduk diam dalam kegelapan. Nggak percaya? Lihat saja foto mereka saat menari ini.

Memotret dalam gelap memang tidak mudah.
Selesai menari, giliran Mas Galih Montana yang bukan sodaranya Hannah Montana unjuk kesaktian. Dengan kemampuan ilusi digitalnya, Mas Galih berhasil memaku pandangan para undangan tetap lurus ke layar di depan. Dan dengan ajaibnya, bermodal kotak hitam kosong di tengah panggung, Mas Galih berhasil memunculkan Pak Billy Abe ke atas panggung.

Pak Billy muncul setelah adegan ini.

Presentasi

Memasuki sesi presentasi, Pak Billy Abe, selaku Chief Product Officer 4G Ultra LTE, menyampaikan beberapa informasi mengenai jumlah pelanggan Bolt yang berhasil menembus angka 2 juta pelanggan, yaitu tepatnya 2,8 juta pelanggan per data Bulan Januari 2017 kemarin. Selain itu pula, Pak Billy menyampaikan, bahwa Bolt berhasil meraih beberapa penghargaan 2 tahun berturut-turut, antara lain Selular Award, Top IT & Telco Award 2015-2016. Sedangkan untuk Top Brand baru pada tahun 2016, masih menanti keputusan apakah pada 2017 ini, gelar Top Brand akan kembali diraih oleh Bolt?

Pak Billy Abe & prestasi 2 tahun penghargaan berturut-turut.
Jadi? Apa yang baru pada layanan Bolt kali ini? Ini dia!

Bolt Home - Unlimited Home Internet

Bolt Home Unlimited Internet
Selama ini mungkin kita hanya tau jika Bolt itu berupa modem yang bisa dibawa ke mana saja. Dan kadang kala saat sedang berada jauh dari rumah bagus, saat kembali ke rumah tidak bagus. Bolt memberikan layanan khusus untuk pelanggan rumahan berupa layanan internet berkecepatan tinggi dengan harga terjangkau. Mulai 200 ribuan rupiah saja, pelanggan sudah dapat menikmati layanan internet berkecepatan tinggi, 8 Mbps tanpa kuota, termasuk perangkat antena luarnya. Perangkat ini disewakan selama pengguna menggunakan layanan Bolt Home, dan biayanya termasuk di dalam biaya langganan. Berikut ini daftar paket langganan yang bisa dipilih.

Paket Langganan Bolt Home
Selain paket utama di atas, ada pula paket tambahan khusus untuk pelanggan Bolt, di mana berdasarkan survey, orang Indonesia menyukai aktifitas-aktifitas ini.


Lifestyle Add-On

Ada jenis layanan tambahan untuk pelanggan yang telah menggunakan Bolt Home, yaitu Ultra Chat & Ultra Social. Paket layanan tambahan ini dihargai secara sangat terjangkau, dan berikut ini adalah biaya tambahan yang dibebankan bila kita berminat menggunakannya.

Ultra Chat
Ultra Social

Coverage Expansion

Untuk meningkatkan jangkauan layanan Bolt supaya lebih luas lagi, Bolt telah mencanangkan program expansi/perluasan cakupan selama 2017 mendatang. Dan informasinya dapat disimak pada gambar berikut ini.

Rencana perluasan jangkauan layanan Bolt
Dan di akhir presentasi, Pak Billy Abe menunjukkan sesuatu yang membuat kami semua tercengang! Ya, kecepatan internet sebesar 300 Mbps sudah hadir di Indonesia. Ini luar biasa!

Pak Billy Abe tunjukkan 300 Mbps di genggaman.
Pak Billy Abe bersama jajaran pejabat tinggi Bolt

Sesi Tanya Jawab & Door Prize

Selanjutnya adalah sesi tanya jawab. Ada beberapa rekan media dan blogger yang mengajukan beberapa pertanyaan terkait dengan layanan Bolt terdahulu maupun yang baru saja diluncurkan.

Kang Dede (blogger) bertanya kepada narasumber
Rejeki istri, kebagian door prize (alhamdulillah)

Penutup

Acara Bolt kali ini gue rasakan sangat heboh, terutama karena hostnya, Mbak Grace Yolanda yang jenaka namun penuh kode frontal :p Selain itu juga, informasi yang disampaikan membuat kami terhenyak, karena internet kecepatan tinggi biasanya ada di korporasi atau warnet negeri tetangga. Nice move Bolt, kami menantikan gebrakanmu selanjutnya, dan jangan lupa undang saya lagi ya?


Performa Kamera Luar Biasa Pada ASUS Zenfone 3 Laser (ZC551KL)

ASUS Zenfone 3 Laser (ZC551KL) diperkenalkan pada ajang Zenvolution di Bali beberapa waktu lalu, merupakan salah satu varian dari ASUS Zenfone generasi ke-3. Smartphone ini ditargetkan untuk pengguna smartphone yang menggemari fotografi, namun memiliki anggaran terbatas untuk dapat memiliki Zenfone 3 Basic (ZE520KL) yang berharga jual lebih tinggi.



ASUS Zenfone 3 Laser (ZC551KL) 

dijual dengan harga Rp. 3.399.000,-


Kebetulan, gue mendapat kesempatan untuk bisa hands-on review ASUS Zenfone 3 Laser ini, di mana kondisinya hanya unit, tanpa box maupun lainnya, namun sudah memiliki OS Android 7.0 alias Nougat. Agar lebih jelasnya, gue sekalian melampirkan hasil tes benchmark dengan menggunakan aplikasi sejuta umat, Antutu.

Skor Antutu dan sekilas spesifikasi ASUS Zenfone 3 Laser (ZC551KL)
Sepintas, skor yang diperoleh ASUS Zenfone 3 Laser ini setara dengan ASUS Zenfone 3 Max (ZC553KL) yang baru saja dirilis beberapa waktu lalu. (baca review ASUS Zenfone 3 Max). Hal ini tak dapat dipungkiri, mengingat memang spesifikasi perangkatnya nyaris sama. Kecuali perangkat kamera yang digunakan, pada ASUS Zenfone 3 Laser ini, baik kamera depan, maupun belakang, sama-sama memiliki resolusi 8MP serta telah memanfaatkan sensor Sony IMX di dalamnya.

>> Spesifikasi Lengkap ASUS Zenfone 3 Laser (ZC551KL) <<


Berikut ini adalah kumpulan gambar unit smartphone ASUS Zenfone 3 Laser yang memiliki desain mirip sekali dengan ASUS Zenfone 3 Max.

Tampak depan - tampak belakang

Detil tiap sisinya

Perbandingan Desain

Perbandingan desain dengan pendahulunya, Zenfone 2 Intel (ZE551ML)
Side by side dengan Zenfone 3 Max yang baru rilis kemarin (ZC553KL)

Kamera Test

ASUS Zenfone 3 Laser ini sesungguhnya juga ditujukan bagi para phoneographer (penggemar mobile fotografi) sehingga fitur yang ada di dalam aplikasi PixelMaster™ tidak jauh berbeda dengan sang kakak, ASUS Zenfone 3 (ZE520KL). Dan di bawah ini adalah hasil jepretan dengan menggunakan kamera pada ASUS Zenfone 3 Laser.

Hasil jepretan kamera belakang, indoor, lobi Hotel Fairmont
Hasil jepretan kamera depan, fitur beautification standar, indoor
Mode Kedalaman (Depth of Field) memberikan hasil bokeh yang cukup natural
Sebagai fotografer mainan, menonjolkan detil sangat penting. Mode Auto - Close Up, Indoor
Sebagai sesama pengusung tema #BuiltForPhotography, tentunya akan lebih seru jika kita ngoprek settingan manual saat akan mengambil gambar. Dan di bawah ini adalah beberapa hasil foto sekaligus perbandingannya dengan mode Auto.

Auto vs Manual - Cari Siluet

Manual vs Auto - Cari Siluet + Senja
Seperti gue bilang sebelum ini, fitur kameranya mirip seperti Zenfone 3 Basic, jadi jika kalian ingin ambil gambar secara long exposure, smartphone ASUS Zenfone 3 Laser ini juga telah mendukung shutter-speed hingga 32 detik. Dan hasilnya bisa dilihat pada gambar-gambar di bawah ini.

Mode Manual - Long Exposure
Jika kita menyimak berbagai macam mode/fitur yang ada di PixelMaster, tentunya tidak asing lagi dengan mode yang ada di sana. Bahkan, mode slow motion dan time lapse pun tersedia di sini.

Mode Slow Motion


Mode Time Lapse


Video Player Test

Dua film dalam format HD720p dan FHD1080p
Pada tes kali ini, gue akan memutar 2 format film dengan 2 aplikasi video player. Satu bawaan dari smartphone, dan satu lagi aplikasi 3rd party dari PlayStore™. Dan hasilnya dapat disaksikan pada video di bawah ini.

Plays 720p Movie using pre-installed Video Player


Plays 720p Movie using 3rd Party Video Player


Plays 1080p Movie using 3rd Party Video Player


Hasilnya dapat diketahui bahwa untuk dapat menikmati film dengan lancar, diperlukan aplikasi Video Player selain bawaan dari smartphonenya.

Gaming Test

Fungsi hiburan lain dari sebuah smartphone adalah permainan. Kali ini gue akan melakukan beberapa tes bermain yang cukup menghibur kita semua. Namun khusus kali ini, gue nggak main gim yang dibuat untuk android, tapi menggunakan emulator PSP untuk memainkan gim-gim PSP di android. Dan inilah dia hasilnya.

Final Fantasy Dissidia Duo Decim via PPSSPP


Ghost In The Shell via PPSSPP



Gundam vs Gundam Next Plus via PPSSPP


Kingdom Heart Birth by Sleep via PPSSPP


Tekken 6 via PPSSPP



Dari hasil percobaan di atas, ternyata ada beberapa permainan PSP yang cukup nyaman untuk dimainkan.

Konklusi

Sebagai smartphone kelas menengah, di mana targetnya adalah pengguna smartphone yang senang fotografi, maka ASUS Zenfone 3 Laser ini cukup memuaskan. Terutama jika memang kita terkendala dana untuk menebus sang kakak, Zenfone 3 (ZE520KL/ZE552KL) yang memiliki desain bodi lebih berkelas. Namun demikian, secara fungsi, smartphone ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Kesempatan untuk mengeksplorasi kemampuan kamera dengan fitur-fitur kelas atas seperti range ISO dan shutter-speed yang lebar, membuat smartphone ini layak untuk dimiliki seorang phoneographer sejati.

ASUS ROG Strix GL553, Hadir dengan GTX1050 & Intel Generasi Ke-7!

Seiring dengan gandrungnya masyarakat terhadap konten digital, alternatif mencari hiburan pun semakin berkembang. Ada yang gemar menikmati konten video di berbagai platform video sharing, ada pula yang addicted dengan media sosialnya. 

Tetapi yang paling hits untuk saat ini adalah menjamurnya sosok-sosok gamers, baik yang bermain secara online maupun offline, hingga yang doyan membagi keseruannya saat bermain lewat dunia maya.

Namun mereka yang mengaku gamers pasti mengetahui, bahwa hobinya itu mensyaratkan hal lain yang memungkinkan mereka untuk leluasa ketika bermain. Ya, benar sekali. Sebuah device yang mumpuni adalah syarat utama yang harus dipenuhi untuk mewadahi aktivitas tersebut agar mampu berjalan dengan lancar. Device tersebut adalah notebook gaming.



Kenapa notebook gaming? Karena sebenarnya konten game dengan keseruan yang sebenarnya berada di platform tersebut. PC desktop maupun notebook pun memiliki sejumlah fitur yang akan memaksimalkan pengalaman bermain lainnya, seperti layarnya yang besar, teknologi kartu grafisnya yang gahar, audio speaker yang bagus dan lainnya.

Nah, kali ini penulis ingin sedikit mengulas mengenai  salah satu notebook gaming mutakhir yang muncul pada awal 2017 ini, dengan kemampuan dan spesifikasi sanggup melahap game-game kekinian yang menyenangkan saat ini. Notebook tersebut adalah ASUS ROG Strix GL553. Penasaran ingin mengetahui seperti apa kebolehannya dalam ketika diajak seru-seruan mengarungi luasnya dunia game yang tanpa batas? Khususnya Anda para gamers, silahkan simak reviewnya.

Desain Ala “Gamers Stylish”



Notebook gaming Republic of Gamers seperti ASUS ROG Strix GL553, tidak hanya sekedar perangkat gaming  yang mengandalkan sisi kekuatan spesifikasi. Namun lebih dari itu, para penggunanya akan memiliki gengsi tersendiri ketika menggunakannnya kapanpun dan dimanapun. Hal itu lantaran notebook gaming ROG selalu diberkati dengan desain yang trendi dan berkelas sehingga menimbulkan kebanggaan tersendiri untuk pemakainya.
Desain yang dibawa oleh ASUS ROG Strix GL553 sangat premium dengan paduan warna oranye terang dan hitam pekat. Aksen garis yang tegas menciptakan kesan elegan. Sekilas logo ROG dan dua garis oranye terkesan tidak dapat menyala karena warnanya sudah terlalu terang. Tetapi penulis terkecoh, ketika notebook ini dihidupkan, keduanya bisa menyala terang. 
Di sisi dalam, Anda akan menemukan logo STRIX pada sisi kiri atas dan logo ROG di kanan bawah. Material palm rest yang digunakan juga sangat baik dan tidak licin saat sedang digunakan.
ASUS ROG Strix GL553 memiliki desain wajah yang serupa dengan ROG Strix sebelumnya. Namun perbedaanya untuk perangkat yang satu ini memiliki bobot sedikit agak lebih berat. ASUS ROG Strix GL502 bobotnya adalah 2,2 Kg sedangkan ASUS ROG Strix GL553 yakni 2,5 Kg.

Si “Monster” dengan Kekuatan Baru 

Perangkat ini mendapatkan update pada beberapa komponen penting yakni prosesor dan GPU, serta beberapa hardware pendukung lain seperti keyboard yang lebih tactile dan lainnya. Untuk keyboard nanti akan ada ulasan khusus di paragraph berikutnya.



Perangkat gaming tersebut digadang-gadang sebagai sang pembaharu dari ROG Strix yang siap dijadikan partner untuk “berburu” keseruan game-game kekinian. Itu karena dukungan kartu grafis terbarunya yang memiliki teknologi tinggi, dengan kemampuan yang telah ditingkatkan sehingga mampu melahap berbagai game berat populer saat ini. 

ASUS ROG Strix GL553 juga dibekali dengan komponen prosesor dan GPU mutakhi yakni Intel Core i7-7700HQ dan Nvidia GTX 1050 atau 1050Ti. Seperti diketahui, Intel baru saja meresmikan prosesor terbarunya yang berkode nama Kabylake dari generasi ke-7 pada ajang Intel Developer Forum Agustus lalu. Prosesor ini merupakan teknologi lanjutan untuk mikroprosesor generasi sebelumnya dengan kode nama Skylake.
Khusus untuk Intel Core i7-7700HQ, chip tersebut merupakan prosesor yang memiliki empat core berkecepatan 3,8GHz (boost), cache 6 MB, dan nilai TDP 45 W. Secara bawaan, kartu grafisnya adalah Intel HD 630 yang telah didukung oleh DirectX 12, OpenGL 4.4 dan sejumlah fitur fitur lain seperti 4K support, Clear video HD technology dan Intel Quick Sync Video. Semua fitur ini akan memaksimalkan pengalamana penggunaan khususnya dalam aspek multimedia, seperti kecepatan rendering video, editing foto memainkan film, musik dan lainnya.

Namun dia masih memiliki kesamaan dengan prosesor sebelumnya yakni masih menggunakan teknik litografi 14nm. Sementara kartu grafisnya yakni Nvidia GTX 1050 adalah penerus dari versi GTX 900 Series atau lebih tepatnya melanjutkan seri GTX 950.
Dibandingkan dengan seri GTX 950, GTX 1050 dan 1050Ti memiliki spesifikasi yang lebih mumpuni. Anda bisa mencermatinya melalui gambar berikut ini 

Letak perbedaaannya adalah pada clock speed yang meningkat menjadi 1455 MHz dari sebelumnya yakni 1188 MHz. Sedangkan pada GTX 1050 Ti video memorinya juga mendapat peningkata menjadi 4 GB DDR5.
Dengan komponen terbarunya, ASUS ROG Strix GL553 bak sebuah notebook monster gaming dengan kekuatan yang lebih gahar dari sebelumnya. Tentu saja hal ini membuatnya memiliki tenaga ekstra besar dan kuat untuk menjalankan game dengan preset maksimal.

Dua chip grafis tersebut adalah teknologi graphic card terbaru yang dirilis oleh Nvidia yang masih berasal dari keluarga arsitektur Pascal. GTX1050Ti memiliki CUDA Cores sebanyak 768 sementara GTX1050 mempunyai 640. CUDA Cores mampu memaksimalkan kemampuan hardware pada komputer sehingga membuatnya mampu bekerja secara simultan atau dikenal sebagai parallel processing. 
Dengan jumlah CUDA Cores yang sedemikian banyak, maka memungkinkan proses komputasi berat yang membutuhkan memori besar hingga grafis tinggi mampu dijalankan dengan lancar dan cepat. Hal tersebut karena perangkat tidak hanya mengandalkan CPU saja melainkan juga dibantu oleh kekuatan GPU.

Selain dilengkapi dengan jeroan internal yang canggih pada CPU dan GPU, notebook ini memiliki komponen lain yang mampu membuatnya “ngebut” ketika diajak bermain dan bekerja. Kekuatan komponen internal lain yang dimilikinya antara lain, kapasitas media penyimpanan berbasis HDD sebesar 1 TB 7200 rpm, SSD 256GB atau 128GB, RAM 16 GB menggunakan DDR4 berkecepatan 2133 MHz yang mampu ditambah hingga 32 GB. Memori penyimpanan sementaranya berjenis DDR4, yang memiliki kecepatan 33 persen lebih baik dibandingkan tipe DDR3 serta power saving 40 persen yang juga lebih baik.

Penggunaan storage berbasis Solid State Drive (SSD), dengan sendirinya akan menambah kenyamanan dalam mengolah proses komputasi, baik ketika bermain atau melakukan tugas-tugas yang lebih ringan. Karena SSD memiliki performa dan kecepatan akses (write/read) yang lebih mumpuni dibanding HDD.



Software Khusus untuk Para Hardcore Gamer

Sebagai notebook gaming mumpuni, ASUS ROG Strix GL553 memiliki sebuah software yang didesain secara khusus oleh ASUS, untuk memaksimalkan performa dan kenyamanan ketika bermain. Aplikasi tersebut adalah ASUS Gaming Center, yang dengannya Anda dapat mengonfigurasi beberapa aspek seperti mengendalikan kecepatan kipas (fan) serta mengontrol beberapa mode gaming sesuai keinginan dan kebutuhan Anda.


Pada ASUS ROG Strix GL553 juga terdapat sebuah software khusus yang dapat Anda pergunakan untuk menyempurnakan pengalaman bermain Anda ketika bermain game online. Aplikasi bernama GameFirst III ini ketika dihidupkan, akan membantu Anda untuk menyesuaikan bandwidth jaringan internet yang sedang digunakan, terfokus mengalir pada game yang sedang dimainkan. 

Ketika bandwidth terpusatkan, secara otomatis permaian online yang sedang berjalan tidak akan mudah menjadi lag. Karenanya Anda akan bermain dengan aman dan nyaman.


Nuansa Gaming yang Kental dengan LED Keyboard

ASUS selalu ingin membuat para penggemarnya, terutama untuk produk-produk notebook gaming ROG terbuai dalam game maupun konten yang sedang dijalankan. Salah satunya dengan cara memberikan nuansa yang mengangumkan ketika Anda sedang bermain. Melalui desain keyboard berfitur LED backlit yang memancarkan warna merah menyala, Anda akan merasa semakin terhanyut ketika menjelajahi dunia game yang menegangkan.



Ketika dinyalakan, keyboard ASUS ROG Strix GL553 akan memancarkan warna merah menyala. Hal tersebut selain membantu para gamer ketika harus bermain di tempat yang gelap, sekaligus menjadi Anda terlihat sangat keren dan tampil sangat profesional gamer ketika menggunakan notebook ini.

Keyboard desain chiclet milik ASUS ROG Strix GL553 ini memiliki sedikit unsur rubber finished karena saat disentuh terasa begitu halus dan lembut. Selain itu, LED backlit berwarna merah dengan tiga tingkat kecerahan khas ROG turut membantu penggunaan di area minim cahaya. Uniknya, keyboard yang dimiliki ASUS ROG Strix GL553 ini sangat nyaman digunakan karena menggunakan teknologi scissor-switch key dengan jarak tekan 2,5 mm. Keyboard ini juga memiliki fitur 30 key-rollover untuk mengurangi ghosting saat sedang ditekan. Hal ini menjadikan keyboard-nya memiliki tingkat kenyamanan yang sama dengan ASUS ROG G752. Di Indonesia, produk ini ditawarkan mulai dari harga Rp18.799.000.

Main Spec.
ROG Strix GL553VE / GL553VD
CPU
Intel Core i7-7700HQ Processor (6M Cache, up to 3.60 GHz)
OS
Windows 10 Home
Memory
DDR4 16GB RAM / DDR4 8GB RAM
Storage
256GB SATA3 SSD + 1TB 7200RPM HDD / 128GB SATA3 SSD + 1TB 7200RPM HDD
Display
15.6" (16:9) LED backlit IPS FHD (1920x1080)
Graphics
NVIDIA GeForce GTX 1050Ti – 4GB GDDR5 / NVIDIA GeForce GTX 1050 – 4GB GDDR5
Optical Disk Drive
Super-Multi DVD
Blue-ray Writer
Blue-ray reader
Input/Output
1 x USB 3.1 TYPE C port(s), 2 x USB 3.0 port(s), 1 x USB 2.0 port(s), 1 x RJ45 LAN Jack for LAN insert, 1 x HDMI
Camera
HD Web Camera
Connectivity
802.11AC+BT
Card Reader
Multi-format card reader
Audio
Dual Array Microphone
Bang & Olufsen ICEpower with SonicMaster
Weight
2.5 Kg
Dimension
383 x 255 x 30 mm (WxDxH)
Keyboard
Illuminated chiclet keyboard, 2,5mm of key travel distance, specially designed WASD cursor keys
Special Design
Alumunium alloy body, Elegant and modern lines, New ROG Strix design
Battery
4 cells, 0mAh
Accessory
Free ROG Backpack
MSRP
Rp20.299.000 / Rp18.799.000
Warranty
2 years full global warranty

ASUS Zenfone 3 Max Launch Party

Yes! I'm invited!!


Tanggal 7 Februari 2017 kemarin, merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh seluruh penggemar ASUS Zenfone. Karena pada hari itu, ASUS Indonesia, mengundang beberapa blogger, zenfans, komunitas dan influencer untuk hadir menjadi saksi peluncuran smartphone baru dari ASUS, yaitu Zenfone 3 Max.

Sesungguhnya, event ini bukan saja sekedar peluncuran produk baru dari ASUS, tapi juga ajang reuni bagi beberapa blogger yang terpilih untuk jadi saksi saat ajang Zenvolution di Bali pada akhir tahun lalu, jadi betapa antusiasme kami, para blogger undangan, sangatlah tinggi demi menyambut datangnya event ini. Belum lagi event MeetUp! ZenFans Jakarta yang beberapa kali tertunda, membuat event ini benar-benar menjadi pemuas dahaga penyambung silaturohim antar sesama.

ASUS memilih lokasi di Skye Bar & Restaurant yang berada di lantai 56 Menara BCA, dekat Bundaran HI, Jakarta Pusat. Tidak seperti biasanya, agenda acara kali ini baru dimulai selepas Maghrib, alias after office-hour.

Hadir terlalu awal, panitia masih sibuk

The Opening

Acara dibuka dan dipandu oleh Host andalan sekaligus langganan, Mas Freddy dan Mbak Jessica William yang malam itu tampil cantik nan elegan. Kerennya lagi, abis acara dibuka, para tamu undangan dihimbau untuk menikmati hidangan yang sudah disediakan. Ajib gokilz bukan??

Om Benjamin Yeh memberikan sambutan, sementara Host Mas Freddy masih dalam proses nego honor :p
Selepas menikmati santap malam, barulah para petinggi ASUS yang baru, pasca kepemimpinan Ibu Juliana Cen, memberikan sambutan-sambutan. Selain Om Benjamin Yeh, ada juga Mas Galib Fu yang sepertinya menempati posisi yang ditinggalkan oleh Ibu Juliana Cen.

BA ASUS, Om Joe Taslim pun hadir meramaikan suasana
Di sini Mas Galib Fu mengundang Om Joe Taslim ke panggung, sekaligus memperkenalkan TVC ASUS Zenfone 3 Max yang baru. Oya, video joged-nya Om Joe Taslim juga dibikin kompetisinya lho. Hadiahnya? So pasti Zenfone 3 Max lah..

Setelah ini, acara dilanjutkan dengan intermezzo. Dua orang undangan dipilih secara acak untuk maju ke panggung. Kuisnya mudah, cuma disuruh teriak #gaadamatinya sepanjang-panjangnya. Yang teriak paling panjang dan lama, persis daya tahan batre Zenfone 3 Max ini, dapat hadiah dari ASUS.

Lalu ada Mbak Atma, PR ASUS yang menyampaikan sebuah kisah, tentang apa yang terjadi sebulan sebelum event ini terjadi. Malam ini, ada 2 orang traveller blogger, yaitu Mbak Puan dan Mas Methiyuw yang menceritakan pengalaman mereka menggunakan Zenfone 3 Max ini selama perjalanan mereka. Di sini juga diperlihatkan video yang mereka ambil dengan menggunakan Zenfone 3 Max, terutama kemampuannya dalam merekam gambar dalam mode Time-Lapse. Sungguh indah dan menggetarkan kalbu.

Mbak Puan, Methiyuw dan Mbak Atma on stage

The Runway

Lalu tibalah saat yang ditunggu-tunggu oleh insan media, eh, undangan, yaitu parade model cantik bersama ASUS Zenfone 3 Max diperlihatkan di atas panggung.

Para model membawa ASUS Zenfone 3 Max, berpose bersama Mas Galib Fu
Kalo penasaran sama suasana saat itu, bisa disimak video gue ketika gue menjadi saksi sejarah peluncuran ASUS Zenfone 3 Max yang sangat kekinian ini.


Kelar acara catwalk, lanjut ke doorprize. Semua undangan yang hadir, mestinya udah setor nama pada sebuah kertas, yang mana kertas itu kini teronggok di dalam sebuah mangkok. Ada 3 undangan yang beruntung, yaitu Mbak Shintaries dari Blogger Perempuan, Mas Tabah dari ZenFans dan satu lagi Bli sapa gitu lupa namanya #maaf.

Yang sedang berbahagia :)
Kemudian, acara dilanjutkan kembali. Kali ini penghargaan kepada para undangan yang mengenakan kostum terunik dan terbaik. Ada 5 orang undangan yang terpilih, dan semuanya mendapatkan hadiah berupa voucher belanja.

Host bersama kostumer terunik

The Party

Kemudian sesi hiburan diisi dengan live musik oleh DJ Yasmin. Di sini acara bebas dan benar-benar full hiburan. Ada yang joged di stage, ada pula yang berkeliling menjalin silaturohim terhadap sesama undangan. Ada juga yang makan (lagi), ada pula yang minum. Pokoknya, event ASUS kali ini benar-benar berbeda dari event-event ASUS yang pernah gue hadiri sebelumnya.


Sayangnya, karena acara ini diselenggarakan pada hari kerja, maka pestanya hanya sampai pukul 10 malam saja. Namun demikian, euforianya sampai sekarang masih terasa, dan yang pasti, silaturohim dengan sesama blogger insya ALLAH tetap terjaga. Yang tadinya hanya berinteraksi di dunia maya, kemarin sempat berkenalan dan bertemu muka secara nyata.

Demikian cerita gue ketika menghadiri undangan pesta peluncuran ASUS Zenfone 3 Max kemarin. Informasi harga produk ASUS Zenfone 3 bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

Daftar harga produk ASUS Zenfone 3 series
Sebagai penutup, jika ingin melihat keseruan kami saat acara, silakan kunjungi album foto di akun facebook gue.