Kejadiannya baru saja, jadi masih hangat. Gw dan istri berangkat dari rumah, menuju warteg langganan untuk makan siang bersama (sok romantis zonder mahal). Nah, gw bawa tas slempang yang berisikan item penting kekinian, yaitu smartphone, tablet, charger, powerbank dan flashdisk, tidak lupa 2 saset kopi instan sebagai booster.
Selesai makan siang, gw dan istri langsung menuju rumah mertua gw, karena anak² udah ada di sana. Selepas sholat dzuhur, gw nyalain PC dan semua gadget yang gw bawa. Nah, pas gw mo ngidupin ASUS Zenpad 7 gw, kok nggak ada tanda² kehidupan? Gw coba tutul layar, teken tombol power yang lama, semua nggak berhasil. Panik? Tentu saja, sedikit.
Langsung aja gw googling untuk kasus ini. Ternyata ada solusinya, dan setelah gw coba, alhamdulillah berhasil. ASUS Zenpad 7 gw kembali aktif walaupun dalam kondisi low-batt. Usut punya usut, kemungkinan memang ada sedikit bug pada firmware-nya, karena kadang² ini Zenpad 7 suka mati secara mandiri. Biasanya sih, cukup teken tombol power lamaan dikit, sampe geter, nyala lagi deh. Baru kali ini kejadian seperti ini.
Oya, tentunya kalian penasaran kan? Bagaimana cara/solusinya agar ASUS Zenpad 7 yang mengalami kendala seperti ini bisa hidup lagi? Gw akan share link-nya aja, silakan mampir ke blog http://yahyakurniawan.net/gadget/zenpad-7-0-mendadak-mati-ini-solusinya/
Insya ALLAH tokcer bin mujarab.
Semoga bermanfaat, terima kasih.
[Review] ASUS ZenPad 8.0 (Z380KL), Tablet 8 Inci dengan 8 Inti dan 4G Ready!
Salam jumpa kembali wahai para pembaca setia blog gw. Kali ini gw berkesempatan untuk sedikit berbagi cerita mengenai produk tablet ASUS yang ukurannya paling besar setakat ini, yaitu ZenPad 8.0.
![]() |
| Box |
Unit yang gw terima, bergaransi dari TAM, dan di bagian belakang boxnya terdapat ringkasan spesifikasi dari ZenPad 8.0 ini. Bila masih kurang jelas, mungkin tabel di bawah ini bisa membantu.
Spesifikasi
![]() |
| Spesifikasi |
Yang perlu digaristinggikan (highlight) dari unit ini adalah, tablet ini berukuran 8 inci IPS Panel, so far terbesar dari seluruh lini produk tablet ASUS, masih menggunakan OS 5 Lollipop, Prosesor Qualcomm 64bit dengan 8 inti (octa-core), chipset grafis Adreno, RAM sebesar 3GB, dan kapasitas penyimpanan sebesar 32GB. Cukup mewah untuk sebuah tablet masa kini. Untuk jaringannya sendiri sudah mendukung 4G/LTE, sedangkan interkoneksi Wifi dan Bluetooth juga sudah didukung sejak lama. Kamera belakang beresolusi 8MP dilengkapi dengan Auto-Fokus, sedangkan kamera depan masih beresolusi 2MP saja. Daya tahan baterainya sendiri diperkirakan sampai 10 jam pemakaian.
Unboxing
![]() |
| Kelengkapan |
Isi di dalam paket penjualannya nampak seperti pada foto di atas. Selain unit tabletnya sendiri, juga ada kepala charger dan kabel USB, serta kartu garansi dan manual. Sangat sederhana.
Walaupun belakangan marak teknologi fast-charge (BoostMaster kalo di ASUS), namun tablet ini masih menggunakan kepala charger lama.
![]() |
| Kepala Charger |
Seperti nampak pada foto di atas, outputnya masih menggunakan 1.35A saja.
ZenPad 8.0 ini juga nampak jauh lebih besar bisa disandingkan dengan ZenPad 7.0.
![]() |
| ZenPad 8.0 x ZenPad 7.0 |
Padahal biasanya beda 1 inci pada tablet tidak terlalu terasa saat digunakan.
Pada bagian cover belakangnya, ZenPad 8.0 ini nampak sangat mewah dan elegan. Dengan warna titanium black di bagian bawah dan tekstur kasar di sebagian besar permukaannya, membuat pegangannya menjadi lebih mantap.
![]() |
| Back Cover |
Saat cover belakang dibuka, maka kita akan dapat melihat beberapa slot yang dapat dimanfaatkan.
![]() |
| Slots & connector |
Di sana terdapat 1 slot SIM card, 1 slot kartu memori tambahan (MicroSD) serta 1 konektor yang mirip dengan ZenPad 7.0. Kemungkinan besar dapat dimanfaatkan untuk audio cover atau power case (aksesoris tambahan).
Switch On!
Sekarang mari kita coba hidupkan ZenPad 8.0 ini, dan sama² kita saksikan kemampuannya.
Sekarang mari kita coba hidupkan ZenPad 8.0 ini, dan sama² kita saksikan kemampuannya.
![]() |
| Sesaat setelah dihidupkan |
Aplikasi masih standar bawaan dari pabriknya, belum gw tambahkan beberapa aplikasi yang sedianya akan gw gunakan untuk melakukan beberapa percobaan.
![]() |
| About Info. |
Berdasarkan informasi pada menu About, unit ini memiliki model number P024 dan menggunakan android OS versi 5.0.2. Selanjutnya, gw akan memasang beberapa aplikasi dan melihat hasilnya.
The Apps & Benchmarks
Aplikasi yang pertama gw install adalah CPU-Z. Aplikasi ini berfungsi untuk melihat spesifikasi sistem secara lebih mendetil.
![]() |
| CPU-Z |
Kemudian untuk test performa (benchmarking), gw akan menggunakan dua aplikasi saja. Aplikasi benchmark pertama tentu saja adalah Antutu, yang seakan sudah menjadi standar untuk platform android. Berikut ini adalah informasi yang diberikan oleh Antutu untuk ZenPad 8.0.
![]() |
| Antutu |
Skornya termasuk lumayan untuk sebuah tablet. Berikutnya gw akan menggunakan GeekBench 3 untuk melakukan percobaan performa.
![]() |
| GeekBench 3 |
Dari aplikasi GeekBench 3, diperoleh hasil dan informasi seperti di atas. Ada skor untuk pemanfaatan single-core saja, dan ada skor untuk pemanfaatan multi-core.
Camera Test
Sekarang gw akan mencoba beberapa fitur kamera yang tersedia dan mungkin sering digunakan. Agar lebih jelasnya, boleh disimak rangkaian foto berikut ini.
Ada 16 mode pilihan untuk kamera belakangnya. Ada beberapa mode yang absen, antara lain (seinget gw) mode Manual dan Panosphere. Tapi tak apa, sebab memanfaatkan fitur kamera pada gadget berlayar lebar seperti ini tidak terlalu nyaman juga.
Lalu, bagaimana dengan kamera depan? Ada berapa mode kira² yang disediakan?
![]() |
| Menu PixelMaster kamera belakang |
Lalu, bagaimana dengan kamera depan? Ada berapa mode kira² yang disediakan?
![]() |
| Menu PixelMaster kamera depan |
![]() |
| Mode Auto - Kamera Belakang |
![]() |
| Mode Auto - Kamera Depan |
![]() |
| Mode Auto - Kamera Belakang - (sok) Macro |
![]() |
| Mode Bonus! |
Selanjutnya gw akan lebih banyak menggunakan kamera belakang, dan mencoba beberapa mode yang menurut gw menarik dan bakalan sering dimanfaatkan, di lingkungan luar ruangan (outdoor).
![]() |
| Mode Auto |
![]() |
| Mode DoF |
![]() |
| Mode Miniature |
![]() |
| Mode Panorama |
![]() |
| Mode Beautification |
![]() |
| Mode DoF - Rada Deketan |
Kemudian, gw akan menampilkan rangkaian foto dengan bermacam filter dari mode Effect.
Dan mode terakhir yang gw coba adalah mode Low Light.
Audio Test
Untuk aplikasi musik, gw coba aktifkan fitur AudioWizard dari ASUS dalam mode Music agar suara yang dihasilkan lebih optimal.
Video Test
Video dalam format mp4 beresolusi 720p sangat lancar dimainkan. Kualitas layar nan jernih juga menjadi nilai tambah. Sebagai informasi, gw menggunakan aplikasi Video Player HD agar film yang gw mainkan menampilkan terjemahannya.
Video dalam format mkv beresolusi 720p juga dapat dimainkan tanpa kendala. Sama dengan di atas, aplikasi video yang gw gunakan adalah Video Player HD.
Gaming Test
Game sederhana ini memainkannya hanya tutul² dan tunggu sampai selesai. Namun demikian, grafis dan animasi yang ditawarkannya sangat meriah (warna-warni) dan cukup halus.
Dan game terakhir yang gw coba adalah game ketangkasan mengendarai motor trail. Sangat nyaman untuk dimainkan, apalagi layarnya sangat² lega.
Kesimpulan
Jika sebelumnya gw merasa ZenPad 7.0 dengan Audio Cover itu udah bisa jadi hiburan paling personal buat gw, selain untuk mendukung kerjaan, namun dengan layar yang lebih luas, tentu saja tingkat kenyamanan yang diberikan oleh ZenPad 8.0 menjadi lebih baik secara signifikan. Prosesor 8 inti, RAM 3GB, serta kapasitas penyimpanan sebesar 32GB menjadikan ZenPad 8.0 sebagai personal entertainment station yang sempurna untuk saat ini. Apalagi jika dikombinasikan dengan ASUS ZenEar saat kita sedang menonton film atau sekedar bermain game, atau bekerja/browsing sembari mendengarkan musik? Silakan saja, pilihan ada di tangan anda.
ASUS ZenPad 8.0 ini sudah bisa dibeli secara online di Official Online Store ASUS Indonesia
Demikianlah tulisan dari gw mengenai ASUS ZenPad 8.0, semoga bermanfaat..
Demikianlah tulisan dari gw mengenai ASUS ZenPad 8.0, semoga bermanfaat..
[News] Zenfone 2 Laser 5.0 ZE500KL, Smartphone 4G Android 5” Terbaik dari ASUS
Jika anda sedang membutuhkan sebuah smartphone untuk mendukung aktifitas harian anda, dengan kriteria pas dan nyaman di genggaman, dan juga pas di kantong dan anggaran, ASUS memiliki solusi yang anda inginkan.
![]() |
| ASUS Zenfone Laser ZE500KL - pilihan warnanya |
Ya, adalah ASUS Zenfone 2 Laser (ZE500KL) dengan bentang layar seluas 5 inci, terasa pas dan nyaman di genggaman. Tidak perlu risau layar tergores, karena ASUS telah memberikan teknologi Corning Gorilla Glass 4 yang terbukti tangguh, serta teknologi IPS untuk tampilan di layar yang lebih jernih dan cerah. Baiklah, mari kita bahas sedikit demi sedikit mengenai keunggulan dari ASUS Zenfone Laser ini.
Desain Ergonomis
Tidak salah jika desain ASUS Zenfone Laser ini meraih penghargaan IF Design Award pada tahun 2015 lalu, karena beberapa faktor berikut ini, antara lain, ketebalan unit smartphone ini hanya 3.5mm saja, desain lengkung cover belakang yang ergonomis ditambah tombol kendali volume yang benar-benar berbeda dibandingkan dengan desain sebelumnya. Ini yang menyebabkan ASUS Zenfone Laser benar-benar pas dan nyaman di genggaman.
Dan jika kita perhatikan, guratan-guratan pada cover belakangnya mampu memberikan kesan mewah nan elegan, bagaikan polesan pada benda metal, atau ibarat guratan pamor pada keris pusaka. Sangat indah, menawan dan berkelas.
Layar HD IPS
Dengan panjang diagonal 5 inci, layar ASUS Zenfone Laser sanggup menampilkan resolusi HD 1080x720, dengan tingkat kerapatan piksel sebesar 294ppi, untuk tampilan gambar yang lebih detil.
Layarnya sendiri menempati rasio sekitar 70% terhadap ukuran badan unit, sehingga dapat mengurangi bingkai layar seminimal mungkin. Jangan kuatir mengenai kekuatan layarnya, karena ASUS Zenfone Laser ini sudah dilengkapi dengan teknologi Corning Gorilla Glass 4 yang digadang-gadang memiliki daya tahan 2x lebih kuat saat jatuh, 2,5x lebih kuat dan 85% lebih tahan banting untuk pemakaian harian. Lalu, bagaimana dengan konektivitasnya?
Konektivitas
ASUS Zenfone Laser ZE500KL sudah siap menghadapi era internet cepat 4G/LTE, yang mampu mencapai kecepatan unduh sampai ± 150Mbps (syarat dan kondisi tertentu berlaku). Dan jika anda sedang berada di area Free Hotspot seperti kafe atau hotel, ASUS Zenfone Laser ini sudah mengadopsi standar wireless 802.11b/g/n, yang membuat kita bebas dari rasa kuatir karena aktifitas nirkabel yang lancar tanpa kendala.
Oya, unit ini juga telah menyediakan 2 slot kartu SIM dengan kemampuan yang setara. Jika pada umumnya, kartu SIM 4G hanya dapat digunakan pada slot 1, namun pada ASUS Zenfone Laser ZE500KL ini, kedua slot kartu SIM dapat dimanfaatkan untuk menikmati layanan 4G/LTE (jika layanan kedua kartu diaktifkan). Luar biasa!!
Antarmuka ZenUI
ASUS mengembangkan antarmukanya sendiri yang disebut ZenUI. ZenUI ini memiliki berbagai kemudahan dan tentunya kelebihan tersendiri. Bahkan bagi pengguna pemula yang baru pertama kali menggunakan smartphone sekalipun.
ASUS mengembangkan antarmukanya sendiri yang disebut ZenUI. ZenUI ini memiliki berbagai kemudahan dan tentunya kelebihan tersendiri. Bahkan bagi pengguna pemula yang baru pertama kali menggunakan smartphone sekalipun.
Di antara kemampuan dari ZenUI ini adalah, kita dapat membuat tampilannya sesuai kepribadian kita, sehingga ASUS Zenfone Laser yang kita miliki terasa lebih personal. Selain itu, terdapat juga fitur keamanan yang sudah dibenamkan sejak awal, yaitu Kids Mode, untuk membatasi anak-anak dalam menggunakan/meminjam smartphone kita untuk bermain atau aktifitas lainnya, serta antivirus dari TrendMicro™ untuk keamanan dan kenyamanan dalam beraktifitas di dunia maya, utamanya saat terhubung dengan koneksi internet cepat 4G/LTE yang mampu disandang oleh ASUS Zenfone Laser ZE500KL ini.
Selain itu, ASUS juga memiliki fitur jalan pintas yang disebut ZenMotion, yaitu fitur pengenalan gesture pada layar untuk menjalankan aplikasi tertentu. Sebagai contoh, dengan membuat huruf C pada layar, maka akan menjalankan aplikasi kamera pada smartphone ASUS yang kita miliki.
PixelMaster™ Camera App
Awalnya ada pertanyaan di grup/forum mengenai keberadaan laser pada ASUS Zenfone Laser ini, penanya beranggapan bahwa smartphone ini dapat berfungsi layaknya laser pointer pada perangkat penunjang presentasi. Namun kali ini akan saya jelaskan bahwa yang dimaksud dengan laser pada unit ini adalah fungsi laser auto fokus saat akan mengambil gambar (memotret/merekam video). Jadi laser akan memperkirakan jarak antara obyek yang akan difoto dengan lensa pada kamera smartphone, sehingga diperoleh gambar yang tajam (fokus) dalam tempo singkat, hanya 0,03 detik saja.
Seperti nampak pada gambar di atas, kamera belakang ASUS Zenfone Laser ZE500KL sudah memiliki resolusi sebesar 13MP dengan aperture f2.0. Sedikit berbeda dengan kamera ASUS Zenfone Laser versi 3G (ZE500KG) yang masih 8MP saja. Sedangkan untuk kamera depannya, sudah mengemas resolusi 5MP dengan aperture f2.0 juga, tanpa fitur auto-fokus, namun sudut lensanya cukup lebar, yaitu sampai 85 derajat.
Untuk penggunaan kamera belakang, diberikan 18 mode pengambilan gambar, yaitu Auto, Manual, HDR,
Beautification, Super Resolution, Low Light, Night, Depth of Field, Effect,
Selfie, GIF Animation, Panorama,
Miniature, Time Rewind, Smart Remove, All Smiles, Slow Motion, dan Time
Lapse. Sedangkan, untuk pemanfaatan kamera depan yang hanya 5MP, diberikan 10 mode pengambilan gambar, yaitu Beautification, Selfie
Panorama, Auto, Night, HDR, Effect, Low Light, GIF Animation, Slow Motion, dan
Time Lapse. Sebaiknya silakan mencoba sendiri perbedaan dari mode-mode ini, namun pada umumnya, penggunaan mode Auto saja sudah cukup. Untuk kondisi cahaya dari belakang obyek (backlight), disarankan untuk menggunakan mode HDR yang akan memunculkan detil obyek sehingga tidak siluet. Untuk kondisi kurang cahaya, silakan coba mode Low Light yang akan memadatkan resolusi menjadi hanya 2MP saja, namun dengan kualitas gambar yang cukup jelas. Mode Night jika anda iseng ingin memotret langit bersama bintang-bintangnya, atau memotret gedung dengan lampu-lampunya yang indah di temaramnya malam. Mode Depth of Field jika anda ingin menghasilkan gambar dengan latar belakang yang kabur laksana menggunakan kamera DSLR. Dan masih banyak mode lainnya lagi. Sedangkan untuk kamera depan, manfaatkan mode Beautification untuk hasil foto diri yang indah, cantik, menawan dan mempesona.
Spesifikasi
Sedari tadi kita sudah bicara fitur dan kelebihan yang dimiliki oleh ASUS Zenfone Laser ZE500KL ini, namun belum disinggung sedikitpun mengenai spesifikasi perangkat keras yang membentuknya. Baiklah, silakan simak baik-baik skema gambar di bawah ini.
Masih belum jelas kan? Hehehe.. Untuk jelasnya mungkin lebih enak jika nyimak yang ini aja.
Sistem Operasi Android
5 (Lollipop)
CPU Qualcomm Snapdragon 410
(64-bit quad-core 1,2GHz)
GPU Adreno
306
Memori 2GB RAM
Storage 16GB
eMMC Flash
5GB free lifetime ASUS
WebStorage
Slot Memori Micro-SD card (hingga
128GB)
Teknologi Konektivitas WLAN
802.11 b/g/n
Bluetooth V4.0 + A2DP
Dual Micro SIM card
(Dual Standby)
Network Standard 4G
LTE UL: 150 Mbps / DL: 50 Mbps
3G DC-HSPA+ UL: 5,76 Mbps / DL: 42 Mbps
Navigation GPS & GLONASS
Display 5 inci, HD
720x1280 IPS,
TFT dengan Capacitive touch panel + Gorilla Glass 4
User Interface /UI ASUS
ZenUI with over 1000+software enhancements
(What's Next, PC Link,
Share Link, Quick Access, ASUS Splendid, dll)
Baterai Lithium-Polimer 2400 mAh
Dimensi 143,7 x 71,5 x (10,5~3,5) mm
Berat 140 g
Kamera Font 5 Mega-Pixel & Rear 13 Mega-Pixel
Laser Auto Focus, F2.0
Aperture, PixelMaster
5-element lens
Video Playback MPEG4 up-to 1080p
Video Recording MPEG4
up-to 1080p @30fps
Slot Audio 3,5mm
Audio MP3/3GP/AAC/AAC+/DivX/Xvid/H.263/H.264
Browser Google Browser/Youtube
Browser/WAP
Messaging SMS/MMS/IM/Email
E-Mail Google
Mail/Exchange/POP3/IMAP4/SMTP
Sensor Accelerometer/Light/Microphone/Proximity
Sensor
Nah, singkatnya, ASUS Zenfone Laser ZE500KL ini sudah menggunakan OS Android Lollipop dengan prosesor Snapdragon 410 (Quad-core 1.2GHz) dan GPU Adreno 306 untuk grafis yang memadai. Serta kapasitas penyimpanan sebesar 16GB internal, di mana masih bisa ditambahkan dengan microSD dengan kapasitas hingga 128GB. Masih kurang? ASUS WebStorage memberikan tambahan sebesar 5GB secara gratis seumur hidup. Masih kurang lagi? Butuh kapasitas tambahan untuk cadangan? Ini dia!!
Terintegrasi dengan akun Google yang kita miliki, setiap pembelian ASUS Zenfone Laser, kalian berhak untuk mendapatkan tambahan kapasitas penyimpanan sebesar 100GB secara gratis untuk 2 tahun dari Google Drive. Menakjubkan bukan??
Kesimpulan
Smartphone ASUS Zenfone Laser ZE500KL ini benar-benar sesuai untuk anda yang menginginkan smartphone canggih dengan desain yang mewah nan elegan, nyaman di genggaman, konektivitas gegas, fasilitas penyimpanan yang melimpah, kamera foto yang indah namun dengan anggaran yang tidak terlalu tinggi. Berapa harganya? Menurut informasi yang saya dapatkan di situsnya, harga jual ASUS Zenfone Laser ZE500KL ini berkisar di angka IDR 2.2 juta saja (referensi : https://www.asus.com/id/Phone/ZenFone-2-Laser-ZE500KL/Features/). Jika anda enggan untuk beranjak dari depan komputer anda, anda bisa melakukan belanja online di toko online resmi ASUS Indonesia di http://store.asus.com/id/category/B6780 sekarang juga. Transaksinya dijamin aman dan barangnya resmi. Bukan kebetulan karena saya pernah belanja di sana. Terima kasih atas atensinya, semoga kita semua berbahagia.
[Review] Creed - Movie 2015
Film ini menceritakan tentang kisah seorang anak yang terbuang, yang awalnya tidak mengetahui siapa bapaknya, dan senantiasa hidup berpindah-pindah dari rumah singgah yang satu ke lainnya. Bahkan penjara anak-anak dan remaja pun seolah sudah menjadi tempat tinggal bagi dirinya. Ya, anak ini memang bermasalah, seperti umumnya anak yang tumbuh di keluarga yang tidak utuh.
Suatu hari, seorang ibu mengunjunginya di penjara. Dalam sebuah momen pembicaraan empat mata, terkuaklah sebuah misteri bahwa ternyata ayah dari anak tersebut adalah suami dari ibu tersebut. Ya, anak yang bernama Adonis Johnson itu merupakan anak hasil kekhilafan dari Apollo Creed, sang petinju legendaris di masanya. Dan sang ibu tersebut menawarkan anak itu sebuat tempat tinggal, layaknya sebuah keluarga. Suatu tanggung jawab moral yang sangat besar dan lapang dada.
Setelah dewasa, Adonis Johnson tetap enggan menggunakan nama keluarga Creed, karena merasa dibuang oleh alm. ayahnya, namun dia tetap menghormati dan menyayangi ibu yang merawatnya walaupun bukan ibu kandungnya, karena ibu kandungnya telah wafat. Ada satu kesamaan antara dirinya dan alm. ayahnya, yaitu sama-sama menyukai olahraga tinju. Beberapa kali, Adonis mengikuti pertandingan tinju bawah tanah dan cenderung ilegal, bukan untuk mendapatkan uang, karena sesungguhnya Adonis memiliki pekerjaan kantoran yang cukup mapan, tapi karena hasratnya memang ada pada tinju.
Hingga suatu hari, dirinya memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya, dan keluar dari rumah yang selama ini menjadi tempat tinggalnya, untuk mengejar impian menjadi seorang petinju profesional. Tentu saja hal ini ditentang oleh ibunya, mengingat alm. ayahnya tewas akibat pertandingan yang dijalaninya sekian belas tahun yang lalu. Namun tekadnya sudah bulat, Adonis ingin menjadi petinju profesional dengan caranya sendiri, karena di kotanya, bahkan keluarga Creed sendiri enggan untuk melatihnya bertinju. Mungkin ini karena pesan dari ibunya.
Adonis akhirnya pergi ke sebuah kota, tempat di mana sang juara legendaris Rocky Balboa berada. Dia sengaja datang menemui Rocky, untuk menggali informasi mengenai alm. ayahnya, juga untuk meminta Rocky agar dapat melatih dirinya. Sampai pada akhirnya, Rocky mengetahui identitas Adonis, dan menyimpannya rapat-rapat, karena Adonis tidak ingin hidup dalam bayang-bayang kebesaran alm. ayahnya, Apollo Creed.
Singkat cerita, akhirnya identitas Adonis sebagai putra Creed terbuka, dan hal ini mengantarkan sebuah kesempatan bertanding melawan petinju Inggris yang batal bertanding karena mematahkan rahang lawannya saat kesempatan konferensi pers. Apakah kesempatan ini akan menjadikan Adonis sebagai petinju profesional seperti impiannya? Dapatkah Rocky Balboa, sang legenda hidup mewujudkan impian Adonis untuk lepas dari bayang-bayang kebesaran ayahnya? Saksikan saja film yang epik ini sebagai kelanjutan dari film Rocky yang sudah terkenal sebelumnya. Dan gw yakin, film ini berhak untuk memperoleh kelanjutannya..
Langganan:
Postingan (Atom)







































