Artikel Unggulan

Makna IP Rating pada Gawai

Kita sering menemukan istilah IP sekian-sekian ketika sedang membaca spesifikasi teknis sebuah gawai. Kode ini umumnya digunakan untuk meruj...

In Search for ROG di Film Spiderman Brand New Day

 


Hari itu, Minggu siang, cuaca terasa sangat cerah. Saya dikontak seorang teman blogger senior, untuk bergabung dalam acara nonton bareng film Spiderman terbaru. Jujur, saya nggak menyangka akan diajak serta. Sehari sebelumnya, anak saya yang kedua sudah duluan menonton film ini bersama teman-temannya dan mengatakan, "Papa harus nonton juga."


Rombongan nonton bareng kali ini berjumlah 12 orang (berdasarkan tiket yang dicetak), berlokasi di XXI Plaza Senayan. Kebetulan film Spiderman yang kami tonton diputar di Studio 3, pukul 14.45 WIB. Saya datang masih pukul 14 awal, dan langsung menuju ke lokasi bioskop di lantai P5. Di sana, saya bertemu dengan beberapa teman undangan yang sudah sampai lebih dahulu.


Karena temanya nonton bareng film Spiderman, maka ada dress code berupa pakaian berwarna kombinasi merah dan biru, seperti warna kostum spiderman.


Sejak adegan pertama, saya pribadi langsung penasaran, di mana kira-kira ROG-nya dipakai oleh Peter Parker. Yah, sembari menikmati jalan ceritanya, mata ini senantiasa mengamati tiap sudut layar, apakah laptop, ataukah komputer, yang digunakan Peter itu ROG.


Jadi begini, Spiderman Brand New Day menceritakan kisah awal setelah semua orang melupakan identitas Peter Parker sebagai Spiderman dengan bantuan mantra dari Doctor Strange di film Spiderman No Way Home (2021). Di sini, Peter seakan memulai hari-hari baru tanpa ada seorang pun yang mengenal dirinya, khususnya teman-teman sekolahnya dulu. Long story short, di film ini, masa kuliah teman lama Peter, yaitu Ned dan MJ, diringkas sampai mereka lulus. 

Masalah pertama yang muncul adalah serangan beruntun ke markas Damage Control yang dilakukan oleh orang yang dikendalikan. Awalnya, saya merasa, apakah musuh Spidey kali ini adalah Kilgrave, yang juga musuhnya Jessica Jones? Ternyata bukan, saya salah terka.

Masalah kedua adalah perubahan DNA yang terjadi di dalam diri Peter Parker. Perubahan ini menyebabkan Peter bisa membuat jaring laba-labanya sendiri, dari dalam tubuhnya. Hanya saja, ketika mengalami hal ini, Peter merasa ketakutan dan akhirnya berkonsultasi dengan Prof. Banner (alias Hulk).

Masalah ketiga adalah drama kisah cinta masa lalu antara Peter dan MJ yang mengalami klimaks di tempat persembunyian Frank Castle sang Punisher. Nah, saat adegan di tempat persembunyian Frank Castle ini, Spiderman dan MJ terlihat menggunakan laptop ASUS ROG Strix G16. 

Dapatkah Spiderman mengalahkan musuh yang tak terlihat dan bisa mengendalikan orang lain itu? Mengapa Scorpion dibebaskan? Mengapa The Hand masih bebas berkeliaran, padahal mereka sudah pernah dikalahkan oleh Spiderman?

Jawabannya bisa diketahui setelah menonton film ini secara langsung. Tapi, buat yang tertarik untuk memiliki laptop ASUS ROG Strix G16 seperti yang digunakan oleh Spiderman di film ini, kalian bisa cek banner di bawah untuk mengetahui spesifikasi lebih detil.


Buruan tonton filmnya, sebelum turun layar! Semoga informasi ini bermanfaat, salam kompak persahabatan selalu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar