Artikel Unggulan

Makna IP Rating pada Gawai

Kita sering menemukan istilah IP sekian-sekian ketika sedang membaca spesifikasi teknis sebuah gawai. Kode ini umumnya digunakan untuk meruj...

13 Tahun Jadi Yang Terbaik, ASUS Semakin Tingkatkan Kualitas Produk dan Layanan di 2026


Siang itu, cuaca nampak bersahabat. Langit cerah meski sedikit berawan. Selepas solat, saya segera berangkat ke kantor ASUS Indonesia, untuk menghadiri event ASUS No. 1 Quality & Service dengan menggunakan transportasi online. 

Saya sampai di lokasi sebelum pukul 2 siang. Beberapa rekan sudah berkumpul di taman, yang berada di belakang gedung. Saya pun menuju ke sana terlebih dahulu untuk menemui mereka. Di tengah-tengah obrolan, rintik hujan turun secara perlahan. Kami pun memutuskan untuk segera naik ke lantai 16, tempat acara diselenggarakan.

Acara ini dipandu oleh Kak Olin dari PR ASUS Indonesia, di mana sesi yang pertama adalah presentasi yang disampaikan oleh Kak Davina, yang memaparkan secara umum posisi ASUS di market Indonesia dan target yang ingin dicapai di 2026 ini. Yang kerennya lagi, ternyata ASUS sudah 13 tahun menjadi brand nomor 1 di industri teknologi di Indonesia. tepatnya sejak tahun 2013 silam.


Selepas Kak Davina, sesi presentasi dilanjutkan oleh Mas Brama (yang bukan Kumbara), selaku Head of Public Relation and Digital ASUS Indonesia. Beliau menyampaikan bahwa dengan konsistensi selama 13 tahun menjadi brand terbaik di industri teknologi, maka tak berlebihan jika ASUS menobatkan dirinya sebagai brand nomor 1 dalam kualitas dan layanan (ASUS No. 1 Quality and Service).


Prestasi ini tidak membuat ASUS berbangga diri dan berhenti berkembang. Di tahun 2026, ASUS semakin meningkatkan layanan purnajual dan garansinya, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia. Keren sekali bukan?


Setiap laptop ASUS yang mendapatkan sertifikat Military Grade, sesungguhnya telah mengalami hingga 26 prosedur pengujian ekstrim. Hal ini tentu saja menjadikan laptop ASUS yang telah mendapatkan sertifikat standar militer ini sebagai laptop yang tangguh, lancar digunakan dalam berbagai skenario yang ekstrim.

Nggak cuma dari kualitas produknya saja. Untuk lebih memperluas layanan, ASUS memiliki 141 service center yang tersebar di seluruh Indonesia, dan 113 negara. Ini baru berita! Mengapa demikian? Karena sekarang ASUS memberikan garansi hingga 3 tahun dengan skala internasional serta layanan Accidental Damage Protection (ADP).

Produk ASUS yang mendapatkan garansi internasional 3 tahun dan ADP 3 tahun meliputi produk dari lini ProArt, Zenbook dan Vivobook S/Flip. Ini adalah produk laptop kelas flagship/premium dari ASUS. Sedangkan untuk produk Vivobook klasik, ROG dan TUF Gaming, akan mendapatkan garansi internasional 2 tahun serta ADP 2 tahun juga. Untuk produk desktop dan AIO, akan mendapatkan layanan on-site alias kunjungan langsung ke kantor atau rumah, tempat produk berada. Yang menarik lagi adalah garansi 100% replacement alias tukar baru untuk produk-produk aksesoris seperti keyboard, mouse dan lain sebagainya kecuali backpack dan adaptor bawaan laptop. Jika adaptor dibeli terpisah dan mengalami kendala, maka garansi 100% tukar baru ini berlaku. Oya, nyaris kelupaan. Garansi 3y + 3y ADP ini berlaku jika produk telah melakukan aktivasi Office Pre Installed 2024 sejak tanggal 1 Januari 2026.

Selain itu semua, ada juga yang namanya ASUS Premium Service yang berlaku untuk produk-produk ROG, ProArt dan Zenbook.


Layanan ini memberikan kemudahan bagi pemilik untuk mengirimkan produk yang bermasalah ke ASC terdekat tanpa biaya pengiriman, sampai produk selesai diperbaiki. Ada juga layanan Laptop Spa untuk membersihkan komponen laptop secara komprehensif agar performa laptop tetap optimal. Dan yang terakhir adalah Fastlane. Layanan ini akan memprioritaskan pemilik produk saat mengantri di ASC, sehingga tidak perlu menunggu terlalu lama. Ibarat kata, nasabah prioritas bank swasta, cuma ini urusannya laptop premium.


Informasi yang lebih detil mengenai garansi tadi, dibawakan oleh Mas Adrian, selaku Technical PR ASUS Indonesia yang menggantikan Danu yang hijrah ke negeri sakura. Tapi nggak hanya itu, Mas Adrian juga menyampaikan bahwa di event ASUS No. 1 Quality & Service ini, dari 26 prosedur pengujian ekstrim yang dilakukan pada laptop ASUS, ada 6 yang didemonstrasikan di ruangan khusus dan bisa kita saksikan dan rasakan secara langsung. Adapun ke-6 pengujian ekstrim itu adalah bisa disimak pada gambar di bawah ini.


Ke-6 prosedur pengujian yang dihadirkan pada event kali ini didasarkan pada skenario penggunaan laptop sehari-hari yang mungkin saja terjadi pada diri kita. Seperti pepatah bilang, hari apes nggak ada di kalender. Nah, kelar presentasi, kita semua yang hadir dipersilakan untuk pindah ke ruangan demonstrasi 6 prosedur pengujian ekstrim.

DEMO AREA

Selepas menyimak presentasi yang disampaikan oleh perwakilan ASUS Indonesia, kami diperkenankan untuk melihat langsung 6 prosedur pengujian ekstrim yang didemonstrasikan di ruangan terpisah. Adapun tes pertama yang saya lihat adalah :

Vibration Test


Pada skenario ini, laptop ASUS digetarkan secara terus-menerus dalam keadaan hidup. Seperti kita ketahui, setiap perangkat elektronik lazimnya menggunakan sekrup berukuran sangat kecil yang rentan longgar jika mengalami getaran halus sekalipun, apalagi terus menerus. Dan yang paling parah adalah kemungkinan putusnya jalur elektronik/solder komponen karena getaran ini. Namun pada demo test ini, tampak laptop ASUS yang digunakan masih bekerja dengan normal.

Selanjutnya saya bergeser ke area :

Weight (Pressure) Test


Pada demo ini, laptop tipis ASUS dalam keadaan hidup, diberikan beban di atasnya hingga seberat 100kg. Dan setelah beberapa saat, setelah beban diangkat, laptop dibuka. Ternyata, laptop masih dalam keadaan hidup dan bisa dioperasikan, tanpa ada kendala kerusakan pada bagian cover maupun layarnya. Nggak cuma itu, di sebelahnya, kita bisa mempraktikkan tes ketahanan pada laptop TUF Gaming dengan menginjaknya (tentu dengan bobot sesuai berat badan masing-masing) + dua buah dumbel dengan berat masing-masing sekitar 5kg.


Prosedurnya masih sama. Laptop TUF Gaming dalam keadaan hidup, ditutup, lalu diinjak oleh perwakilan dari kami sambil membawa 2 buah dumbell di tangan masing-masing, diam selama beberapa saat. Lalu setelah itu, laptop kembali dibuka dan dites penggunaan seperti biasa. Alhasil, laptop masih bisa digunakan secara normal.

Lalu, saya berpindah ke area demo :

Low Temperature Test


Pada skenario ini, laptop ASUS Zenbook Duo diletakkan di suatu lingkungan yang memiliki suhu dingin ekstrim, yaitu tercatat hingga -38°C. Umumnya, perangkat elektronik akan terganggu kinerjanya jika suhunya terlalu dingin. Namun pada skenario ini, meski lingkungannya bersuhu minus, laptop ASUS Zenbook Duo ini masih bisa beroperasi dengan normal, dengan suhu yang terjaga. Tercatat suhu di area layar hanya 45°C saja, meski bagian bezelnya di bawah itu. Kalau mau lihat suhu realnya saat pengujian, nanti bisa dilihat di video saya yang akan rilis setelah blog ini.

Lanjut! Saya bergeser ke area :

High Temperature Test


Di skenario ini, laptop ASUS diletakkan dalam keadaan hidup, di dalam ruangan seperti sauna. Tercatat di sana, suhu di dekat pemanas mencapai 80°C, sedangkan suhu di area sekitar laptop mencapai 48°C. Umumnya, perangkat elektronik, khususnya komputer, akan terganggu kinerjanya jika suhu ambien terlalu panas. Karena kinerja tinggi pada sebuah laptop memiliki konsekwensi pada panas yang dihasilkan oleh komponennya. Oleh sebab itu diperlukan sistem pendinginan yang mumpuni dari laptop tersebut. Nah! Dengan tagline Beat the Heat, laptop ASUS ini masih bisa bekerja dengan normal di dalam ruangan yang jujur saja, kondisinya kurang ideal dan nyaman untuk digunakan bekerja dalam waktu yang lama. Namun, hal ini bukan mustahil terjadi. Contoh saja, jika ada CEO yang sedang sauna namun harus tetap terhubung untuk menyelesaikan pekerjaannya, laptop ASUS bisa jadi solusi yang sempurna untuk tetap menjaga produktivitas sang CEO.

Setelah uji panas ekstrim, saya lanjut bergeser ke area :

Keyboard Spill-Resistant Test


Apakah ada di antara kalian yang pernah mengalami, lagi kerja di depan laptop lalu minumannya kesenggol hingga tumpah dan membasahi keyboard laptop? Semoga tidak pernah. Namun, namanya kemungkinan, ASUS sudah mengantisipasi hal tersebut. Laptop ASUS memiliki area keyboard yang aman dari percikan air. Jika hal ini terjadi pada laptop ASUS kalian, cukup miringkan dan usap area keyboard dengan lap kering yang menyerap air. Meski keyboard tetap berfungsi dan laptop masih bisa digunakan, namun disarankan agar pengguna segera mematikan laptop, dan melakukan pengeringan dengan menggunakan hair-dryer di suhu panas paling rendah, dan memblow-nya dari area bawah keyboard selama beberapa menit saja. Hal ini untuk memastikan bahwa tidak ada percikan air yang tertinggal di dalam. 

Kemarin saya juga sempat bertanya secara spesifik, bagaimana jika cairan yang tumpah itu minuman manis yang biasanya menyebabkan lengket? Ternyata caranya sama, tapi lap yang digunakan adalah lap basah yang sudah diperas. Hal ini dimaksudkan agar keyboard tetap bersih dan bisa digunakan kembali setelah prosedur pengeringan yang sama seperti di atas tadi. Meski demonya tadi keboard disiram air, namun metode pencucian minuman manis dengan metode ini tidak disarankan. Jadi laptop cukup dimiringkan dan area yang kena tumpahan minuman manis, diseka dengan lap basah setengah kering. Menarik bukan?

Dan area demo yang saya saksikan selanjutnya adalah :

Shock Test


Pada skenario ini, laptop dijatuhkan dari ketinggian tertentu, yang mana dalam demo ini, setinggi meja kerja. Awalnya laptop dijatuhkan di area palet kayu berkarpet, menggambarkan lantai kantor pada umumnya. Namun kemudian, laptop dijatuhkan di lantai marmer yang keras. Ngeri! Kalo nggak caya, nanti lihat sendiri di video yang juga akan saya rilis setelah blog ini. Dan seperti sudah diduga, laptop yang jatuh tadi, masih bisa digunakan dengan baik, normal, tanpa kendala.

ASUS No. 1 Quality & Service


Tidak hanya menghasilkan produk-produk teknologi berkualitas tinggi, ASUS juga berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan nomor 1 untuk setiap produknya. Istilah kata, hari apes nggak ada di kalender, setiap produk laptop, desktop, AIO hingga aksesoris, akan mendapatkan layanan purnajual dan garansi yang semakin memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi pemiliknya.


Informasi lebih detil mengenai layanan purnajual dan garansi sudah saya jabarkan di atas, saat sesi presentasinya Mas Brama dan Mas Adrian.

Krisis Semikonduktor Global

Mungkin sudah banyak yang mendengar tentang krisis semikonduktor akibat gempuran teknologi AI di dunia, di mana demand yang ada lebih tinggi daripada supply yang bisa diberikan. Belum lagi isu geopolitik, perang antara Amerika/Israel dengan Iran yang semakin memperparah keadaan ekonomi global. Hal ini berdampak pada rencana kenaikan harga produk, baik dari smartphone, komponen RAM, hingga komputer, baik desktop, AIO maupun laptop. Oleh karena itu, jika ada di antara kalian yang memang sedang memerlukan perangkat komputer untuk mendukung produktivitas sehari-hari, bulan Maret 2026 ini adalah saat terbaik untuk bisa memiliki laptop/komputer idaman kalian, karena sudah hampir bisa dipastikan bahwa mulai bulan April 2026 mendatang, harga-harga perangkat elektronik di seluruh dunia akan mengalami penyesuaian harga yang tentu saja cukup signifikan. Pastikan selalu membeli produk ASUS di ASUS Official Store yang menjamin keaslian, kualitas dan kenyamanan layanan terbaik yang bisa kalian dapatkan.


Itulah sedikit cerita saya saat mengikuti acara ASUS No.1 Quality & Service di kantor ASUS Indonesia. Banyak informasi penting di tahun 2026 ini, baik informasi produk, maupun peningkatan layanan purnajual dan garansi produknya. Seru banget lah pokoknya. Ditambah lagi bocoran info bulan depan harga naik, ini bisa jadi momentum pembelian laptop kalian yang terbaik.

Semoga bermanfaat, salam kompak persahabatan selalu..








Tidak ada komentar:

Posting Komentar