Artikel Unggulan

Makna IP Rating pada Gawai

Kita sering menemukan istilah IP sekian-sekian ketika sedang membaca spesifikasi teknis sebuah gawai. Kode ini umumnya digunakan untuk meruj...

Tampilkan postingan dengan label esports. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label esports. Tampilkan semua postingan

SCARZ eSports Raih Gelar Juara di ROG MASTERS APAC 2022

 


Bertanding di hadapan para penonton di Thailand Game Show, tim e-sports Scarz dari Jepang berhasil mengalahkan Gaimin Gladiators dari Indonesia dalam pertarungan sengit dengan skor 2-1 dan memperoleh gelar sebagai juara ROG Masters Asia Pacific 2022 serta membawa pulang hadiah utama dari total hadiah sebesar USD 40.000. 

Inilah Game eSports Populer yang Lazim Dipertandingkan di Turnamen Nasional/Internasional

 


Esport! Istilah ini belakangan mulai marak bermunculan, baik di media-media online maupun di turnamen-turnamen game. Bermain game saat ini mengalami pergeseran dan perubahaan citra yang sangat signifikan. Jika dulu bermain game dianggap hal yang kurang bermanfaat, hanya membuang waktu. Namun siapa sangka bermain game di jaman sekarang, yang jika dilakoni secara serius, bisa menjadi sumber penghasilan yang sangat layak?

Inagurasi LEAD by IndiHome, Telkom Siapkan Atlet eSport Terbaik

 


Akademi eSport LEAD by IndiHome yang dimulai sejak September 2021, kini memasuki fase puncak inagurasi. Setelah melewati rangkaian fase kualifikasi dan pembinaan dari para mentor profesional, secara resmi IndiHome mengumumkan 14 akademia yang lulus sebagai atlet eSport Indonesia di Inagurasi LEAD by IndiHome.

realme Jadi Sponsor Resmi MPL ID Season 5


realme mengumumkan kemitraannya dengan Mobile Legend: Bang Bang sebagai sponsor resmi Mobile Legends Professional League Indonesia (MPL ID) Season 5. MPL ID sendiri adalah turnamen esports paling bergengsi di Indonesia di mana 8 tim profesional Mobile Legends akan bertarung untuk total hadiah sebesar US$ 300.000 atau setara Rp 4 milyar.

Memasuki musim kelima, MPL ID akan diadakan dari Februari hingga April 2020. Turnamen ini tidak pernah gagal menjadi pusat perhatian di antara para penggemar esports, karena turnamen ini memiliki sistem berkelanjutan di mana pemenang dapat melaju untuk mengikuti turnamen kelas dunia. Pada musim ini, 8 tim profesional yang akan bertanding adalah Alter Ego, Aura Esports, Bigetron Alpha, EVOS Legends, Geek Fam ID, Genflix Aerowolf, ONIC Esports, dan RRQ.

“Hari ini, kami sangat senang mengumumkan kolaborasi kami dengan MPL ID Season 5 sebagai sponsor resmi dari turnamen Mobile Legends paling bergengsi di Indonesia. Kolaborasi yang dilakukan oleh realme dan MPL didasarkan pada semangat yang sama untuk percepatan teknologi dan industri esports di Indonesia. Kemitraan ini juga menandai langkah besar realme dalam esports, terutama untuk mendorong industri mobile game serta gamer muda yang berpotensi untuk menikmati pengalaman gaming yang lebih baik melalui produk realme,” Palson Yi – Marketing Director realme Indonesia.

Menjadi sponsor resmi MPL ID Season 5 bukanlah upaya pertama realme untuk mempercepat pertumbuhan esports di Indonesia. Pada Juni 2019, realme meramaikan Mobile Legends: Bang Bang Southeast Asia Cup (MSC) 2019 di Filipina, kompetisi esports terbesar di Asia Tenggara. Pada turnamen tersebut, realme juga mendukung tim ONIC dari Indonesia untuk bersaing, memenangkan turnamen esports terbesar di Asia Tenggara, dan membuat nama Indonesia dikenal oleh dunia.




Final Indonesia Predator League 2020 Dimulai! Tim Terbaik PUBG dan DOTA2 Wakili Indonesia ke Manila!


Masih segar di ingatan saya, ketika itu bulan Oktober 2019, di Empirica, SCBD, Acer mengumumkan penyelenggaraan turnamen eSports bergengsi bertaraf Internasional, yaitu Acer Predator League 2020. Dan sejak saat itu juga, tahap kualifikasi Asia Pacific Predator League 2020 ini telah dimulai. 

Pada tahap kualifikasi awal, yang dilakukan secara online, di mana dengan terobosan ini, tim yang mendaftarkan dirinya di Predator League 2020 meningkat 20% dari tahun sebelumnya. Bahkan beberapa tim tercatat berasal dari kota yang jauh dari Jakarta, seperti Meulaboh dan Jayapura.

Setelah menempuh babak kualifikasi yang cukup panjang, akhirnya terpilihlah 16 tim PUBG dan juga 8 tim DOTA2 yang akan mengikuti pertandingan di babak Final Indonesia Predator League 2020.


Pelaksanaan Final Indonesia Predator League 2020 di Grand Atrium Mall Kota Kasablanka Jakarta berlangsung pada 17-19 Januari 2020, di mana Finalis Indonesia Predator League 2020 akan memperebutkan national prizepool sebesar Rp 200.000.000. Pemenang dari masing-masing game, PUBG dan DOTA2, akan mewakili Indonesia di babak Grand Final se-Asia Pasifik di Manila, Filipina pada Februari 2020.


Salah satu inovasi baru yang dilakukan Acer di acara Predator League 2020 tahun ini adalah dengan memfasilitasi beasiswa belajar bagi para pemenang Indonesia peringkat 1 sampai dengan 4. Dukungan kuat dari Kominfo dan AVGI (Asosiasi Video Game Indonesia) bekerja sama dengan BRI Institute, memungkinkan tim pemenang untuk mengambil jenjang pendidikan perkuliahan S1 di sana. Jadi, siapa bilang gamers nggak bisa berprestasi di bidang esports maupun akademis? 


Sebagai informasi, Predator League 2020 diikuti oleh 17 negara, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Taiwan, Filipina, Singapore, Hong Kong, Macau, India, Australia, Korea, Sri Lanka, Jepang, Myanmar, Bangladesh dan Mongolia. 

Selama pelaksanaan Final Indonesia Predator League 2020 yang dilangsungkan di Grand Atrium Mall Kota Kasablanka Jakarta, pada 17-19 Januari 2020. Acer juga turut mengundang gamers Indonesia dan para penggemar eSports untuk menjadi saksi terpilihnya dua tim terbaik Indonesia pada akhir pekan ini. Pengunjung juga dapat berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan seru selama tiga hari ini seperti penampilan dari The Angels Percussion, Pink Panda, dan Invasion Boys. Pengunjung juga bisa mengikuti Cosplay Competition, Meet and Greet dengan Brand Ambassadors Predator Gaming Indonesia (Jeanice Ang, Franzeska Edelyn, Melondoto dan Dimas Dejet), Lelang Produk, Fighting Mini-Games, dan kesempatan untuk memenangkan hadiah senilai lebih dari Rp 50 juta.


Akses internet super cepat dari CBNFiber dipilih untuk mendukung terlaksananya laga final Indonesia Predator League 2020. Pengunjung dapat memperoleh penawaran menarik dari para pendukung acara Predator League 2020, seperti promo khusus dan lucky draw berhadiah total jutaan rupiah dari CBNFiber. 

BRI Institute sendiri, selain memberikan beasiswa bagi para pemenang 1 - 4 Predator League 2020,  juga memberikan diskon khusus biaya pendaftaran perkuliahan di BRI Institute bagi siswa dan siswi yang berencana masuk kuliah. Jadi, jangan lewatkan kesempatan yang baik ini, khususnya bagi para gamers yang sedang berproses menjadi atlet esports sekaligus memiliki masa depan yang cerah berkat pendidikan akademis yang memadai.




PUBG Mobile MetroFest Cup 2019 - Kompetisi Bergengsi PUBG Antar Stasiun TV


Tanggal 19 November 2019 lalu, menjadi momen bersejarah bagi klan gamers Jaktv, di mana jika sebelumnya mereka hanya bertanding secara online di lorong kantor, kali ini mereka mendapatkan panggungnya, bersama rekan-rekan televisi lainnya.

Bukan perjalanan singkat bagi teman-teman gamers Jaktv dalam membangun kekompakan tim. Berawal dari permainan Arena of Valor, tim yang cukup solid di kantor ini mulai membangun chemistry sebagai tim. Popularitas game Player's Unknown Battle Ground alias PUBG yang makin melejit sejak diadopsi oleh platform mobile, membuat teman-teman gamers Jaktv banting setir. Bukan hanya semalam-dua malam mereka memainkan game ini, hingga akhirnya momen itu hadir.

First Warriors, Audisi eSports Pertama di Indonesia oleh First Media Berhadiah Total 1,3 Milyar


Dalam rangka memajukan dunia esports Indonesia, sekaligus membangun ekosistem di dalamnya, PT Link Net Tbk (LINK) yang dikenal dengan brand First Media, penyedia layanan TV Cable dan Fixed Broadband Cable Internet di Indonesia, hari ini meluncurkan sebuah program bertajuk First Warriors.

"First Warriors merupakan ajang pencarian bakat atlet eSports pertama di Indonesia."

Dalam meluncurkan First Warriors ini, PT Link Net Tbk (First Media) bekerjasama dengan Garena, dengan game pilihan berjudul Free Fire. Game ini terpilih karena tingkat kepopulerannya yang makin menanjak belakangan ini, mengalahkan game dengan genre sejenis.


Mekanisme kualifikasi First Warriors ini akan dilaksanakan di 6 kota, dengan perkiraan peserta kurang lebih mencapai 15000 orang dan jumlah pertandingan lebih dari 100 game. Kualifikasi secara offline akan dilaksanakan di empat kota, sedangkan 2 kota lainnya dilangsungkan secara online.


Pada proses kualifikasi First Warriors ini, PT Link Net Tbk akan dibantu oleh PT Yamisok Tech Indonesia serta IESPA selaku asosiasi resmi eSports Indonesia.


Ajang pencarian bakat atlet eSports ini akan memakan waktu yang panjang, mulai dari pendaftara, kualifikasi, karantina, audisi hingga Grand Final. Seluruh rangkaian acara tersebut akan dikemas menjadi sebuah tayangan reality show, yang akan menunjukkan kepada masyarakat bahwa tidak mudah untuk bisa menjadi atlet eSports profesional. Ada proses yang mesti dijalani hingga akhirnya sebuah mimpi dan cita-cita bisa terwujud di akhir perjalanan. Dengan demikian, harapannya akan muncul calon-calon atlet eSports berbakat melalui ajang First Warriors ini.


Tayangan First Warriors ini kelak akan dapat dinikmati melalui kanal 999, sebagai kanal in-house khusus eSports di layanan TV cable First Media, mulai bulan Oktober 2019 nanti. Di kanal ini akan hadir beragam tayangan kompetisi, turnamen, reality show, ulasan game dengan jam tayang lebih dari 1000 jam, hanya membahas tentang game dan eSports.


Ajang pencarian bakat atlet eSports, First Warriors ini, akan memberikan hadiah total senilai 1,3 Milyar rupiah, dengan melakukan kualifikasi dan seleksi para atlet eSports melalui game Free Fire hingga terpilih 48 pemain terbaik, yang akan mendapatkan kontrak ekslusif sebagai Official eSports Team First Media yang dikenal sebagai First Raiders.


Untuk mendukung kelancaran program First Warriors ini, First Media juga menghadirkan paket khusus untuk para gamers dan milenials, yaitu POP Game Xpert. Paket yang terdiri dari High Speed Unlimited Broadband Internet, High End Game Router, serta Best Quality Channels yang menawarkan merchandise menarik seperti Smartphone, SmartWatch, dan game voucher ini, ditawarkan dengan harga paket mulai Rp. 289.500,- (harga sebelum PPN).


Yang menarik lagi nih, berkaitan dengan branding First Warriors, ternyata juga tersedia merchandise berupa apparel dan pernak-pernik aksesoris lainnya seperti tas dan topi. Keren dan auranya profesional sekali.



Bagi kalian yang berminat, bisa mendaftarkan diri kalian di tautan berikut ini :

"www.firstmedia.com/firstwarriorsid"

Adapun regulasi yang diberlakukan adalah sebagai berikut :

  1. Peserta wajib berumur minimal 17 (Tujuh Belas) tahun untuk mengikuti turnamen ini.
  2. Untuk peserta city online qualifer wajib untuk datang / menghadiri sesi final offline di kota tersebut untuk melanjutkan ke fase berikutnya (kecuali Batam dan Semarang)
  3. Peserta finalis offline city wajib untuk membawa data diri seperti : KTP / kartu pelajar/mahasiswa dan menggunakan ID sesuai dengan yang didaftarkan di Yamisok saat fase qualifer.
  4. Peserta yang tidak datang di sesi final kualifikasi offline akan dianggap gugur dan slot akan otomatis akan diberikan ke peserta lainnya sesuai dengan urutan standing point.
  5. Peserta finalis harus bersedia mengikuti karantina selama waktu yang ditentukan di Jakarta.
  6. Peserta bersedia untuk menyiapkan dokumen – dokumen yang diperlukan untuk proses karantina.
  7. Semua peserta finalis Karantina wajib untuk mengikuti dan menyetujui semua persyarat maupun ketentuan – ketentuan yang akan diberikan.
  8. Persyaratan lain akan menyusul sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan.

Sekian dulu informasi yang bisa saya sampaikan terkait dengan First Warriors. Semoga bermanfaat..

Salam kompak persahabatan selalu..


IEL University Series 2019 Resmi Berakhir, Lahirkan Tim Terbaik Indonesia


IEL University Series 2019, kompetisi resmi ESPORTS tingkat universitas yang berada dibawah naungan MIX 360 ESPORTS telah berakhir. Para pemenang telah ditentukan dalam babak final yang terselenggara pada 27 – 28 April 2019. Sejumlah 8 tim dari 6 Universitas berlaga memperebutkan total hadiah senilai Rp 1 milyar rupiah dalam pertandingan Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dan DoTa 2. Keenam Universitas yang berlaga pada babak Grand Final ini adalah Universitas Bina Nusantara, Universitas Multimedia Nusantara, Universitas Kristen Maranatha, Universitas Ciputra, Universitas Kristen Petra, dan Universitas Dian Nuswantoro. 

Tim Esports Universitas Bina Nusantara keluar sebagai Juara Umum (Grand Champion) kompetisi Grand Final IEL University Series 2019 pada Laga Mobile Legends: Bang Bang, dan berhak atas hadiah total senilai Seratus Tujuh Puluh Dua Juta Rupiah

Dalam pertandingan tersebut, Universitas Bina Nusantara resmi mendapatkan gelar juara umum pada dua laga sekaligus dan berhak atas hadiah total senilai tiga ratus tujuh puluh empat juta rupiah; sementara Universitas Multimedia Nusantara menyabet peringkat kedua kedua laga, yakni MLBB dan DoTa 2 dan berhak atas hadiah total senilai dua ratus empat puluh tiga juta rupiah. “IEL University Series 2019 resmi berakhir, kita semua patut berbangga karena kompetisi ini telah berlangsung secara sportif. Harapan kami dimasa mendatang mereka dapat mewakili Indonesia pada kompetisi tingkat dunia. Disamping itu, ini juga membuktikan bahwa e-sports bukanlah olahraga elektronik yang dapat dipandang sebelah mata melalui banyaknya respon positif yang kami terima dari pihak Universitas dan juga para orang tua,” ujar Harry Kartono, Chief Operational Officer MIX 360 ESPORTS. 

Tim Esports Universitas Multimedia Nusantara keluar sebagai Runner Up kompetisi Grand Final IEL University Series 2019 pada Laga Mobile Legends: Bang Bang dan berhak atas hadiah total senilai Seratus Tiga Belas Juta Rupiah

“Sebagai bagian dari rangkaian kompetisi liga universitas untuk tingkat amatir, IEL University Series 2019 telah berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan. Dari kompetisi ini, bibit-bibit unggul telah tampak, namun perjalanan kita dalam mengembangkan ekosistem esports tidak berhenti sampai disini. Kita perlu mempersiapkan para pemenang juara umum Liga IEL di pelatnas esports SEA Games 2019 yang akan diselenggarakan dalam beberapa bulan mendatang. IeSPA bersama dengan Kemenpora dan KOI pun turut memberikan dukungan penuh kepada para atlet agar dapat meraih prestasi yang maksimal.” tutur Eddy Lim, Presiden Indonesia eSports Association (IeSPA).

Tim Esports Universitas Multimedia Nusantara keluar sebagai Runner Up kompetisi Grand Final IEL University Series 2019 pada Laga DoTa 2 dan berhak atas hadiah total senilai Seratus Tiga Puluh Juta Rupiah

IEL University Series 2019 merupakan sebuah kompetisi ESPORTS resmi pertama untuk tingkat universitas di Indonesia yang didukung penuh oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI), dan Indonesia ESPORTS Association (IESPA). Kompetisi ini juga disahkan oleh Federasi Electronic Sports Asia (AeSF), dimana nantinya akan menjadi bagian dari liga universitas resmi dibawah naungan IESPA.



Mineski Siap Dukung Industri eSports Indonesia dengan Investasi Fantastis


Siang itu terasa cukup bersahabat. Langit cerah jauh dari aroma mendung yang biasanya menghampiri menjelang tergelincirnya matahari dari ubun-ubun kepala. Perjalanan menuju lokasi acara sedikit terhambat di titik jembatan Semanggi dekat Polda Metro Jaya. Namun selepas itu, jalanan terasa cukup lancar hingga tiba di parkir motor Central Park, sebelum menuju Grand Ballroom Hotel Pullman Central Park.

Rasanya belum lama saya menginjakkan kaki di L Floor Grand Ballroom Hotel Pullman Central Park ini. Sesampainya di venue, saya langsung menuju meja registrasi, yang kemudian dipersilakan untuk menikmati santap siang yang telah disediakan, serta berfoto selfie jika berkenan.


Di selasar venue sebelum memasuki ballroom, terpampang beberapa wajah ambassador dari Mineski Indonesia. Di antaranya saya sudah cukup mengenal mereka, karena sering bertemu dan berinteraksi di beberapa event sebelum ini. Berhubung sudah saatnya makan siang, mari kita hunting makanan terlebih dahulu.


Lho? Kok cuma kue-kue? Memang sudah beberapa waktu ini, saya kurang begitu bersemangat untuk menyantap main course, jadi ya hunting kue dan salad serta buah potong saja, sambil menikmati kesegaran teh stroberi yang disediakan di pojok ruangan.

Sekitar pukul 13.30 WIB, kami dihimbau untuk memasuki ruangan, karena acara akan segera dimulai. Saya memilih untuk duduk di pinggir, lurus dengan bagian tengah panggung, supaya mudah untuk maju ke depan jika mesti ambil foto.

Menjelang pukul 2 siang, acara dimulai dengan hiburan dari Angel Percussion. Penampilan mereka yang atraktif, diiringi dengan video performance mereka di layar besar, menularkan semangat  kepada semua yang hadir di sana.



Acara hari ini dipandu oleh MC Gerry Eka yang sudah cukup ternama di event-event gaming nasional di Indonesia, ditemani oleh Mbak cantik, Windy namanya. Kemudian panggung diambil alih oleh Mr. Ronald Robins, selaku Presiden Mineski International. Beliau menyampaikan bahwa pada tahun 2019 nanti, Mineski akan menggelontorkan dana investasi sebesar 30 milyar rupiah untuk menggerakkan gairah pelaku dan penggemar esports di Indonesia. Target 20 cybercafe mereka canangkan agar para peminat esports memiliki markas bagi mereka untuk berlatih dan bermain bersama teman maupun lawan. Untuk saat ini, Mineski baru memiliki 3 cabang cybercafe yang berlokasi di Jakarta dan Bandung. 


Mineski sendiri bukan nama baru di dunia esports dan gaming dunia. Saya sendiri sempat mengetahui nama ini ketika Donna Visca, seorang gamer dan cosplayer yang saya kenal, mempromosikan Mineski beberapa tahun silam. Dan di tahun 2019 ini, kiprah Mineski di Indonesia makin menggeliat dengan beragam strategi bisnis yang dicanangkannya. Khususnya untuk cybercafe di bawah naungan Mineski Infinity, mereka ingin menciptakan sebuah ekosistem esports dan gaming dengan manajemen yang profesional, sistem membership yang memberikan value added bagi para anggotanya, dan tentu saja tempat dan sarana yang nyaman. 

Selanjutnya adalah Mas Agustian Hwang, selaku Country Manager MET Indonesia. Beliau menceritakan awal kisah terjerumusnya ke dunia gaming, terhindar dari godaan pergaulan remaja yang kurang baik, berprestasi di dunia gaming, bertemu jodoh di sana, hingga mengantarkannya ke posisi saat ini di usia yang relatif muda.


Untuk Indonesia sendiri, di tahun 2019 mendatang, MET akan menyelenggarakan beberapa event bergengsi baik berskala nasional maupun internasional. Sebut saja Garuda Cup, Indonesia Professional Gaming Leage (IPGL) dan Jakarta Masters. Jakarta Masters sendiri merupakan rangkaian dari event The Masters, adopsi dari event Manila Masters di Filipina yang sangat bergengsi.

Dalam kesempatan ini, Mineski juga memperkenalkan jajaran ambassador mereka yang masih muda serta memiliki talenta. Setiap dari mereka memiliki kemampuan dan keunikan masing-masing.


Sayangnya, dalam kesempatan ini, salah satu ambassador, Edelyn, berhalangan hadir. Ugh! Padahal sudah kepingin foto bareng tadinya.

Beberapa permainan yang didukung oleh Mineski antara lain League of Legends, CS:GO serta DOTA 2. Agar strategi mereka dapat berjalan dengan baik, Mineski juga bersinergi dengan beberapa pihak lain seperti Telkomsel, Tencent, Gojek serta Tokopedia.


MET Events sendiri telah menyelenggarakan lebih dari 20 events berskala nasional dan internasional sejak berdirinya di tahun 2017. Demikian juga MineskiTV Indonesia yang telah menayangkan lebih dari 500 jam konten live streaming yang disaksikan jutaan pemirsa setiap tahunnya. Sedangkan MET Entertainment akan menjadi talent scout sekaligus agency bagi mereka yang memiliki potensi di bidang esports khususnya, agar bisa menjadi pro gamers atau game shoutcaster professional, sebuah profesi yang mulai marak dan dilirik beragam penyelenggara event belakangan ini.

Sebagai penutup acara, diselenggarakan lomba game Mobile Legends yang diikuti oleh 10 rekan media, dibagi menjadi 2 tim. Kedua tim harus menunjukkan skill dan kerjasama agar bisa memenangkan pertandingan yang berhadiah 5 juta rupiah ini.



Setelah melalui pertarungan yang somehow tidak seimbang, akhirnya pertarungan diakhiri dengan hancurnya markas salah satu tim. Dan tim yang menang berhak mendapatkan hadiah dari Mineski yang secara simbolis diserahkan langsung oleh Mas Agustian Hwang.


Demikian event Mineski yang sempat saya hadiri pada kesempatan kali ini, semoga kiprah Mineski Indonesia mampu menggugah semangat brand lain untuk turut serta meramaikan dunia esports Indonesia dan kelak Indonesia memiliki banyak tim esports professional yang mampu mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah gaming internasional. Aamiin..

Salam kompak persahabatan selalu..