Catatan di Akhir 2018


Beragam kisah telah terjadi selama tahun 2018. Suka, duka, gembira, nestapa, bahkan prahara, pernah menyambangi kehidupan pribadi kami. Semua datang tanpa diduga-duga. Ada yang direncana, banyak yang tak direncana, bahkan ada yang bermula dari iseng belaka.

Awal 2018 kami coba hadapi dengan perasaan optimis. Harapan akan masa depan cerah masih terbayang nyata di sana. 2017 bukan tahun yang ramah bagi kami. Alhamdulillah, semua itu masih bisa kami lalui. 

Membuat resolusi, bukanlah gaya kami. Karena jujur saja, semua itu boleh dibilang nyaris tak pernah terjadi. Jadi kami mengubah strategi.

Jenjang karir bukan lagi prioritas, karena kami tahu dan paham, semua itu belum akan berubah, jelas. Apalagi, usia kami sudah mulai di ujung paripurna, kesejahteraan tak bisa mengandalkan satu sumber saja. Namun kami berusaha untuk tak mengeluh, dan selalu mencari celah untuk bahagia. Karena bahagia itu memang harus kita sendiri yang ciptakan. Jangan terpaku pada masalah, tetap fokus pada solusi.

Masalah komunikasi dalam rumah tangga juga masih jadi kendala bagi kami. Semakin aktif kami berbicara, justru makin buruk penerimaannya. Mungkin ini hanya masalah beda persepsi, sehingga menjurus kepada miskomunikasi. Entahlah. Rasanya justru lebih tenang ketika komunikasi terjadi seperlunya saja, bukan bicara tentang hal-hal lain yang memenuhi isi kepala, tentang politik misalnya. Lupakan!

Namun banyak hal baik dan positif juga terjadi di 2018. Hal-hal yang mungkin terdengar remeh namun bermakna dalam mengisi lembar-lembar kisah kehidupan yang terus berjalan. Banyak teman baru di luar lingkungan pekerjaan. Banyak event-event yang menyenangkan untuk didatangi. Banyak kesempatan kerjasama yang datang justru di luar bidang IT korporasi. Sesederhana prinsip, “Jika diundang, usahakan datang!”.

2018 sesaat lagi akan berlalu. Terima kasih telah mengajarkan banyak hal kepada kami, membuat kami kuat dan bertahan, dengan harapan menjadikan kami manusia yang lebih baik daripada sebelumnya. Namun kami tak bisa menilai diri kami sendiri. Biarlah alam semesta yang melakukannya. Tugas kami hanyalah tetap bersikap baik, berpikir positif dan selalu menghormati sesama.

Selamat datang 2019! Kami takkan memintamu untuk baik pada kami, karena semestinya kamilah yang mempersiapkan diri untuk menerima apapun yang terjadi di hadapan nanti..


ASUS Zenfone Max Pro M2, Hape Mainstream Terbaik untuk Gaming dan Fotografi


Rasanya belum lama saya mendengar beberapa kekecewaan dari para pengguna Max Pro M1 mengenai kualitas kameranya. Yah, meskipun hal tersebut bisa diakali dengan memasang aplikasi pihak ketiga, yang mana butuh usaha ekstra, namun tetap saja pengguna menyayangkan ketanggungan tersebut. Padahal secara spesifikasi, Max Pro M1 sudah menjanjikan semua hal yang bisa diberikan di level hape mainstream. Mungkin ASUS tidak ingin produknya bertumbukan dengan tipe lain yang memang menawarkan kelebihan di bidang fotografi.

ASUS ROG Phone, Gaming Phone Idaman Gamers Berjiwa $ultan


Bersamaan dengan peluncuran smartphone ASUS Zenfone seri Max M generasi ke-2, Max M2 dan Max Pro M2, beberapa waktu lalu di Pullman, ASUS juga membawa serta gaming phone idaman para gamers berjiwa $ultan, yaitu ROG Phone. Apa sih yang menarik dari ROG Phone ini? Yuk kita bahas bareng-bareng!

Desain ROG Phone Bukan yang Pertama


Menurut rancangan yang saya ketahui, ternyata ROG Phone mengalami beberapa perubahan desain sebelum akhirnya memiliki wujud seperti yang kita ketahui saat peluncuran kemarin.


Desain ASUS ROG Phone setidaknya mengalami lebih dari 2x perubahan, yang meskipun tidak terlalu signifikan secara desain, namun diyakini mampu menarik perhatian para mobile gamers di seluruh dunia.


Desain yang paling kentara perbedaannya sejak dirilis bocorannya pertama kali adalah pada bagian cover belakangnya. Bisa dilihat bentuk dan posisi kamera dan fingerscan sempat berubah-ubah.


Teknologi Pendingin Canggih 3D Vapor Chamber

Sebagai gaming phone dari kasta ROG, tentu saja teknologi terkini yang ada pada laptop gaming ROG juga diterapkan pada ASUS ROG Phone ini. Untuk menaklukan panas yang timbul akibat performa tinggi dari gaming phone ini, ASUS ROG Phone mengadopsi teknologi pendingin 3D Vapor Chamber dengan dukungan bahan copper alias tembaga. Bagi kalangan oprekers dan overclockers, pemilihan bahan tembaga ini dimaklumi karena secara fungsi pembuangan panas yang jauh lebih baik daripada aluminium.


Selain itu, digunakan juga bahan carbon cooling pad untuk meminimalisir berat pada gaming phone ini nantinya. Seperti kita ketahui, bahan carbon memiliki bobot yang ringan namun kekuatannya luar biasa. Dan semua perangkat pendingin yang canggih ini dilindungi dalam metal frame yang kokoh.


Spesifikasi ROG Phone

ASUS ROG Phone memiliki semua komponen terbaik yang ada saat ini. Prosesor Qualcomm Snapdragon 845 yang digenjot pada clock 2,96GHz serta dukungan chipset grafis Adreno 630, kombinasi RAM/Storage dalam 2 variasi, 8/128GB dan 8/512GB, layar 6 inci FullHD AMOLED Display dengan refresh rate 90Hz dan response time hanya 1ms + 100.000:1 rasio kontras yang lebar, hadirkan visual HDR di layar. Nggak ada lagi main game fast-paced layar ngeblur.


Layarnya sendiri sudah menggunakan teknologi 2.5D Corning Gorilla Glass 6 untuk layar depan serta 3D Corning Gorilla Glass untuk bagian belakangnya. Kombinasi bodi metal dan kaca yang menggabungkan ketangguhan sekaligus kemewahan.

Oya, buat kalian yang kadang rewel menanyakan port USB, keinginan kalian terjawab dengan penggunaan port USB Type C pada ASUS ROG Phone ini. Gak usah kuatir kurang, karena ASUS ROG Phone menyediakan 2 port USB Type C pada bodinya.

Ultrasonic AirTriggers

Multitouch bukan lagi masalah buat ASUS ROG Phone. Beberapa game yang memerlukan kombinasi tombol yang banyak, bisa diakomodir salah satunya dengan fitur Ultrasonic AirTriggers yang responsif, yang lokasi/posisinya berada di bagian atas, kanan dan kiri ROG Phone. Jika kalian familiar dengan gamepad, posisinya mirip sekali dengan tombol L1 dan R1.


Baterai 4000mAh dengan Dukung QuickCharge 4.0 dan ASUS HyperCharge Technology

Kapasitas baterai sebesar 4000mAh bukan tergolong kecil. Menurut saya, kapasitas segitu sudah cukup mumpuni untuk kebutuhan gaming seharian. Yang pentingnya lagi, kali ini ASUS mendukung penuh teknologi Quick Charge 4.0 dari Qualcomm sehingga mengisi ulang daya baterai tidak membutuhkan waktu lama. Selain itu, dengan menggunakan adapter bawaan dari ASUS ROG Phone ini, fitur ASUS HyperCharge otomatis aktif, yang bisa mendeliver daya hingga 20W untuk pengisian daya yang singkat, namun tetap aman dan dingin selama sedang dicharging.


Teknologi Audio Manjakan Telinga ROGers

Urusan suara, ASUS ROG Phone tidak setengah hati dalam menggarapnya. Tak kurang dari sertifikasi DTS-X 7.1 channel surround sound, HiRes Audio 24-bit / 192KHz, Qualcomm aptX untuk HD Bluetooth wireless audio, NXP amplifiers terbaru 9874, serta dual smart front facing stereo speakers di bagian kanan dan kiri. Artinya, bermain game apapun, kualitas suara yang dihasilkan tidak akan mengecewakan, baik menggunakan speaker maupun wireless bluetooth headset.


Game On dengan X Mode


Aplikasi ini akan mengoptimalkan penggunaan RAM dan data game yang diproses sehingga performa permainan dalam ROG Phone tetap maksimal. Selain itu juga akan membantu AeroActive Cooler lebih efisien. ASUS Aura RGB Lighting juga akan membuat tampilan ROG Phone kalian jadi berbeda, dengan kustomisasi warna LED sesuai dengan kepribadian kalian.


Foto Tetap Bening di Hape Gaming


Tidak seperti adiknya, Zenfone Max Pro M1 yang menafikan hadirnya kamera dengan hasil foto yang bagus, ROG Phone tetap menyajikan hasil foto yang pro dengan memanfaatkan sensor Sony IMX 363. Dual kamera belakangnya memiliki kombinasi normal dan wide angle hingga 120° dengan aperture f/1.7 dan kemampuan AI scene detection, serta kamera depan 8MP dengan aperture f/2.0.


Gaming Gear

ASUS ROG Phone juga memiliki beragam aksesoris tambahan yang dapat menambah kenyamanan dalam bermain. Dalam paket penjualannya sendiri, ASUS ROG Phone menyertakan sebuah cooling-fan, GameVice gamepad, serta ROG Phone case.


Selain aksesoris yang disertakan di paket bundling penjualan ASUS ROG Phone, ada juga aksesoris lain seperti TwinView Dock, Mobile Desktop Dock. Yang kerennya lagi, ASUS ROG Phone ini punya koper khusus layaknya laptop ASUS ROG GX series.


Harga ASUS ROG Phone

ASUS ROG Phone dengan kombinasi RAM/Storage 8/128GB dibandrol dengan harga Rp. 12.999.000,- sedangkan untuk kombinasi RAM/Storage 8/512GB dibandrol dengan harga Rp. 14.499.000,- dan berhak mendapatkan aksesoris bundle berupa AeroActive Cooler, ROG Phone Case dan GameVice for ROG Phone.

Sekian dulu bahasan soal ASUS ROG Phone dari saya. Semoga bermanfaat dan salam kompak persahabatan selalu..



Info HIV/AIDS Wajib Kepo, Yuk Tanya Marlo!


Wow! Saya terkejut sekali! Kalian tahu nggak sih, kalau ternyata ada sekitar 640 ribu orang hidup dengan virus HIV di Indonesia? Ini data resmi lho, menurut laporan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dari jumlah tersebut, baru 48% ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) yang mengetahui status HIV mereka. Yang mengagetkan lagi, dari 48% yang sudah menyadari dirinya terjangkit HIV, hanya 15% yang mendapatkan akses pengobatan. Tunggu! Masih ada lagi nih yang mencengangkan. Jumlah infeksi baru virus HIV justru paling tinggi  di rentang usia 15 hingga 24 tahun, mencapai 52% dari total infeksi HIV baru. Ngeri bray! Ini artinya, masih banyak yang belum menyadari dan mewaspadai bahwa virus HIV ini ada dekat dengan kita dan siapa saja beresiko terjangkit.

Takut? Kuatir? Waswas? Perlu! Tapi seperti yang kita pahami bersama, bahwa di dunia kesehatan, mencegah lebih baik daripada mengobati. Bukan berarti yang sudah terjangkit nggak diprioritaskan, bukan itu. Tapi kita sekarang hidup di era digital, di mana mayoritas anak muda generasi masa depan bangsa sudah melek teknologi. UNAIDS Indonesia bekerjasama dengan Nimbly Technologies dan Botika, mengembangkan sebuah platform chat mobile yang terintegrasi dengan LINE untuk mereka yang membutuhkan informasi yang benar, sekaligus konsultasi mengenai HIV.


Beberapa kendala yang masih terjadi terkait dengan penderita HIV ini adalah stigma masyarakat yang membuat mereka cenderung menutup diri dari dunia luar sehingga tidak mendapatkan pengobatan yang semestinya. Selain itu diskrimasi perlakuan juga masih terjadi dari masyarakat sekitar terhadap ODHA ini. Yang jadi tugas kita adalah, mereka ODHA juga manusia yang butuh dukungan moral, butuh pendampingan, bahwa HIV bukan akhir dari segalanya. Tetap optimis menjalani pengobatan dapat menekan jumlah virus HIV dalam badan dan memperpanjang harapan hidup penderita HIV dengan semangat positif, bahwa mereka masih bisa berguna dan bermanfaat bagi sesama, dengan membantu mensosialisasikan informasi yang benar mengenai virus HIV ini misalnya.

ilustrasi foto diperankan oleh model

Bagaimana dengan generasi muda milenial jaman jigeum? Mereka bisa mendapatkan informasi yang valid mengenai HIV melalui platform Tanya Marlo di dalam aplikasi LINE. Aplikasi LINE dipilih karena sangat populer di kalangan remaja, di mana 80% dari 90 juta pengguna adalah mereka. Dan dengan chat bot ini, mereka bisa mendapatkan informasi mengenai HIV dengan cara yang menyenangkan, modern dan fleksibel, karena bisa diakses selama 24 jam setiap harinya.


Tanya Marlo memiliki beberapa fitur utama untuk interaksinya, yaitu :
  1. Info HIV: fitur yang menyediakan segala informasi seputar HIV dan AIDS, yang disampaikan melalui konten-konten menarik seperti artikel, infografis,perbandingan mitos dan fakta, dan video 
  2. Kuis: permainan kuis mengasyikkan yang akan menantang pengetahuan dan pemahaman mengenai HIV dan AIDS, melalui pertanyaan-pertanyaan sederhana dan menyenangkan
  3. Konsultasi: fitur yang memberikan akses ke konselor terpercaya bagi yang membutuhkan saran atau ingin bertanya tentang HIV dan AIDS secara lebih lanjut dan pengobatannya.
  4. Tes HIV: Tanya Marlo memberikan kenyamanan bagi siapapun yang membutuhkan informasi tentang klinik-klinik yang menyediakan jasa tes HIV, termasuk lokasi, tatacara, dan jam operasional.


Dalam berinteraksi dan konsultasi melalui Tanya Marlo, kalian nggak perlu kuatir, karena Tanya Marlo menjamin kerahasiaan data identitas pribadi kalian.


Dengan kehadiran Tanya Marlo ini, diharapkan generasi muda Indonesia dan siapa pun juga yang melek teknologi informasi, dapat berperan aktif dalam menyebarkan informasi yang benar mengenai virus HIV/AIDS ini, sejalan dengan harapan UNAIDS menuju Fast Track 2020, di mana 90% ODHA mengetahui statusnya, 90% dari ODHA yang mengetahui statusnya mendapat akses pengobatan, 90% ODHA yang sedang dalam pengobatan memiliki jumlah virus dalam tubuh yang rendah (tidak terdeteksi) serta mewujudkan Nol Diskriminasi terhadap ODHA.