Aura Kejantanan Honor 7x Nan Rupawan


Beberapa waktu lalu, saya sempat menghadiri momen peluncuran smartphone Honor di hotel JS Luwansa, Jakarta. Awalnya, saya sempat tergoda dengan Honor View 10 yang memiliki spesifikasi tertinggi, dilengkapi dengan kemampuan AI. Namun ada satu momen yang sontak membuat saya terhenyak, dan berpikir ulang. Yaitu ketika Mr. George Zhao, President Honor, melemparkan smartphone Honor 7x di atas panggung dengan penuh rasa percaya diri. Di situlah titik balik ketika saya mulai menyukai Honor 7x ini.

Baca : Honor Indonesia Hadirkan Lenka, JS Luwansa Pecah! 

Desain


Honor 7x memiliki desain tipis, dengan balutan bodi metal. Layar seluas 5,93 inci dengan resolusi FullHD+ rasio 18:9 full-view bezel-less membuat pandangan mata terasa lega saat menatap layarnya. Tebalnya kurang dari 1cm, sangat tipis dan nampak sangat berkelas karena layar 2,5D yang dimilikinya membuat seakan menyatu dengan bodi. Warna biru gelap yang menyelimuti bodi metalnya juga menjadikan smartphone ini nampak elegan. Slot SIM card yang digunakan, sayangnya, masih menggunakan tipe hybrid. Slot model begini mesti memilih salah satu antara SIM card atau microSD pada slot ke-2. Kelebihan atau kelemahan? Entahlah, karena saya pribadi belum pernah memanfaatkan slot ke-2 pada setiap smartphone yang saya gunakan, karena internal memori cukup lega, dan kebiasaan 1 SIM card untuk 1 smartphone, main dan backup.


Kamera

Honor 7x punya dua kamera belakang, kombinasi 16MP dan 2MP, untuk menghasilkan foto orang dan pemandangan yang tajam dan jernih. Ada pilihan portrait mode untuk obyek manusia, dan mode wide aperture yang bisa disesuaikan bukaan aperture-nya. Teknologi PDAF (Phase Detection Auto Focus) memudahkan kita saat sedang memotret obyek yang sedang bergerak, karena kemampuannya menangkap fokus dengan cepat.


Kamera depan Honor 7x punya resolusi 8MP, memastikan foto selfie tetap jernih dan tajam. Opsi stiker lucu-lucu juga menjadikan foto profil jadi lebih semarak, cocok untuk kalangan muda yang rajin selfie demi follower dan eksistensi.


Yang saya kurang suka adalah kamera belakangnya yang sedikit menonjol. Hal ini rentan menyebabkan kaca pelindung lensa baret akibat gesekan. Namun bisa diatasi dengan memasang jellycase atau cover pelindung. Pada smartphone yang saya pakai saat ini, di dalam box-nya, hanya ada kabel dan adapter saja. Semoga pada paket penjualan massal nanti, sudah diberikan jellycase sebagai perlindungan, dan syukur-syukur dapat earphone juga. Lumayan kalo dapat yang bluetooth (ya kalee)..


Untuk hasil fotonya, akan saya tampilkan secara acak di bawah ini ya?










Benchmark

Rasanya kurang afdol kalo ngereview smartphone tanpa benchmark, walaupun sebetulnya semua kembali kepada pengalaman penggunanya sih (user experience). Tapi, paling tidak, skor pada aplikasi benchmark bisa sedikit memberikan gambaran performa, sebelum akhirnya bisa menikmati sendiri setelah membeli.


Gampangnya sih, skor di atas 50000 pasti nyaman buat main game. Lho? Kok main game? Karena biasanya performa smartphone disiksa ketika bermain game yang kategorinya cukup berat dari sisi pemrosesan grafis maupun banyaknya pemain yang bisa bermain bersama secara simultan (MMORPG).

Untuk spesifikasi yang lebih detil, kalian bisa simak link artikel di bawah ini.

Baca : Bocoran Spesifikasi Honor 7x versi Indonesia 

RAM 4GB Internal 64GB Standar Masa Kini

Dengan kombinasi RAM dan internal storage sebesar 4/64 GB, hal yang menarik untuk dilakukan dengan smartphone ini adalah menonton film. Jika hanya menonton via streaming saja, layarnya sangat mengagumkan dalam menampilkan setiap tayangan. Ditambah lagi jika kita senang menonton drama seri Korea yang biasanya episodenya cukup panjang, kapasitas simpan sebesar 64 GB bukanlah sedikit. Di bawah ini, saya sempat memutar film dengan 2 format berbeda yang umum digunakan saat ini, yaitu MP4 dan MKV, dengan resolusi HD720 dan FullHD1080. Hasilnya bisa disimak pada video di bawah ini.



Untuk hasil rekaman video dengan honor 7x ini, ada opsi menarik yaitu slow motion. Untuk video slow motion yang kita rekam, mesti disimpan ulang sebagai mode slow motion, karena video aslinya ternyata tidak slomo.


Ketika merekam dalam keremangan malam, entah kenapa, menurut saya, warnanya cenderung pucat.


Pilihan mode kamera belakangnya juga banyak sekali. Beragam preset sudah disediakan untuk mengambil gambar yang sesuai dengan obyeknya.


Selain menonton dan merekam video, saya juga melakukan tes gaming pada Honor 7x ini. Ada dua game yang saya mainkan, yaitu Arena of Valor yang baru saja diresmikan sebagai salah satu cabang esports, dan Modern Combat Versus, game resmi kerjasama Honor dengan Gameloft, yang juga dikompetisikan secara global.



Dan hasilnya? Lancar jaya!

Kesimpulan

Secara pribadi, saya suka sekali dengan Honor 7x ini, khususnya dari faktor desainnya yang tipis, bodi metal berwarna biru yang elegan, serta layar luas bezel-less 2,5D dengan pinggiran yang melengkung, seakan menyatu dengan bodinya. 


Prosesor yang digunakan, besar kapasitas RAM dan penyimpanan juga mendukung sekali untuk aktifitas sehari-hari. Namun ada beberapa hal yang perlu dicatat, dan mungkin bisa dianggap sebagai kelemahan, yaitu bentuk kamera belakang yang sedikit menonjol, rawan baret jika tidak segera diberi perlindungan cover/jellycase



Baterai berkapasitas 3340 mAh bagi saya terasa biasa saja. Mungkin karena sebelumnya saya menggunakan smartphone dengan baterai 5000 mAh sehingga ketika saya menggunakan Honor 7x ini, frekwensi pengisian ulang baterainya menjadi sedikit lebih sering, dengan aktifitas harian yang relatif sama.

Tapi itu semua bukan kelemahan yang merisaukan, karena sudah ada solusinya sejak lama, case dan powerbank.

Honor 7x ini akan dijual secara flash sale pada tanggal 15 Mei 2018 di Lazada, harganya sekitar Rp. 2.999.000,- jika tidak ada perubahan sejak diperkenalkan pada Grand Launching di JS Luwansa.




Komentar

  1. mungkin kalau dari sisi tampilan cuma kamera belakang aja sih mas yang agak nyembul, ngurangi kesan kece nya, seandainya kameranya rata dengan body belakang pasti lebih cakep

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mas, kalo ditaro meja, nggak rata.. makanya takut baret jadinya.. tapi kualitas fotonya leh uga deh ;)

      Hapus
  2. hape tahan banting ya ini maseko mantab banget dah honor smartphone

    BalasHapus
    Balasan
    1. tahan banting! gak sengaja jatuh.. tapi gak mau sengaja jatohin.. sayang.. ini hape punya tampilan mewah dengan harga yang bersahabat parah..

      Hapus
  3. Saya suka sama performa dan kameranya om. Kayaknya enak buat main Pubb klw layar fullview gitu. Hehehhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, enak banget buat gaming emang.. sayang baterenya aja..

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Story] Waspada Memilih Sekolah Dasar (Swasta)!

[Story] Pindah Sekolah Anak SD, Sulitkah?

Pengalaman Pribadi bersama Si Mungil Meizu M5c