Laptop buat Anak Sekolah? ASUS BR1100 Ajah!

  Pendidikan di Indonesia, masih memiliki sejumlah permasalahan yang dihadapi dalam prosesnya. Terlebih lagi di masa pandemi seperti saat in...

Cara Membuat KTP untuk Remaja

 


Tahun ini, anak saya genap berusia 17 tahun, sudah cukup persyaratan untuk membuat KTP. Berhubung anaknya masih mengikuti proses pembelajaran jarak jauh, jadi prosedur pembuatan KTP-nya sedikit lambat.

Yang pertama kali harus diurus adalah surat pengantar pembuatan KTP dari RT dan RW dengan membawa/melampirkan fotokopi Kartu Keluarga (KK), fotokopi Akte Kelahiran dan fotokopi Ijazah SMP (opsional). Setelah surat pengantar ini ditandatangani oleh Pak RT dan Pak RW, baru selanjutnya menuju ke Kantor Kelurahan sesuai domisili masing-masing. Dalam hal ini, kami tinggal di wilayah Batu Ampar (Condet), Kramatjati, Jakarta Timur. Berangkatlah saya dan anak ke Kantor Kelurahan di wilayah kami.

Sesampainya di sana, ternyata kami tidak bisa langsung diproses. Sejak pandemi, semua pengurusan diatur sedemikian rupa agar tidak terjadi penumpukan warga. Di sana kami diminta untuk mengirimkan berkas-berkas yang diperlukan via nomor WA yang tercantum di mading Kantor Kelurahan.

Nomor WA Layanan Dukcapil Kelurahan Batu Ampar

Jadi, kami terpaksa kembali ke rumah, dan menghubungi nomor yang dimaksud untuk menyampaikan keperluan kami.

Balasan dari WA Layanan Dukcapil Batu Ampar

Proses pengiriman berkas via WA kami lakukan pada tanggal 20 April 2021, dan dijadwalkan untuk perekaman data pada tanggal 5 Mei 2021. Sudah dapat jadwal, tinggal tunggu waktunya tiba.

Tanggal 5 Mei 2021, saya menunggu anak saya selesai pembelajaran pagi hari. Kebetulan saya juga masih ada zoom meeting pukul 10 paginya. Jelang pukul 11.30 WIB, kami berangkat ke Kantor Kelurahan untuk melanjutkan proses pembuatan KTP, sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Sampai di sana, suasananya sepi, saya langsung ambil nomor antrian, dan menunggu dipanggil.

Kupon antrian untuk pengurusan KTP

Di Kantor Kelurahan, sejak masa pandemi, prokes selalu dijalankan. Tempat duduk untuk warga yang menunggu diberi tanda silang agar bisa memberi jarak. Di bagian depan, dekat pintu masuk juga tersedia hand sanitizer, bahkan ada keran dan sabun untuk cuci tangan.

Yang lagi antri mau foto KTP

Sambil menunggu, saya pun menyampaikan keperluan kami kepada pegawai yang sedang bertugas. Berkas yang sudah disiapkan mereka ambil, untuk selanjutnya dilakukan input data, dan meminta kami menunggu untuk dipanggil. Yah, beruntung karena masih sepi, tak lama, anak saya pun dipanggil ke dalam, untuk dilakukan foto dan perekaman sidik jari.

Layanan Masyarakat tidak dipungut biaya

Tempat sampah sesuai peruntukan

Flow Pelayanan di Kantor Kelurahan Batu Ampar

Setelah semua proses perekaman, kami diinformasikan bahwa KTP bisa diambil dalam 3 hari kemudian. Tergolong cepat bukan?

Jadi, buat kalian yang ingin mengurus pembuatan KTP sendiri, segera urus Surat Pengantar dari RT dan RW, dan kunjungi Kantor Kelurahan masing-masing untuk mengetahui prosedur selanjutnya, karena bisa jadi, di Kelurahan Batu Ampar (Condet), Kramatjati, Jakarta Timur, sedikit berbeda dengan Kantor Kelurahan lainnya.

Semoga bermanfaat, salam kompak persahabatan selalu..






2 komentar:

  1. Selamat untuk putri kesayangan, Mas Eko. Sudah punya KTP!
    Anak sulung saya baru 10 tahun. Masih tujuh tahun lagi bikin KTP.
    BTW, senang ya kalau birokrasi teratur seperti ini.
    Kantor kelurahannya juga bersiih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak. Jauh berbeda dengan jaman saya pertama kali mengurus KTP sendiri. Jujur saja, dulu ribet dan banyak amplop. Sekarang, semua free dan transparan, serta tertib.

      Hapus