RetroPOINT Bed & Breakfast - Guest House Murah dan Nyaman di Bandung

Huwaaaaah! Akhirnya ngerasain juga liburan ke luar kota. Rasanya, sudah lama sekali nggak ngebolang seperti ini. Biasanya saya menginap...

Donald Trump Mencabut HUAWEI dari Daftar Hitam AS, Android Kembali ke HUAWEI dan HONOR


Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akhirnya mengizinkan perusahaan produksi AS kembali menjual komponen untuk Huawei. Hal ini setelah selama 6 minggu perusahaan China tersebut dimasukkan dalam daftar hitam perdagangan oleh AS.

Trump mengatakan pertemuannya dengan pemimpin China Xi Jinping berjalan baik di KTT G20 dan pembicaraan telah "kembali ke jalurnya". Di acara itu, kedua pemimpin negara ekonomi terbesar itu membahas kebuntuan dalam sengketa perdagangan dan nasib Huawei yang masuk dalam daftar hitam AS.

"Perusahaan-perusahaan AS dapat menjual komponennya kembali ke Huawei. Transaksi tidak akan menghadirkan masalah darurat nasional yang hebat"

Kini perseteruan tersebut berakhir damai dan akhirnya, Presiden AS, Donald Trump kembali mengizinkan Huawei untuk kembali beroperasi di AS. Trump telah menyadari pentingnya kerjasama yang berkelanjutan antara Cina dan AS, terutama menyangkut paten dan teknologi.

"Perusahaan-perusahaan AS dapat menjual komponennya kembali ke Huawei. Transaksi tidak akan menghadirkan masalah darurat nasional yang hebat," begitu komentar Trump usai menghadiri pertemuan G20 dikutip dari CNN, Senin (30/6/2019).

Huawei mengonfirmasi pernyataan Trump dalam cuitan di akun resmi perusahaan. Pihak Huawei mengatakan Trump memang telah mengizinkan perusahaan AS memasok kembali komponennya.

Hal tersebut tentu menjadi kabar gembira bagi pengguna smartphone Huawei. Bagaimana pun, OS Android dari Google telah membuat ketergantungan yang luar biasa pada seluruh produsen smartphone dan pembuat aplikasi di sektor bisnis turunannya.

Tentang Huawei, selepas mereka masuk dalam daftar hitam perdagangan AS-Tiongkok, selain Google dengan OS Androidnya, sejumlah pihak juga banyak yang menyusul memutus hubungan Tiomgkok. Dalam mempersiapkan tekanan yang teramat kuat dari AS lewat Google dan OS Androidnya, Huawei sebetulnya sudah bersiap diri.

Huawei mempersiapkan OS pengganti dengan nama Hongmeng jika kemungkinan terburuk terjadi pada mereka, yakni Google benar-benar mencabut lisensi penggunaan Android. Beruntung, perang dagang AS-Tiongkok ini akhirnya melunak. Keduanya sepakat untuk bekerja sama lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar