Tampilkan postingan dengan label malware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label malware. Tampilkan semua postingan

Mengungkap Malware Hypervisor: Cara Deteksi dan Proteksi PC Pribadi


Virtualisasi adalah teknologi yang memungkinkan satu perangkat keras menjalankan beberapa sistem operasi sekaligus. Di balik teknologi ini, ada hypervisor—lapisan perangkat lunak yang mengatur interaksi antara hardware dan OS. Namun, di balik manfaatnya, hypervisor juga bisa menjadi pintu masuk serangan berbahaya. Malware hypervisor bekerja di bawah sistem operasi, membuatnya sulit dideteksi oleh antivirus biasa. Bayangkan PC Anda dikendalikan dari lapisan yang bahkan OS tidak bisa menjangkau—itulah ancaman nyata yang perlu kita waspadai.

Waspada! Backdoor Loki yang Berbahaya telah Ditemukan

 


Versi backdoor Loki yang sebelumnya tidak diketahui dan telah digunakan dalam serangkaian serangan terarah terhadap sedikitnya 12 perusahaan Rusia telah diidentifikasi oleh para ahli Kaspersky. Serangan tersebut terjadi di berbagai industri, termasuk teknik dan industri kesehatan. Malware tersebut, yang dideteksi Kaspersky sebagai Backdoor.Win64.MLoki, adalah versi agen pribadi dari kerangka kerja pascaeksploitasi sumber terbuka (open-source post-exploitation framework) Mythic.

Spyware Mandrake Baru Tembus 32K Penginstalan Di Google Play

 


Peneliti Kaspersky telah mengidentifikasi kampanye spyware baru yang mendistribusikan malware Mandrake melalui Google Play dengan kedok aplikasi sah yang terkait dengan aset kripto, astronomi, dan alat utilitas. Pakar Kaspersky telah menemukan lima aplikasi Mandrake di Google Play, yang tersedia selama dua tahun, dengan lebih dari 32.000 unduhan. Sampel terbaru menampilkan teknik pengaburan dan penghindaran tingkat lanjut, yang memungkinkannya agar tetap tidak terdeteksi oleh vendor keamanan.

Cara Bersihkan Malware XML Redirect dan Adware


Pernah nggak sih, kalian merasakan ketidaknyamanan ketika sedang melakukan aktifitas di depan laptop atau komputer? Contohnya seperti yang saya alami beberapa minggu belakangan ini, ketika sedang browsing, klik apa, eh malah membuka tab baru dengan alamat tertentu. Untung saja antivirus saya tergolong update, sehingga setiap kali membuka tab, muncul peringatan. Tapi ini tentu saja mengganggu! Aktifitas yang mestinya selesai dalam 1 kali klik, mesti dilakukan beberapa kali. Dari ciri-cirinya, saya mengetahui jika laptop yang saya gunakan sudah tersusupi oleh malware.

| Malware


Menurut idcloudhost,com, Malware (Malicious Software) adalah suatu program yang dirancang dengan tujuan untuk merusak dengan menyusup ke sistem komputer. Malware mencakup virus, worm, trojan horse, sebagian besar rootkit, spyware, adware yang tidak jujur, serta software-software lain yang berbahaya dan tidak diinginkan oleh pengguna PC. 

Pada kasus saya, beberapa kali pesan dari antivirus merujuk pada alamat xml.seavibes.club yang dinyatakan berbahaya karena termasuk dalam kelompok URL:BlackList. Saya sendiri bingung, kapan kiranya saya melakukan instalasi aplikasi yang tidak dikehendaki, mengingat saya cukup berhati-hati dalam memasang aplikasi pada laptop saya ini.

Informasi virus yang berhasil ditangkap oleh Avast

Jadi pada kasus saya ini, virusnya sudah terlanjur masuk dan aktif, namun ketika dia mencoba melakukan koneksi keluar, diblok oleh antivirus yang saya gunakan. Alhasil, pesan yang muncul setiap kalo tab baru dibuka, sangatlah mengganggu.

Kemudian saya mencoba mencari solusinya. Di beberapa tautan hasil pencarian, ternyata banyak juga yang memberikan informasi ngawur terkait upaya pembersihan malware ini. Masa justru extension dan proteksi dari antivirus yang di-disable, ya jelas saja, pesan alert-nya nggak akan muncul lagi, tapi bukan berarti virusnya hilang.

Hasil pencarian upaya pembersihan xml redirect

Rupanya, malware yang masuk tidak hanya satu saja. Selain xml.seavibes.club yang tertangkap oleh aplikasi antivirus, saya juga mendapati adanya pop-up ads ketika sedang membuka laman tokopedia. Saya lupa namanya, yang jelas ada tulisan ads by BP apa gitu. Semalam lupa di-screenshot. Sekalian saja saya coba cari informasi mengenai solusi membersihkan malware/adware ini, dan ketemulah dengan aplikasi yang bernama Malwarebytes.

| Malwarebytes


Menurut Wikipedia, Malwarebytes adalah perangkat lunak anti-malware untuk Microsoft Windows, macOS, Android, dan iOS yang menemukan dan menghapus malware. Dibuat oleh Malwarebytes Corporation, ini pertama kali dirilis pada Januari 2006.

Solusi ini saya temukan setelah saya mencoba beberapa solusi lain yang tidak membuahkan hasil. Dan ketika saya menemukan informasi ini, tidak lupa berdoa, saya berharap ini solusi terakhir yang tokcer.

Hasil karantina aplikasi Malwarebytes

Untuk pengguna personal, aplikasi ini bisa digunakan secara free/gratis. Cukup unduh dan lakukan analisa. Prosesnya agak lama karena memang pemindaian dilakukan secara seksama. Setelah proses pemindaian selesai dilakukan, lanjutkan dengan melakukan Karantina. Setelah proses ini selesai, aplikasi akan meminta kita untuk melakukan restart, ini agar laptop kita benar-benar bersih setelah proses pembersihan oleh Malwarebytes dilakukan. Setelah restart, laptop belum dapat kita gunakan karena aplikasi akan memberitahukan kita agar melakukan restart sekali lagi. Voila! Setelah restart kedua kali, laptop saya sekarang benar-benar bebas dari gangguan malware/adware yang sempat menyusup ke dalam laptop yang saya gunakan sehari-hari.

| Konklusi


Selalu berhati-hati dalam melakukan instalasi aplikasi, khususnya yang gratisan atau 'krekan' karena seringkali aplikasi semacam ini sudah dimodifikasi agar kode jahat menyusup ke dalam komputer kita. Selalu gunakan antivirus dan lakukan update secara berkala. Hal ini terbukti meski virus berhasil masuk, namun aktifitasnya terbatas karena dikenali oleh antivirus yang terpasang. Ini berguna agar dampaknya tidak terlalu parah.

Demikian informasi yang bisa saya sampaikan kali ini, semoga bermanfaat. Salam kompak persahabatan selalu..