ASUS VivoBook S, Daily Notebook Berperforma Desktop dengan Desain Ultrabook


Saya ingat beberapa tahun yang lalu, jika seseorang ingin bekerja dengan menggunakan komputer berkemampuan tinggi, maka biasanya dia akan memilih untuk bekerja dengan PC Desktop. Hal ini didasari oleh beberapa fakta bahwa biasanya spesifikasi PC Desktop sedikit lebih tinggi daripada laptop. Dan biasanya, orang enggan membawa-bawa laptop jika tidak terpaksa sekali karena bobotnya yang lumayan berat, biasanya lebih dari 2 kilogram. Ditambah lagi, di masa itu, bekerja dengan komputer masih belum se-dinamis sekarang ini. Di mana tuntutan dan kebiasaan orang dalam bekerja dan berkarya tidak lagi dibatasi ruang dan waktu.

Dulu saya pun seperti itu adanya. Persepsi bahwa kemampuan laptop tidak melebihi PC Desktop membuat saya setia pada PC Desktop. Konsekwensinya adalah, ketika saya sedang bekerja, diri ini jadi seolah terpaku di depan komputer, tidak fleksibel dan mobile. Kebutuhan bekerja dengan komputer tergantung pada lokasi di mana komputer tersebut berada, bukan di mana saya berada.

Working wherever whenever you want to

Waktu berjalan, jaman pun berubah. Pola manusia dalam bekerja di era digital ini pun mengalami transisi. Bekerja dan berkarya, bisa dilakukan di mana saja, selama perangkat yang mendukung tersedia bersama kita. Hal ini pula yang menjadi pertimbangan diri saya, ketika pola bekerja di depan PC Desktop tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan masa kini yang seringkali mesti dikerjakan saat itu juga. Akhirnya saya mulai mempertimbangkan untuk mulai menggunakan laptop dalam membantu pekerjaan saya sehari-hari. 

Setelah mengumpulkan informasi mengenai beragam laptop dari berbagai merk dan spesifikasi, akhirnya pilihan saya jatuh pada ASUS VivoBook S15. Dan alasan saya memilih ASUS VivoBook S15 adalah karena spesifikasinya menyamai komputer desktop, bentuknya tipis dengan layar memadai, bobot yang ringan, serta harga yang relatif terjangkau di banding laptop dengan spesifikasi setara.

Notebook Mainstream Berdesain Ultrabook

ASUS VivoBook S15 memiliki bentuk rancangan layaknya ultrabook yang memiliki ciri tipis dan ringan. ASUS VivoBook S15 memiliki bentang layar sebesar 15,6” (rasio 16:9) beresolusi FullHD (1920x1080) dengan teknologi NanoEdge yang memungkinkan bezel hanya selebar 0,78cm saja. Alhasil, permukaan layar terasa luas karena rasio layar terhadap bodi dapat dimaksimalkan hingga 80%. Dalam kondisi tertutup, ketebalan laptop ASUS VivoBook S15 ini tercatat hanya 1,79 cm, dan bobotnya hanya 1,5 kg saja. Relatif ringan dan mudah untuk dibawa-bawa ke mana saja kita inginkan.


Performa Menawan dengan Dukungan Dua Jenis Media Penyimpanan

ASUS VivoBook S15 memanfaatkan kekuatan dari prosesor Intel Core generasi ke-7 (KabyLake), yaitu Intel Core i5 7200U yang memiliki empat (quad) thread yang berjalan pada clock antara 2,5 GHz hingga 3,1 GHz, serta memiliki cache sebesar 3 MB, namun berjalan dengan daya sebesar 7,5 hingga 25 watt saja. Sungguh sangat efisien dan hemat energi. Untuk mendukung kemampuan prosesor tersebut dalam hal multitasking, ASUS VivoBook S15 juga menanamkan RAM berukuran 4 GB. Cukup leluasa untuk kebutuhan komputasi masa kini.

Real-time multitasking with ease and confident.

Di sisi grafis, ASUS VivoBook S15 juga telah menyematkan chipset grafis terintegrasi dari Nvidia GeForce 940MX yang cukup memadai untuk menopang kinerja sehari-hari, baik untuk kebutuhan pekerjaan maupun hiburan seperti game misalnya. Video RAM yang ditanamkan sebesar 2 GB DDR3L berkecepatan 2133 MHz, menggunakan tipe memori hemat energi.

Dari segi penyimpanan, ASUS VivoBook S15 menyediakan tidak hanya satu, tetapi dua jenis media penyimpanan sekaligus. Untuk meningkatkan performa saat booting dan loading aplikasi, disediakan media SSD sebesar 128 GB, sedangkan untuk data yang berukuran besar dan sifatnya long-lasting, ASUS memberikan harddisk berkapasitas 1 TB yang tergolong sangat luas untuk saat ini.

Beragam Pilihan Konektivitas 

Variasi port konektivitas pada ASUS VivoBook S15 tergolong lengkap. Port HDMI berukuran penuh misalnya, telah tersedia untuk expansi layar pada pesawat televisi ataupun proyektor masa kini, dengan bantuan kabel HDMI. Dukungan port USB 2.0 Tipe A sebanyak 2 buah, serta adanya SD card reader, mampu memudahkan pengguna untuk melakukan transfer data dari perangkat lama mereka dengan notebook ASUS VivoBook S15 ini. Dukungan port modern pun juga tersedia di sini. Port USB 3.1 Tipe A dan port USB 3.1 Gen 1 Tipe C terpampang manis di sisi kanan notebook, bersisian dengan port combo audio jack 3.5 mm, port HDMI full sized 1.4, dan DC power input.

Available ports

Input Device yang Canggih dan Ergonomis

Keyboard pada notebook ASUS VivoBook S15 dirancang secara seksama agar nyaman digunakan. Desain chiclet dan jarak antar tombol yang lega memungkinkan pengguna untuk dapat mengetik dengan leluasa dan akurat.

Touchpad pada notebook ASUS VivoBook S15 ini sangat lembut dan responsif saat disentuh. Dukungan multi-touch gesture hingga 4 jari sekaligus, membuat penggunaan mouse pada notebook ini dapat diminimalkan.

Chiclet Keyboard dengan backlit

Faktor keamanan tentu tidak dilupakan. ASUS VivoBook S15 telah menyediakan fingerprint sensor sebagai input pengamanan berbasis biometrik penggunanya, menjadikan setiap data yang ada di dalam notebook, bahkan notebook itu sendiri terasa lebih personal.

Baterai Awet dengan Teknologi Health Charging

Ada dua teknologi yang disematkan di dalam ASUS VivoBook S15 untuk menjaga kondisi kesehatan baterai agar masa operasional baterai lebih panjang, yaitu :

- Super Battery
Teknologi ini akan mengawasi dan membatasi pengisian maksimal pada baterai sehingga tidak ada lagi over-charging. Selain itu, siklus pengisian ulang baterai mampu menembus 900 kali, 3x lebih banyak daripada siklus pengisian baterai notebook pada umumnya, sebelum daya tahan baterainya menurun. Teknologi ini juga memungkinkan pengisian baterai secara cepat pada ASUS VivoBook S15, yaitu dari kondisi 0% hingga 60% hanya dalam tempo 49 menit.

- ASUS Battery Health Charging App.
Aplikasi yang dikembangkan untuk pengaturan tingkat Relative State of Charge (RSOC) secara manual pada baterai notebook. Dengan aplikasi ini, pengguna dapat mengatur tingkat RSOC pada level 60%, 80%, atau 100%. Hal ini dapat membantu memperpanjang masa pakai baterai pada ASUS VivoBook S15.

Aplikasi ASUS Battery Health Charging

Endless OS Bebaskan Aktifitasmu

Spefisikasi perangkat keras pada ASUS VivoBook S15, sebenarnya sudah mendukung sistem operasi Windows 10 dengan Cortana. Namun kali ini, ASUS VivoBook S15 memilih untuk menanamkan sistem operasi Endless OS, yang berbasis Linux, dan dikembangkan oleh Endless Mobile.



Endless OS telah dilengkapi dengan kurang lebih 100 aplikasi gratis yang dapat langsung dipakai untuk kegiatan komputasi sehari-hari, tanpa harus terkoneksi ke internet. Namun ketika sudah terhubung ke internet, pengguna dapat melakukan hal apapun yang biasanya dilakukan saat online, seperti browsing, blogging, menonton video streaming, dan lain sebagainya.

Tampilan Endless OS ini sangat mudah dipahami, walau bagi pengguna pertama sekalipun, karena antarmukanya mirip sekali dengan tampilan pada smartphone. Tidak ada biaya tambahan apapun untuk menggunakan sistem operasi ini, tidak ada masa uji coba selama 30 hari, dan sistem operasi ini juga relatif lebih aman dari gangguan virus dan malware yang biasanya menghantui para pengguna internet.

Dengan adanya sistem operasi Endless OS di dalam ASUS VivoBook S15 ini, pengguna dapat langsung menggunakannya untuk kegiatan sehari-hari, seketika setelah membeli dan menyalakannya, tanpa perlu lagi menginstall sistem operasi maupun aplikasi lainnya.


Harga dan Spesifikasi

Berikut ini adalah spesifikasi dan harga yang ditawarkan untuk ASUS VivoBook S15

Main Spec.
ASUS VivoBook S S510
CPU
Intel® Core™ i5 7200U Processor (3M Cache, up to 3.1GHz)
Operating System
Endless OS
Memory
4GB DDR4 RAM
Storage
128GB SATA 3 M.2 SSD + 1TB HDD
Display
15,6” (16:9) LED backlit FHD (1920x1080) with slim bezel
Graphics
Discrete graphics Nvidia GT940MX 2GB VRAM
Input/Output
1 x Type C USB3.0 (USB3.1 GEN1), 1 x Fingerprint (On selected models), 1 x HDMI, 1 x USB 3.0 port(s), 1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 2 x USB 2.0 port(s)
Camera
VGA Web Camera
Connectivity
Integrated 802.11ac (WIDI Support), Bluetooth V4.1
Audio
Built-in Stereo 1.6 W Quad-Speakers And Digital Array Microphone
ASUS SonicMaster Premium Technology
Battery
3 Cells 42 Whrs Battery
Dimension
(WxDxH) 361.4 x 243.5 x 17.9 mm
Weight
1,7Kg with Battery
Colors
Icicle Gold
Price
Rp 9.799.000,-
Warranty
2 tahun garansi global senilai Rp 900.000,-

Kesimpulan

Dengan harga di bawah 10 juta rupiah, ASUS VivoBook S15 sangat layak untuk dijadikan teman bekerja dan berkarya. Spesifikasinya yang tergolong mumpuni, baik untuk pekerjaan sehari-hari, maupun kebutuhan multimedia, menjadikan ASUS VivoBook S15 pilihan tepat bagi para pengguna muda maupun yang berjiwa muda, untuk tetap bisa berkreasi di mana saja dan kapan saja, karena performa dan mobilitasnya yang sangat menunjang untuk kebutuhan tersebut.

Beautifully incredible.


Sharp R1, Smartphone Canggih Harga Funky


Setelah merilis Sharp Aquos S2 untuk pasar Cina beberapa waktu lalu yang mendapat respon positif dari pasar, kali ini Sharp Indonesia merilis salah satu smartphone terbaru mereka, yaitu Sharp R1. Smartphone yang ditujukan untuk generasi milenial yang senantiasa eksis di dunia maya melalui sosial media ini memiliki beberapa fitur unggulan, antara lain layar 2.5D Natural Aqua Screen, RAM 3 GB, internal 32 GB, baterai sebesar 4000 mAh, kamera 13 MP dan 8 MP, full metal body serta pemindai sidik jari.


Bapak Sergio Ticoalu, Brand Director Sharp Mobile Indonesia menyatakan komitmen dan keseriusan Sharp untuk memberikan produk terbaik mereka, dengan teknologi dan kualitas terbaik dari Sharp, namun dengan harga terjangkau, melalui Sharp R1 yang diluncurkan pada hari ini. Sharp R1 akan dijual online melalui situs Lazada.com dengan harga Rp. 1.799.000,- dengan target penjualan awal sebanyak 10.000 unit.


Garansi yang diberikan tergolong istimewa, yaitu 15 bulan sejak tanggal pembelian, di mana jika kerusakan terjadi sebelum melewati 7 hari, maka perangkat yang rusak akan ditukar dengan unit baru. Service center Sharp sendiri sudah tersebar di seluruh penjuru Indonesia.


Smartphone Sharp R1 nantinya akan dibundling dengan paket internet 4G dari Telkomsel, provider yang jaringannya terkenal luas se-Indonesia.


Bapak Johnny Lin, President Director Sharp Mobile Indonesia juga menyatakan bahwa Sharp R1 ini sangat cocok untuk pengguna yang aktif di media sosial dan menyukai video story seperti Instagram, Facebook dan lainnya, serta gemar menonton video di Youtube atau layanan video streaming lainnya. Hal ini ditunjang oleh teknologi layar 2.5D Natural Aqua Screen dari Sharp R1 yang jernih dan memiliki tampilan cerah sempurna.


Sharp R1 akan tersedia mulai tanggal 12 Oktober 2017 di situs Lazada.com dengan harga Rp. 1.799.000,- dengan 2 pilihan warna, Gold dan Gray.


Xiaomi x Google Lahirkan Mi A1 - Ponsel Android One Pertama di Indonesia


Trend penggunaan Pure Android makin marak belakangan ini. Setelah Nokia dan Moto, kali ini Xiaomi berkolaborasi dengan Google, meluncurkan ponsel Android One pertama mereka di Indonesia, Mi A1.


"Mi A1 merupakan perangkat Mi pertama yang diproduksi secara lokal di Indonesia."

Xiaomi x Google Assembled!

Mi A1 adalah ponsel Android One pertama buatan Xiaomi, dengan software experience yang dirancang oleh Google, menawarkan ponsel yang praktis dan mudah serta dapat terus diperbarui dengan dukungan OS upgrade. Sebagai ponsel Android One , Mi A1 hadir dengan layanan Google built-in yang paling populer, seperti kapasitas penyimpanan tanpa batas berkualitas tinggi dari Google Photos.


Dual Camera + Optical Zoom = Amazing Photo

Mi A1 menggabungkan konfigurasi kamera ganda yang serupa dengan Mi 6, perangkat unggulan terbaru Xiaomi, dengan lensa wide angle (bersudut lebar) dan lensa telephoto (lensa tele) yang bisa menghasilkan efek luar biasa. Kedua lensa tersebut memungkinkan Mi A1 untuk memperhitungkan latar depan ( foreground) dan latar belakang ( background) dari objek, guna menciptakan efek depth-of-field yang biasanya hanya dapat dihasilkan oleh kamera DSLR, serta memungkinkan pengguna menghasilkan foto dengan tingkat kejernihan dan ketajaman warna yang tidak tertandingi. Selain itu, mode Beautify terbaru yang dapat membuat swafoto terlihat lebih natural, kini dapat digunakan baik di kamera depan 5MP maupun kamera ganda belakang 12MP. Mi A1 memiliki fitur 2x optical zoom yang membuat subjek foto di kejauhan tetap terlihat jelas, serta fitur 10x digital zoom yang juga didukung perangkat ini.


Best Specs x Elegant Design

Tersedia dalam warna Black, Gold, Rose Gold, Mi A1 memiliki desain unibodi dengan material keseluruhan metal yang hanya setebal 7.3mm, serta garis antena terpisah untuk tampilan yang mulus dan tepian melengkung (rounded edges) untuk genggaman yang lebih nyaman. Ponsel ini juga dilengkapi dengan sensor sidik jari di bagian belakangnya. Tampil dengan layar lengkung 2.5D sebesar 5,5 inci yang dilindungi oleh Corning® Gorilla® Glass, Mi A1 juga menawarkan amplifier daya 10v untuk suara yang lebih tajam dan volume yang lebih tinggi, serta memastikan perangkat ini dapat memberikan pengalaman media yang terbaik. Sebuah amplifier khusus juga memberikan dukungan untuk headphone dengan impedansi tinggi ( high-impedance headphones) (hingga 600 ohms). Didukung oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 625 yang diproduksi melalui proses fabrikasi 14nm, serta baterai 3080mAh, Mi A1 memberikan pengguna pengalaman penggunaan tanpa hambatan sepanjang hari.


"Mi A1 merupakan langkah baru program Android One Google,
dilengkapi kamera ganda unggulan dan desain premium."

Fitur Utama Mi A1:


● Bodi premium full metal
● Kamera ganda, optical zoom :
   ○ 12MP wide angle + 12MP telephoto
   ○ Potret foto sempurna dengan latar belakang blur
   ○ Mode Beautify , untuk meningkatkan hasil swafoto sehingga lebih alami
   ○ Kamera depan 5MP
● Qualcomm® Snapdragon™ 625 dengan teknologi 14nm FinFET (Octa-core 2.0GHz)
● Kapasitas penyimpanan internal 64GB + 4GB RAM
● Penyimpanan microSD yang dapat di- upgrade hingga 128GB
● Layar 5,5 inci full-HD Corning® Gorilla® Glass
● Kapasitas baterai 3080mAh, USB port Type-C
● Sensor sidik jari di bagian belakang
● IR blaster, dengan aplikasi Mi Remote
● Dual SIM (3-choose-2 hybrid SIM tray)
● Dimensi: 155.4 x 75.8 x 7.3mm
● Berat: 165g
● Warna tersedia dalam Black, Gold, dan Rose Gold
● Stock Android

When & Where To Buy

Pendaftaran untuk pembelian Mi A1 dimulai dari tanggal 25 hingga 30 September, disusul oleh flash sale yang akan dilakukan selama empat hari mulai dari tanggal 2 hingga 5 Oktober di Mi Official Store Lazada . Mi A1 juga akan tersedia dalam jumlah yang terbatas di Authorized Mi Store Pondok Indah Mall dan Summarecon Mall Serpong mulai tanggal 2 Oktober, sebelum perangkat ini dapat dibeli di seluruh jaringan distribusi resmi Erafone dan TAM di Indonesia pada tanggal 6 Oktober.

"Dibanderol seharga Rp3.099.000, Mi A1 adalah perangkat dengan desain elegan yang menggabungkan inovasi hardware , termasuk pengaturan optical zoom pada kamera ganda, yang tentunya diperkuat oleh desain software unggulan milik Google."

After Sales & Service Center

Xiaomi menawarkan garansi selama 15 bulan untuk perangkat Mi A1. Layanan serupa juga akan ditawarkan untuk semua produk resmi Xiaomi di masa mendatang. Perbaikan perangkat dapat diselesaikan di hari yang sama jika dilakukan di Exclusive Service Center Xiaomi. Sedangkan untuk perbaikan di service center non-eksklusif yang memakan waktu lebih dari tujuh hari kerja, Xiaomi akan mempersiapkan unit pengganti baru tanpa tambahan biaya.

Xiaomi saat ini memiliki 42 pusat layanan purnajual di 34 kota di Indonesia. Sampai akhir tahun, Xiaomi juga berencana untuk membuka 14 pusat layanan tambahan, empat diantaranya merupakan Exclusive Service Center.

Motorola Rilis Smartphone Dual Camera dengan Moto G5s Plus serta Moto E4 Plus dan Moto C Plus


Motorola Indonesia kembali menghadirkan smartphone terbaru mereka pada Q4 di tahun 2017 ini. Dengan semboyan #GetPlusGetMore, Motorola memperkuat lini smartphone terlaris mereka dengan spesifikasi yang lebih baik dengan harga yang lebih terjangkau.
Motorola Indonesia memilih Ballroom 2 Hotel Mulia sebagai venue peresmian peluncuran smartphone terbaru mereka di Indonesia. Sebelum acara dibuka, para undangan yang hadir dijamu dengan beragam cemilan dan makanan serta minuman, karena memang acara dimulai setelah jam makan siang.

hidangan yang disediakan untuk para undangan. foto dok. pribadi

Setelah bermacam-macam hidangan saya coba, tidak lupa menyeruput kopi hotel yang punya aroma dan citarasa berbeda, terutama sih agar supaya tidak mengantuk di dalam ruangan nanti, akhirnya terdengar pengumuman bahwa para undangan dipersilakan untuk memasuki ruangan dan menempati tempat duduk yang telah disediakan.

Saya dan beberapa rekan undangan lain menempati bangku baris kedua, persis di belakang bapak-bapak VIP Motorola. Dan benar saja, posisi dan lokasi ini menjadi favorit bagi para rekan media yang juga hadir meliput acara. Atraksi pembukaan adalah sebuah pertunjukan tari modern dengan double-stick berlampu yang bila diputar-putar akan memunculkan kata motorola dari bias cahaya yang dihasilkannya. Lalu setelah itu, host cantik, Sasha muncul ke panggung untuk memberikan salam senyum serta sapa bagi semua yang hadir di sana.

Mbak Sasha, host acara yang unch. foto dok. pribadi

Setelah itu, host memanggil Pejabat Tinggi Motorola, Mr. Aymar de Lencquesaing, ke atas panggung untuk memberikan sambutannya.

Mr. Aymar menjelaskan bahwa Motorola saat ini telah berbenah, dengan membuat portofolionya menjadi lebih sederhana, merekrut leader dan talent berkualitas, menetapkan sasaran dengan pendekatan geografis, serta fokus pada kebutuhan customer.

Aymar de Lencquesaing foto dok. pribadi

Dan dari situ pula, Motorola memutuskan untuk merilis lini smartphone yang memiliki prosentase penyerapan terbesar, yaitu lini Moto G series.

Presentasi dilanjutkan oleh Mr. Jan Huckfeldt selaku CMO Motorola. Di sini beliau menyatakan bahwa Motorola memiliki sejarah yang kuat dan panjang di bidang telekomunikasi. Sejak era peluncuran Apollo 11, hingga pada tahun 1973, Motorola menjadi pembuat mobile phone pertama di dunia. Kemudian beragam produk flagship mereka mulai merajai hati konsumen dengan desain yang tipis dan futuristis seperti Moto RAZR yang pernah mereka luncurkan beberapa tahun silam.

Moto G series dari masa ke masa. foto dok. pribadi

Selanjutnya, presentasi dilanjutkan oleh Pak Adrie R. Suhadi selaku Country General Manager Lenovo Motorola Indonesia. Pak Adrie menyatakan bahwa produk smartphone dari Motorola, khususnya di Indonesia, akan lebih mengusung konten budaya nasional. Seperti contohnya, pemanfaatan wallpaper bergambar corak kain batik, maupun pemandangan alam dari berbagai penjuru Indonesia, seperti Danau Kelimutu, maupun stupa candi Borobudur misalnya.

Pak Adrie R. Suhadi foto dok. pribadi

Tak hanya itu saja, Motorola juga telah membuat ringtone khas Motorola dengan menggunakan instrumen khas kesenian Indonesia, seperti angklung, gamelan dan kolintang. Sungguh menarik dan memiliki keunikan tersendiri.

Selanjutnya Pak Adrie membahas produk yang akan dirilis pada hari ini yaitu Moto G5s Plus. Berbeda dengan pendahulunya, Moto G5s Plus ini memiliki slogan yang berbeda, yaitu Select your focus, unleash your creativity. Tak pelak ini merupakan bagian dari pemanfaatan dual-camera system yang diusung pada Moto G5s Plus.

Pak Adrie menjelaskan mengenai makna huruf S pada Moto G5s Plus serta keunikan desainnya. foto dok. pribadi

Seperti semboyannya, maka fitur yang diunggulkan dari Moto G5s Plus ini adalah kemampuan kameranya yang ditujukan untuk kreatifitas di bidang fotografi.

Fitur kamera Moto G5s Plus. foto dok. pibadi

Dengan dua kamera belakang beresolusi masing-masing 13MP, dengan sensor terpisah RGB dan Monochrome, serta memiliki 3D Depth Sensor dan Mode Professional, smartphone Moto G5s Plus ini memiliki kemampuan layaknya DSLR kelas entry. Kamera depannya pun tak kalah canggih dan sudah dilengkapi dengan LED Flash agar wajah nampak lebih cerah bercahaya. Oya, fitur perekaman videonya sudah mendukung resolusi 4K, juga mode Gerak Lambat (Slow-Motion).

Ringkasan Spesifikasi Moto G5s Plus, Moto E4 Plus serta Moto C Plus

Pada kesempatan ini, selain Moto G5s Plus, juga diperkenalkan kepada publik tipe smartphone lainnya, yaitu Moto E4 Plus juga Moto C Plus.

Spesifikasi Moto G5s Plus

Spesifikasi Moto E4 Plus

Spesifikasi Moto C Plus

Di atas adalah sekilas ringkasan spesifikasi dari smartphone Motorola yang dirilis hari ini. Dan saat yang dinantikan telah tiba, yaitu berapa kiranya kisaran harga yang diberikan untuk masing-masing tipe tersebut?

Harga Moto C Plus, Moto E4 Plus. foto dok. harianeko.com

Sedangkan untuk harga Moto G5s Plus sendiri sangat menarik dan menggiurkan. Dengan beragam fitur, spesifikasi serta kemampuannya, Moto G5s Plus, bekerjasama dengan Lazada memberikan penawaran harga khusus yang sulit untuk  ditolak.

Harga Moto G5s Plus. foto dok. pribadi

Dengan bandrol harga sedemikian ekonomis, untuk kelas smartphone dengan dual-camera system, Moto G5s Plus ini bisa menjadi kuda hitam di segmen smartphone fotografi, bersaing dengan merk lain yang sudah lebih dahulu meluncurkan produknya.

The Bosses and Moto Girls. Foto dok. pribadi




Jadi Saksi Lahirnya Jawara eSports di ASUS ROG Masters Indonesia 2017


ASUS Indonesia menggelar kompetisi game eSports termegah di Indonesia bertajuk ROG Masters Finals Indonesia 2017 di Ciputra Artpreneur Theater pada tanggal 16-17 September 2017. Alhamdulillah, saya mendapat undangan untuk hadir pada momen bersejarah dalam dunia kompetisi game tersebut. Walau acaranya diselenggarakan selama dua hari, namun saya hanya bisa hadir di hari pertama saja.

Registrasi

Walaupun sudah konfirmasi untuk kehadiran, namun saya tetap harus mendaftar ulang untuk mendapatkan name tag dan goodie-bag yang telah disiapkan. Tak disangka-sangka, ternyata peminat event gaming ini cukup membludak. Antrian untuk undangan VIP/Media diberikan jalur khusus, sehingga proses registrasi untuk umum jauh lebih cepat.

Antrian registrasi khusus undangan VIP dan Media

Opening Ceremony ASUS ROG Masters Indonesia 2017, 16 September 2017

Sebelum saya menyaksikan pertandingan pada hari itu, di hall Ciputra Artpreneus Theater sudah digelar demo booth berbagai perangkat ASUS ROG, antara lain adalah GX-800 yang punya pendingin cair serta berkemampuan paling tinggi di antara ROG series lainnya. Serta sang primadona, ASUS ROG Zephyrus yang baru saja dirilis saat event The Edge of Beyond beberapa waktu lalu. ASUS ROG Zephyrus ini adalah laptop gaming yang memiliki bodi tertipis di dunia dengan spesifikasi yang tidak bisa dipandang sebelah mata.


Tak lama kemudian, saya dan para undangan dihimbau untuk segera memasuki theater untuk menyaksikan seremoni pembukaan semifinal kompetisi gaming ROG Masters Indonesia 2017. Namun sebelum masuk, saya sempatkan dulu berfoto bersama yang empunya hajat pada hari itu.

Mr. Galip Fu & me.
Setelah mencari posisi dan lokasi yang enak dan nyaman, saya segera mengambil beberapa momen sembari menunggu acara dibuka. Cukup lama saya menanti hingga tiba-tiba muncul dua host yang cukup ternama di dunia maya membuka acara. Seru sekali mereka mencairkan suasana,  hingga tiba saatnya Mr. Galip Fu didapuk untuk tampil ke atas panggung memberikan kata sambutan. Mr. Galip menyatakan bahwa dulu dirinya juga gamer, suka bermain ke internet cafe bersama teman-temannya untuk bermain game Counter Strike. Dan ketika saat ini, beliau melihat perkembangan game Counter Strike sangatlah pesat sehingga memacu lahirnya gamer-gamer profesional dari berbagai daerah dan kalangan. Dan melihat potensi tersebut, ASUS memprakarsai event kompetisi game CS:GO dan DOTA 2 yang bertajuk ROG Masters Indonesia 2017.


Let The Game Begins

Battle pembuka untuk semifinal kali ini adalah game Counter Strike : Global Operation (alias CS:GO). Kedua tim yang berlaga untuk pertama kalinya pada hari itu adalah Recca eSports melawan BOOM.ID.


Ini adalah kali pertama saya menyaksikan pertandingan game online semacam ini, sehingga aturan dan lain-lainnya sangatlah awam bagi saya. Namun dari pengalaman ini, akhirnya saya mengetahui bahwa setiap tim akan diadu sebanyak 3x (dalam 3 map) dan setiap map, tim yang berlaga harus mengumpulkan poin kemenangan sebanyak minimal 16 poin. Siapa yang terlebih dahulu mencapai poin sebanyak 16, dengan selisih angka tertentu, maka dia berhak menjadi juara pada sesi tersebut.


Pada map pertama, awalnya BOOM.ID mampu meraih kemenangan hingga 4 poin. Namun tim Recca  eSports mampu menyamakan kedudukan, bahkan membalikkan keadaan, sehingga tim BOOM.ID tak mampu berkutik dan terpaksa menyerahkan kemenangan kepada tim Recca eSports. 1-0 untuk tim Recca eSports. Di map ke-dua, giliran Recca eSports yang menguasai permainan di awal. Namun untuk kali ini, karma seperti berlaku. BOOM.ID berhasil membuat keadaan menjadi imbang dengan mengalahkan Recca eSports di map ini. Keadaan menjadi 1-1 untuk kedua tim.

CS:GO Media Gaming Competition

Selain kompetisi serius yang diikuti tim-tim eSports terbaik, para undangan dari Media maupun Blogger juga diberikan kesempatan untuk turut merasakan sensasi mengikuti kejuaraan dengan diadakannya kompetisi CS:GO untuk undangan dari media.

Peserta Friendly Match CS:GO - Media Competition
Antusiasme peserta sangat tinggi. Tak heran, sebab hadiah yang disediakan juga tergolong menggiurkan. Untuk kompetisi ini pun dibagi menjadi 2 sesi, yaitu pada hari pertama, dicari 16 peserta terbaik untuk kemudian diadu lagi ketangkasannya pada keesokan harinya, bersamaan dengan Final ROG Masters Indonesia 2017. Setelah pertarungan yang cukup ketat dan sengit, terpilih 5 orang pemenang dari kompetisi antar Media ini, yaitu :

foto dok. ASUS Indonesia
1st - Adam (GudangGaming) - mendapatkan ASUS FX553VD
2nd - Ocha (JagatReview) - mendapatkan ASUS E202SA
3rd - Agung (Indogamers) - mendapatkan ASUS ZenFone 3  Max
4th - Yanuar (Techgue) - mendapatkan ASUS ROG Headset Cerberus + ASUS ROG Gaming Mouse GX860 Buzzard
5th - Agus (GameQQ) - mendapatkan ASUS ROG Gaming Mouse GX860 Buzzard

The Finals

Keseruan tidak hanya terjadi di arena Media Competition. Tim eSports yang sedang berlaga di dalam Ciputra Artpreneur Theater pun tak kalah hebohnya. Di babak final, untuk game CS:GO, berhadapan tim Recca eSports melawan tim AKARA, sedangkan untuk game DOTA 2 berhadapan tim BOOM.ID melawan tim RRQ. Keempat tim tersebut tak mau kalah dan berusaha mengeluarkan kemampuan individu tim mereka secara maksimal, untuk membuktikan bahwa mereka layak menjadi wakil Indonesia di babak Kualifikasi Asia Pacific yang akan dilangsungkan di Manila, Filipina. Dan memang, mereka benar-benar tim terbaik yang berhasil lolos hingga tahapan ini. Namun Dewi Fortuna punya pertimbangan khusus nampaknya. Dan hasil akhirnya, untuk game CS:GO, tim AKARA menjadi Juara Pertama.

foto dok. ASUS Indonesia
Tim BOOM.ID juga berhasil menjadi Juara Pertama untuk game DOTA 2. Kedua tim terbaik ini berhak memperoleh hadiah uang tunai sebesar Rp. 50 juta, Trophy ROG Masters Indonesia Grand Final 2017, serta tiket dan akomodasi untuk membawa nama bangsa Indonesia ke babak APAC Qualifier di Manila, Filipina.

foto dok. ASUS Indonesia
Di posisi kedua, untuk game CS:GO dihuni oleh tim Recca eSports, sedangkan untuk DOTA 2 diisi dengan tim RRQ. Keduanya berhak atas hadiah uang tunai sebesar Rp. 20 juta. Sedangkan urutan ke-tiga, game CS:GO, ada tim DDS dan BOOM.ID dan pada game DOTA 2 ada tim EVOS dan UG.INFINITE. Keempat tim tersebut memboyong hadiah uang tunai masing-masing sebesar Rp. 7,5 juta.

foto dok. ASUS Indonesia
Itulah keseruan dan kehebohan kompetisi game ROG Masters Indonesia 2017 yang melahirkan jawara atau pahlawan eSports Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan bermain permainan yang tepat dan memiliki kompetisi resmi, jika digeluti secara serius, akan menjadi sebuah profesi yang menjanjikan untuk generasi bangsa di masa depan.

Maju terus eSports Indonesia, sukses selalu ROG Masters Indonesia!




A Werewolf Boy (Korean Movie)


"Sebuah kisah relasi antara seorang gadis manusia dengan lelaki monster srigala.."
Kim Sun Yi, di masa tuanya, menetap di Amerika bersama keluarga anaknya. Kehidupan ekonomi mereka tampak mapan sejahtera. Hingga pada suatu ketika, sebuah panggilan telepon menyapa, dan mengharuskan nenek Sun Yi kembali ke Korea, ke sebuah tempat di mana masa remajanya sempat dijalaninya di sana.

Sampai di Korea, nenek Sun Yi dijemput oleh cucunya yang sudah remaja. Dari bandara, mereka langsung menuju ke sebuah rumah tua, tempat sang nenek tinggal dahulu. Ya, rumah itu dikabarkan sudah mendapatkan penawaran. Namun sang nenek masih merasa kurang yakin, dan meminta agar dirinya beserta sang cucu bisa menginap di sana barang semalam saja. Dan kisahnya pun bergulir ke masa 47 tahun yang silam..

Sun Yi muda, terpaksa hijrah dari kota, tinggal di desa, karena kondisi kesehatannya sebagai penderita asma. Dokter bilang, udara pedesaan akan membantu proses penyembuhan dirinya. Di desa, mereka menempati sebuah rumah tua. Mereka tidak mengetahui sejarah awal rumah tersebut, di mana dahulu rumah itu digunakan untuk budidaya srigala. Hingga pada suatu hari, Sun Yi pergi ke gudang, dan membuka kunci pintu di dalamnya, lalu sesosok mahluk keluar dari sana.

Sun Yi terjatuh tanpa tahu apa gerangan yang menabraknya, hingga pada suatu ketika, dirinya sedang menjemur pakaian bersama ibunya, dan dia merasa sesosok mahluk sedang memperhatikan mereka berdua.


Ternyata, sosok tersebut adalah seorang anak lelaki kumal, yang tidak bisa berbicara apapun selain menggeram. Dari tingkah lakunya, anak lelaki itu bagaikan hewan buas yang tak pernah bertemu manusia sebelumnya. Namun ibu Sun Yi malah memberanikan diri untuk memberikan makanan kepadanya, dan langsung dilahapnya dengan rakus.

Ibu Sun Yi berinisiatif untuk merawatnya, dengan memandikan dan memberinya baju baru. Sun Yi dan adiknya pada awalnya merasa kurang senang, karena tingkah laku anak lelaki ini sangat liar.


Akhirnya Sun Yi pun ikut membantu ibunya untuk merawat anak lelaki ini. Bahkan dirinya pun bersedia memotong rambutnya sehingga si anak lelaki liar ini jadi tampak lebih tampan.

Karena tingkahnya yang liar, Sun Yi membaca beberapa buku referensi mengenai hewan. Dan satu metode yang dicobanya adalah layaknya memelihara anak anjing. Dan nampaknya metode ini membawa hasil yang positif.


Untuk memudahkan komunikasi, si anak lelaki tadi, diberi nama Kim Chul Soo oleh ibunya Sun Yi. Dan sejak saat itu, tanpa terasa, hubungan di antara Chul Soo dan keluarga Sun Yi makin erat. Chul Soo berlaku layaknya anjing penjaga bagi keluarga tersebut. 


Ternyata, hal ini menimbulkan kecemburuan pada diri Ji Tae, anak rekan kerja almarhum ayah Sun Yi, yang diam-diam ternyata menyukainya. Perlahan Ji Tae mulai melakukan hal-hal yang membuat Chul Soo kembali diasingkan dari peradaban.

Apakah Sun Yi mampu mengubah Chul Soo kembali menjadi layaknya manusia normal? Siapa sebenarnya Chul Soo? Apakah benar dia adalah anak yatim piatu akibat perang yang dijadikan percobaan? Apakah Chul Soo mampu menepati janjinya untuk selalu menunggu Sun Yi? Dan apakah Sun Yi dapat kembali menemui Chul Soo di masa tuanya ini?

Film ini, entah bagaimana, bisa membuat penontonnya terhanyut dan termewek-mewek dengan beberapa adegan yang memilukan hati. Di mana hubungan antara dua insan yang berbeda, mesti terpisahkan oleh waktu dan keadaan.




Review Honor 8A Cocok untuk Daily Driver?

Alhamdulillah, akhirnya saya kembali menggunakan smartphone Honor untuk kebutuhan sehari-hari. Kali ini saya akan berbagi informasi sel...

Top Artikel Masekorner