[News] Pokemon Go! Game Yang Menyihir Dunia

Belakangan ini kita dihebohkan dengan kehadiran game menangkap monster yang dibuat berdasarkan kisah animasinya beberapa tahun lalu. Mungkin banyak dari generasi kita yang masih ingat perjuangan Ash Ketchum dkk dalam menangkap pokemon, salah satu yang terkenal adalah Pikachu.

Animasinya sendiri sudah ditayangkan pada tahun 1997 lalu, namun pengalaman bermain layaknya Pokemon Trainer pada animasinya baru dapat diwujudkan belakangan ini.

Sejarah Perkembangan

Permainan Pokemon Go awalnya hanya merupakan lelucon April semata, namun ternyata Ishihara yang juga menggemari permainan Ingress, yang merupakan permainan augmented reality, merasa ada kecocokan konsep antara Ingress dengan Pokemon Go jika dilanjutkan ke tahap yang lebih serius. Sebagai informasi, permainan Ingress sudah diperkenalkan sejak tahun 2012 di platform Android. Dan ternyata benar, permainan Ingress yang inovatif namun kurang menjual, berpadu dengan karakter Pokemon yang sudah memiliki basis penggemar, menjadikan Pokemon Go sebagai permainan augmented reality terpopuler saat ini.

Sekilas Permainan

Pokemon Go merupakan permainan augmented reality yang berbasis lokasi dan menggunakan kamera serta tentunya GPS sebagai prasyarat utamanya.

Karena arena permainan adalah lingkungan sekitar kita. Beberapa lokasi yang dikenal sebagai PokeStop & PokeGym akan muncul di beberapa lokasi pada peta, di mana informasi tersebut didapat berdasarkan database permainan Ingress. Pada titik-titik tersebut, kita akan memperoleh perlengkapan untuk menangkap pokemon, yang disebut PokeBall. Tanpa ini, kita tidak akan dapat menangkap mereka.

Karena ketenaran karakternya, ditambah pengalaman bermain yang membuat para pemainnya seolah Pokemon Trainer, menyebabkan permainan ini meraih popularitasnya secara masif di seluruh dunia. Walaupun baru diluncurkan secara resmi di segelintir negara, namun versi leaked dari aplikasi ini dapat diunduh dan dimainkan di berbagai negara, termasuk salah satunya Indonesia.

Pokemon Go Accessory

Untuk menambah kenyamanan bermain dan tentunya lebih bergaya, Pokemon Go juga meluncurkan aksesoris resmi yang disebut Pokemon Go Plus!

Pokemon Go Plus adalah aksesoris yang dirancang dan diproduksi oleh Nintendo selayaknya PokeBall. Berukuran sangat ringkas, dan sengaja dipertahankan demikian, untuk memberikan fungsi yang optimal tanpa detil yang ribet. Aksesoris ini juga hadir dengan tali strap warna-warni yang bergaya.

Lalu apa saja fungsi yang terdapat pada aksesoris Pokemon Go Plus ini?
Tentunya, aksesoris ini diharapkan mampu memudahkan dan memberikan kenyamanan bagi para pemainnya. Caranya mudah saja, cukup pairing Pokemon Go Plus ini dengan smartphone kalian via bluetooth, dan tentunya pada permainannya itu sendiri. Sekali sudah terpairing, maka aksesoris ini sudah siap untuk digunakan.

Berdasarkan informasi pada website resmi Pokemon Go, Nintento memaparkan bahwa aksesoris ini mampu memberikan informasi mengenai keberadaan Pokemon, walaupun sedang tidak memegang smartphone. Alat ini akan bergetar, memberikan indikasi keberadaan sesuatu di sekitar kita, dan memberikan indikator lampu berwarna tertentu. Lalu kalian dapat menekan tombol tengah untuk menangkap Pokemon tersebut, dengan asumsi bahwa jenis Pokemon tersebut sudah pernah kita tangkap sebelumnya. Alat ini juga akan bergetar dan menyala saat kita melewati PokeStop, sehingga kita dapat segera mengeluarkan smartphone untuk mengetahui item apa saja yang bisa kita dapatkan dari sana. Hmm.. Bagaimana menurut kalian?? Menurut gw sih ya, bergaya YA! Berguna?? Nggak terlalu.. Untuk memilih dan melihat item dan monsternya, mungkin akan tetap lebih afdol jika kita menggunakan kamera pada smartphone kita.

Dampak

Setakat ini, aplikasi permainan Pokemon Go masih belum dirilis secara resmi di Indonesia, namun karena ketenaran dan antusiasme yang tinggi dari penggemarnya, membuat server permainan ini seringkali mengalami down karena kelebihan beban. Bahkan beberapa toko yang kebetulan menjadi PokeStop, memberikan diskon untuk berbelanja di sana jika kita sudah mencapai level tertentu, atau berhasil menangkap Pokemon di toko mereka, tentunya dengan bukti screenshot.

Namun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa permainan digital yang seringkali disebut anti-sosial karena membuat pemainnya 'biasanya' mendekam di kamar, pada permainan ini membuat para pemainnya berkumpul membentuk kelompok, melakukan hunting bareng di beberapa lokasi dan bukan tidak mungkin, jadi ajang untuk mencari jodoh :) So guys, what are you waiting for? We're gonna catch 'em all #POKEMON!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Story] Pindah Sekolah Anak SD, Sulitkah?

[Story] Waspada Memilih Sekolah Dasar (Swasta)!

[Story] Semua Berawal Dari Sebuah PC