"Hindari pergaulan bebas, aborsi bukan solusi!"
Nard adalah seorang siswi Sekolah Menengah Atas di kota Bangkok. Dia baru kelas 10, alias masih jadi siswa baru. Dia berasal dari desa, karena mungkin di sana tidak ada SMA. Di kota Bangkok, Nard terpaksa menyewa apartemen, kalau di sini istilahnya ngekos. Di hari pertama sekolahnya, Nard tampak sedikit gusar karena akan terlambat masuk sekolah. Di halte tempat Nard menunggu bis, tiba-tiba datang seorang siswa tampan yang langsung mendekati Nard. Dia mengetahui, Nard bersekolah di SMA yang sama dengannya. Namanya Mac, dia kelas 12 di sana. Karena takut terlambat, Mac akhirnya memutuskan untuk naik taksi saja ke sekolah, dan mengajak serta Nard. Alhamdulillah, akhirnya mereka berdua tidak terlambat.
