[Review] ASUS LolliFlash

Hai semuanya, apa kabar kalian? Gw harap kalian senantiasa sehat sentosa..
Kali ini gw kedatangan paket mungil dari ASUS yang akan gw coba dan gw bagikan pengalaman gw untuk kalian semua..

Kemasan ASUS LolliFlash
Ukurannya kurang lebih sama seperti kemasan powerbank ASUS ZenPower, dari luar juga tampak isinya kurang lebih apa aja. Tapi biar afdhol, mari kita tengok bareng², dapet apa aja kiranya aksesoris yang mungil ini. Namun sebelum itu, bisa disimak keterangan di bagian belakang boxnya.

Keterangan produk di sisi belakang box
Nah, setelah dibuka dan dikeluarkan isinya, bisa kita lihat bersama bahwa isinya cukup sederhana.

Isi dalam kemasan
Menurut informasi yang gw dapat, ASUS LolliFlash ini hadir dalam beberapa warna, kalo nggak salah ada 5 macam warna, yaitu hitam, merah, biru, putih dan kuning, namun yang gw terima adalah unit dengan warna putih.

ASUS LolliFlash 5 vibrant colors
Beginilah penampakannya setelah dikeluarkan dari cangkang boxnya. Terdapat 1 unit LolliFlash dengan 3 macam warna filternya, yaitu putih, biru dan pink/merah muda.

LolliFlash & filters
Unitnya sendiri sangat ringan dan mudah dibawa². Beratnya hanya 8 gram, dan cocok untuk disandingkan dengan berbagai gadget yang kalian punya, minimal sudah ada minijack untuk earphonenya.

Only 8 grams
Fits all
Ki - ka : ASUS ZF2, ASUS ZF5, HP Slate VoiceTab 7, BB Onyx
ASUS LolliFlash ini merupakan unit lampu flash dengan Dual-Color LED. Sepintas sih nggak keliatan beda warnanya apalagi saat belum dinyalakan. Tapi bisa kita buktikan sendiri lewat gambar² di bawah ini.

It's really dual-color LED
Unit LolliFlashnya sendiri cukup sederhana, hanya ada tombol Power untuk menghidupkan, dan port USB untuk charging/pengisian baterai.

The power button & USB port
Penggunaannya sangat mudah. Tekan tombol Power sekali untuk menghidupkan, LolliFlash akan menyala pada intensitas paling rendah. Tekan sekali lagi, maka LolliFlash akan menjadi lebih terang. Tekan sekali lagi, intensitas cahaya pada LolliFlash akan menjadi paling terang. Tekan sekali lagi, maka LolliFlash akan mati.
Agar lebih jelasnya, bisa disimak video berikut ini.


Untuk melakukan pengisian baterai, dapat menggunakan kabel adapter standar atau bisa juga dengan menggunakan powerbank.

Charging via ZenPower
Dalam keadaan terisi penuh, ASUS LolliFlash dapat digunakan selama 3 jam ke depan.
Sudah cukup detil penjelasan di sisi unitnya, sekarang kita akan bahas hasil fotonya dalam bentuk perbandingan².

Test Foto
Foto tanpa flash, cahaya natural dalam ruangan

Foto dengan flash built-in

Foto dengan ASUS LolliFlash
Dari ketiga foto di atas, tampak jelas bahwa kendala dalam mengambil foto dalam kondisi kurang cahaya akan menghasilkan gambar yang cenderung grainy/berpasir. Hal ini berbeda jika pengambilan foto dalam keadaan cukup cahaya.

Berikut ini adalah contoh foto yang diambil dengan menggunakan ASUS LolliFlash dengan filter warna putih, dengan 3 macam intensitas cahaya yang berbeda.

ASUS LolliFlash Low

ASUS LolliFlash Medium

ASUS LolliFlash High
Dari 3 macam intensitas cahaya tersebut dapat kita tentukan sendiri, mana yang sekiranya hasilnya mendekati keinginan kita dalam mengambil gambar.

Selanjutnya adalah pengambilan gambar dengan menggunakan filter warna yang berbeda.

Penggunaan filter dari ki-ka : Putih, Pink, Biru
Asyiknya lagi, karena ASUS LolliFlash ini portabel, penggunaannya bisa disesuaikan dengan imajinasi dan kreatifitas kita dalam mengambil gambar. Contohnya mungkin bisa disimak di bawah ini.

LolliFlash diletakkan di belakang obyek

LolliFlash diletakkan di depan samping kiri kamera
Dan dalam dunia fotografi, perbedaan sudut datangnya cahaya, akan memberikan dampak kedalaman pada obyek dan sekaligus menanamkan kesan yang dramatis.

Posisi LolliFlash dari sisi kanan atas kamera
Jadi, pada dasarnya kehadiran ASUS LolliFlash ini adalah untuk membantu memberikan color-tone natural pada obyek, utamanya bagi mereka yg gemar melakukan foto selfie. Namun tidak menutup kemungkinan penggunaan LolliFlash ini untuk keperluan fotografi yang lain. Bahkan jika ada lebih dari 1 unit LolliFlash, hanya imajinasi dan kreatifitas kita saja yang membatasi kemampuan apa saja yang dapat dilakukan dengan menggunakan ASUS LolliFlash ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Story] Pindah Sekolah Anak SD, Sulitkah?

[Story] Waspada Memilih Sekolah Dasar (Swasta)!

[Story] Semua Berawal Dari Sebuah PC