[Review] ASUS Zenfone Max, Smartphone Extra Daya Yang Bermanfaat Bagi Sesama

Salam hangat para pembaca setia blog gw, kali ini gw berkesempatan untuk mencicipi ASUS Zenfone Max. Apa sih yang menarik dari Zenfone Max ini? Yukk kita simak bareng².






Unit yang gw pegang saat ini merupakan unit demo dari ASUS Indonesia, dan seperti nampak pada gambar, dari sisi kemasan dan isinya, masih tetap minimalis. Hanya ada unit handset, kepala charger, kabel USB dan yang membedakan dari Zenfone lain adalah kabel OTG. Jangan kuatir dengan kepala charger yang nampak di foto, karena ini unit demo. Jika kalian beli nanti, colokan kepala chargernya normal kok :p Sedangkan kabel OTG ini berfungsi sebagai 'penyambung nyawa' device lain yang sedang sekarat :p Contohnya nanti aja ya, kan masih unboxing :)

Kemudian, saat kita lepaskan cover belakang Zenfone Max ini, akan nampaklah seperti pada gambar berikut ini.


Bila kita tengok, terdapat segel pada baterai, hal ini disebabkan karena rasa ingin tahu yang berlebihan untuk mencangkok baterai ini ke unit zenfone lain. Namun demikian, diinformasikan bahwa dengan melakukan hal tersebut, maka garansi akan hangus, dan unit yang dicangkok juga tidak dijamin dapat berfungsi dengan normal.

Isi pesannya
Di bagian belakang atas dekat kamera, terdapat 2 slot SIM card dan 1 slot untuk microSD card. Slot SIM 1 dapat mengakomodir kebutuhan 2G/3G dan 4G, sedangkan slot SIM 2 hanya mengakomodir 2G semata.



Spesifikasi

Menurut informasi resmi di brosur², spesifikasi dari Zenfone Max ini adalah sebagai berikut :
Bila kita cross-check dengan menggunakan aplikasi CPU-Z, maka dapat kita peroleh informasi sebagai berikut juga :








Karena akses yang gw dapatkan terbatas di demo unit ini, maka benchmark yang bisa gw lakukan hanyalah dengan menggunakan aplikasi Antutu belaka. Dan beginilah hasilnya :


Dengan skor sedemikian, besar kemungkinan smartphone ini kurang nyaman saat digunakan untuk bermain games, namun memang unit ini tidak ditujukan untuk pengguna yang maniak bermain games di smartphone. Unit ini lebih mentargetkan pengguna bisnis dan pemudi-pemuda yang aktif di sosial media namun dengan kebutuhan entertainment yang secukupnya, seperti musik dan video misalnya.

Menurut hasil ujicoba yang gw dapatkan bocorannya, kira² gambarannya seperti di bawah ini :
Cukup lama bukan?? Ada 4 mode preset dan 1 mode custom untuk mengatur daya tahan baterai ASUS Zenfone Max ini.



Design & Model


ASUS Zenfone Max ini hadir dengan 2 pilihan warna, yaitu hitam dan putih saja. Hal ini sesuai dengan target pengguna yang diincarnya.


Back covernya pun hadir dengan 2 macam model, yaitu plain/flat dan motif kulit jeruk yang terasa sedikit kasar namun mantap di genggaman.


Metal bezel yang mengelilingi body smartphone ini semakin menegaskan kesan elegan nan mewah.



Yang patut dicatat dan dibanggakan dari smartphone ASUS Zenfone Max ini adalah, dengan kapasitas baterai yang 5000mAh, smartphone ini tetap tampil dengan desain yang stylish dan elegan, nggak pake gendut. Catat! NGGAK PAKE GENDUT!! Ini sebuah pencapaian yang luar biasa dibandigkan dengan smartphone lainnya.

PixelMaster 2.0 Camera

Sebagai generasi Zenfone kesekian, kemampuan kameranya juga cukup membanggakan. Dengan 13MP kamera belakang lengkap dengan fitur auto-focus 0.03 detik saja, dan kamera depan sebesar 5MP, nggak bikin foto kita malu²in. Nggak percaya? Liat aja contohnya di bawah ini :

Mode Auto

Mode Beautification Standard - Kamera Depan
Mode Depth of Field - Jarak Dekat

Uniqueness

Keunikan dari ASUS Zenfone Max ini terutama diakibatkan karena kapasitas baterainya yang besar. Selain bermanfaat untuk dirinya sendiri sebagai smartphone, Zenfone Max juga bisa memberi manfaat untuk device lain yang memerlukan, karena dirinya bisa berfungsi sebagai powerbank. Lalu, apa saja hal² yang mendukung keunikan tersebut?
Yang utama adalah kabel OTG.


Boleh dibilang, kabel OTG ini merupakan hal kecil nan krusial untuk dapat memanfaatkan ASUS Zenfone Max sebagai pertolongan pertama pada ke-Low Batt-an :p

Mudah nggak sih menggunakannya?? Yukk simak keterangan di bawah ini :
Pertama-tama, pastikan kita membawa kabel USB untuk transfer data/charging, karena kabel tersebut berfungsi sebagai pasangan resmi dari kabel OTG ini. Colok konektor USB mini di masing² smartphone, lalu sambungkan!


Dan segera saja, smartphone gw yang low-batt langsung mengindikasikan adanya arus yang masuk.


Kalian juga dapat memanfaatkan kabel USB dari Zenpower yang lebih pendek.


Kemudian jika rumah kalian sedang mengalami pemadaman listrik, selain smartphone ini sudah memiliki fitur lampu senter built-in, jika kalian punya USB Light, bisa memanfaatkannya untuk mendapatkan penerangan yang lebih maksimal.



Konklusi/Kesimpulan

Jika kalian menginginkan smartphone yang tahan lama, layaknya memiliki powerbank di dalam smartphone, ASUS Zenfone Max ini jawabannya. Bahkan di saat kita sedang bergaul, dan ada kawan kita yang sedang krisis daya pada hapenya, sedangkan powerbank tiada tersedia, maka smartphone ini akan memberikan manfaat serta pahala kepada pemiliknya :)



ASUS Zenfone Max ini sudah beredar dan tersedia di ASUS Online Store Indonesia seharga Rp. 2,5jt-an saja.

Terima kasih sudah berkunjung dan membaca blog gw, semoga informasinya memberikan manfaat buat yang membacanya :)

Komentar

  1. lengkap sekali min review mengenai smartphone asus ini...
    desk lamp

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih atas atensinya.. padahal ini hands-on keroyokan lho :)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Story] Pindah Sekolah Anak SD, Sulitkah?

[Story] Waspada Memilih Sekolah Dasar (Swasta)!

Masalah Whiteline pada ASUS Zenfone Zoom S