[Review] ASUS Zenfone Selfie

Halo semua para pembaca blog ini.. Apa kabar kalian? Semoga senantiasa sehat dan semangat..
Kali ini gw kedatangan sebuah paket yang sedang hangat dibicarakan sejak event ZenFestival 2015 yang lalu. 

Packing kayu standar pengiriman ASUS Indonesia untuk unit reviewnya.

Ya! Sebuah smartphone ASUS Zenfone Selfie! Menurut informasi yang tercantum di box-nya, unit ini menggunakan prosesor berkode MSM8939 yang memiliki kecepatan clock sebesar 1,5GHz, sudah mendukung 4G/LTE, berwarna pink, dengan memori sebesar 3GB serta internal storage sebesar 32GB. Masih menggunakan OS android Lollipop, dengan bentang layar sepanjang 5,5 inci diagonal dan yang spesial lagi, dual kamera dengan spesifikasi yang sama, yaitu 13 MegaPixels. Nanti kita akan cocokkan dengan spesifikasi berdasarkan aplikasi benchmark. Oya, unit yang gw terima ini sudah termasuk kartu SIM dari Mentari, dan sudah 4G ready lho. Dan juga bergaransi resmi dari TAM (Tenang Aku Memakainya) :p

Unboxing
Mari kita bongkar segelnya, dan segera kita puaskan rasa penasaran kita akan unit ini.

Isi dalam paket penjualan Zenfone Selfie.

Seperti halnya unit Zenfone terdahulu, unit ini pun sangat minimalis dalam paket pembeliannya. Hanya ada handset, kabel USB, kepala charger, buku manual dan kartu garansi. Earphone belum menjadi standar kelengkapan dalam penjualan smartphone lini Zenfone. Tapi tak mengapa, itu artinya ASUS konsisten dalam hal yang penting dan utama dalam smartphone adalah handsetnya.

Yuk, kita lanjutkan pengembaraan kita dalam membongkar keistimewaan Zenfone Selfie ini.

Baterai Zenfone Selfie bisa dilepas.
Ternyata, ada yang berbeda saat cover belakang Zenfone Selfie ini dibuka, yaitu baterainya bisa dilepas. Baterai berkapasitas 3000mAh ini diyakini memiliki daya tahan yang cukup untuk menjalankan segala aplikasi yang dibutuhkan oleh user dalam jangka waktu yang wajar. Dan menurut informasinya lagi, baterai ini kompatibel dengan Zenfone 2 Laser. Artinya, stok baterai aman.

Dual Sim-card, dual camera, dual LED Flash.
Kemudian dapat kita pastikan bahwa unit ini mendukung pemanfaatan dua SIM-card, namun gw belum bisa memastikan/mencoba apakah kedua slot ini mendukung 4G, atau hanya slot SIM 1 saja yang bisa digunakan oleh SIM Card 4G/LTE. Jika dirasakan, memori internalnya yang sebesar 32GB masih kurang, unit ini juga menyediakan slot memory card berjenis Micro-SD yang sudah cukup dikenal di kalangan pengguna smartphone. Dan yang membuatnya berbeda dari smartphone lainnya adalah, kamera depannya sejenis dengan kamera belakangnya. 13MP dengan Dual LED-Flash untuk hasil kamera depan yang sama jernihnya dengan kamera belakang. Incredible!

Benchmark
Untuk menguji performa smartphone ini, gw akan menggunakan 2 aplikasi saja, serta 1 aplikasi untuk mengintip spesifikasi teknis di dalamnya.
Pertama², gw akan gunakan aplikasi Antutu yang sudah sangat fenomenal itu, dan berikut ini adalah hasil yang didapatkan oleh Zenfone Selfie.

Hasil tes Antutu Benchmark.
Dapat dilihat bahwa skor Antutu-nya sebesar 30 ribuan. Agak mencengangkan mengingat saat testing kemampuan 3D-nya, smartphone ini agak tersendat² dalam melaksanakan tugasnya. Dari informasi yang ditampilkan oleh aplikasi ini juga, dapat diketahui bahwa unit ini terdeteksi memiliki 8 core (Qualcomm Snapdragon 615) dan GPU Adreno 405.

Kemudian gw akan melakukan uji performa dengan menggunakan aplikasi CamSpeed. Dan hasilnya dapat dilihat di bawah ini.

Hasil tes CamSpeed.
Kemudian untuk mengintip spesifikasinya, gw gunakan aplikasi CPU-Z.

Detil informasi yang ditampilkan oleh aplikasi CPU-Z.
Dapat dilihat di sana, bahwa spesifikasi dari Zenfone Selfie ini cukup gahar di kelasnya. Kenapa? Dengan prosesor 8 inti, RAM 3GB, internal 32GB, layar 5,5 inci Full HD 1080, serta Corning Gorilla Glass 4 untuk kepastian anti gores dan anti sidik jari, unit ini jauh lebih dari cukup untuk mendukung alasan utama kenapa smartphone ini dibuat, yaitu selfie.

PixelMaster 2.0
Sebagai smartphone generasi ke sekian dari lini Zenfone, unit yang mentargetkan user para penggemar foto diri ini, sudah dilengkapi dengan aplikasi PixelMaster versi 2.0 yang memiliki banyak pilihan mode dan fitur. Dan kerennya lagi, jumlah pilihan mode pada kamera depan sama banyaknya dengan mode pada kamera belakang. Ini menjadi spesial karena pada umumnya, fitur mode pada kamera depan biasanya lebih sedikit dan terbatas daripada kamera belakang. Mungkin ini disebabkan karena spesifikasi kamera pada Zenfone Selfie ini identik satu sama lain.

Pilihan mode pada kamera depan.

Secara default, saat kita akan menggunakan kamera depan untuk mengambil gambar, mode yang digunakan adalah Beautification. Di bawah ini, gw akan membandingkan foto selfie yang diambil tanpa bantuan flash, dengan lampu LED, dan dengan flash.

Ki-ka : tanpa flash, dengan lampu LED, dengan flash

Pada gambar di atas, ternyata penggunaan bantuan lampu LED (fungsi senter, bukan flash) mampu memberikan skin-tone yang lebih natural. Simak gambar di bawah ini agar lebih jelas, mode flash yang tersedia khusus untuk Zenfone Selfie.

mode flash yang tersedia pada kamera depan (lingkaran merah)

Berikut ini, gw akan tampilkan perbandingan foto yang diambil dengan kamera belakang dengan foto yang diambil dengan kamera depan.




Rear x Front Camera

Kemudian foto perbandingan antara beberapa mode yang kemungkinan sering dipakai, dalam kondisi indoor vs outdoor.


Beautification

Kemudian gw coba tes untuk mode Depth of Field dalam kondisi indoor dan outdoor.

DoF indoor x outdoor

Lalu gw juga tes untuk mode miniatur, seperti nampak pada gambar di bawah ini.

Miniatur mode
Pada mode ini, entah kenapa warnanya jadi jauh lebih cerah dan tajam, bahkan cenderung over. 

Tidak lupa juga ada mode effects, di mana pada mode ini ada beberapa pilihan instan untuk mengubah color tone maupun menambahkan border. Salah satu contohnya adalah seperti gambar di bawah ini.

Mode FX berbunga²

Dan yang bikin gw terpana, mode manual pun tersedia untuk kamera depannya. Contoh tampilan mode manual saat akan mengambil gambar.

Tampilan mode manual front camera
Pada mode ini, bakalan asik untuk lebih ngulik setingan kameranya. Contoh hasil foto dengan permainan kamera setting bisa ditengok di bawah ini.

Setting manual sedikit di atas normal
Setting manual dengan ISO rendah
Setting manual dengan ISO tinggi
Selain mode di atas, masih ada beberapa mode lainnya lagi yang juga menarik seperti selfie panorama, time-lapse, smart remove dan lain², tapi karena mode itu jarang gw pake dan udah terdapat di jajaran ASUS Zenfone lainnya, maka untuk kali ini gw nggak akan melakukan tes lagi.

Baiklah, itu semua adalah mode pengambilan foto dengan memanfaatkan kamera depan. Selanjutnya gw akan berikan contoh perekaman video dengan menggunakan kamera depan.

Video Recording Sample



Betapa hasil rekam video pada kamera depan pun cukup jernih dan tajam. Bahkan resolusi FullHD pun sanggup dijalaninya. Luar biasa. Zenfone Selfie benar² memberikan solusi bagi pengguna yang harus 'menjual dirinya' untuk kepentingan komersial, seperti public figure, maupun yang sedang trend belakangan ini, yaitu artis Youtube.

Dengan tidak menafikan fungsi utamanya sebagai smartphone narsis, gw akan coba melakukan beberapa tes untuk menjalankan beberapa game yang gw anggap cukup menguras performa. Stay tune..

Gaming Test
Untuk gaming test ini, gw akan pilihkan 3 game yang cukup menarik untuk mengisi waktu. Sudah siap? Silakan nikmati rangkaian video test berikut ini.

Hungry Shark Evolution



Real Racing 3

Warship Battle

Konklusi
Sebagai smartphone yang memiliki kelebihan bagi penyuka foto selfie, smartphone ini juga mumpuni untuk memainkan beberapa games yang memiliki tampilan 3D yang menarik. Selain itu juga, smartphone ini bisa menjadi solusi bagi penggemar fotografi mainan seperti #toysgraphyID maupun #Zifu dengan kemampuan jarak fokus 6cm dari obyek fotonya.

Bagi yang berminat, produk ini bisa didapatkan di toko online resmi ASUS Indonesia. Juga tersedia dalam beberapa pilihan warna yang sesuai dengan kepribadian kita.


Terima kasih.

Bonus!
Temen kantor yang teracuni Zenfone Selfie

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Story] Pindah Sekolah Anak SD, Sulitkah?

[Story] Waspada Memilih Sekolah Dasar (Swasta)!

Masalah Whiteline pada ASUS Zenfone Zoom S