Setiap Momen Memiliki Awalan


A simple story, part of the journey of my life..
Ada beberapa momen dalam hidup gw yang memiliki kesan tersendiri, karena darinya gw menjadi individu yang seperti ini adanya. Dan kali ini gw akan menceritakan beberapa momen tersebut.


Friendster


Di era ini, FS merupakan sosial media pertama yang gw kenal dan gw manfaatkan untuk terhubung dengan teman-teman lama. Gw lupa, kapan pertama kali gw memiliki akun FS ini, namun FS ini menjadi tonggak bersejarah dalam kehidupan sosial media gw kelak di kemudian hari. Di masa ini, gw memiliki hobi yang cukup berbeda di masa itu, yaitu ngefans sama idol grup Jepang, bernama Morning Musume. Bersamaan dengan aktifitas gw, ngefans dengan mereka, gw juga join di forum bernama momusuindo.net, yang merupakan wadah berkumpulnya para fans momusu dari seluruh penjuru Indonesia kala itu. Beberapa kegiatan offline seperti gathering pun kerap kali gw ikuti. Biasanya kami berkumpul di foodcourt salah satu mal yang sudah disepakati sebelumnya. Nah, selama gathering ini, tidak hanya informasi mengenai idol kita saja yang dibahas, namun juga ada informasi mengenai hobi lain, yaitu model kit robot GUNDAM. Hal ini akan menjadi bagian dari cerita gw juga.

Multiply


Gw ingat sekali saat membuka akun multiply.com untuk pertama kalinya. Mendapat informasi mengenai sosial media ini dari adik kandung gw, akhirnya gw memutuskan untuk bergabung di sana. Saat itu tahun 2007, tepatnya bulan apa gw lupa. Gw hanya ingat tahunnya karena akun gw saat itu adalah maseko2007.multiply.com. Sangat tidak kreatif dan terkesan apa adanya. Biarlah, tak apa. Saat itu gw belum terlalu mikirin soal branding, endorsement dan lain sebagainya.

Nah, di masa ini, gw lupa tepatnya kapan, gw mulai belajar menulis. Apa? Menulis? Seperti anak TK? Bukan! Menulis seperti orang yang membuat artikel atau jurnal. Menulis sesuatu ide atau gagasan yang ada di kepala. Menuliskan tentang hal-hal yang terjadi di sekitar kita, termasuk dampaknya. Di masa ini, segala aktifitas berkaitan dengan hobi dan komunitas mulai bergeser ke multiply. Friendster secara perlahan namun pasti mulai ditinggalkan. Hingga akhirnya FS berubah menjadi platform gaming online, gw sudah tidak aktif lagi di sana.

Multiply.com menjadi platform sosial media yang komplit. Bermacam fitur berbagi ada di sana, mulai dari berbagi foto, lagu, video, dan juga catatan. Ada berbagai kelompok/grup juga menjamur di sana. Bahkan tanpa gw sadari, gw tergabung dalam grup kuliner dan pernah sekali gathering bersama mereka, di Sky Rooftop Plangi, menemui seorang rekan dari Singapura. Bahkan ada satu momen yang cukup akbar kala itu, Pesta Blogger, dan gw belum mengerti apa blogger itu sebenarnya. Namun gw tau, ada beberapa rekan gw di MP yang turut hadir di acara itu.

Di sini, gw menemukan komunitas lain dari sebelumnya, yaitu komunitas GUNDAM dan TOKUSATSU. Fans idol grup Morning Musume masih tetap gw jalani, sampai pada satu masa di mana idol favorit gw harus lulus karena penyakit yang dideritanya. Nah, GUNDAM dan TOKUSATSU menjadi semangat baru dalam kehidupan berhobi gw, di mana berbagai racun action figure dan model kit berhamburan di grup-grup yang bersangkutan. Sampai pada suatu ketika..

Multiply diubah menjadi platform jual-beli. Mungkin karena mereka, para investor, melihat transaksi yang terjadi di Multiply Market sangat menjanjikan. Namun ini menjadi kiamat bagi kami, para penggunanya. Kami ibarat orang-orang yang kehilangan tempat tinggal. Platform multiply sebagai sosial media, sirna berganti dengan layaknya supermarket online. Tiada lagi kenyamanan, yang ada hanya bisnis. Dan seperti dugaan kami, multiply akhirnya harus menyerah dan mati pada 2012.

Facebook


Kemunculan Facebook seolah menjadi penyelamat bagi kami, para penikmat sosial media. Betapa tidak, Facebook memiliki kemampuan layaknya Friendster dalam mencari pertemanan, dan sedikit mengadopsi fitur berbagi yang menjadi keunggulan dari Multiply. Di masa ini, kami pun mulai beradaptasi dengan lingkungan yang baru, plaform yang baru. Berbagai grup yang gw ikuti, perlahan juga mulai memanfaatkan Facebook sebagai wadah berkumpul secara maya. Hingga saat ini, Facebook masih diminati oleh berbagai kalangan, terutama sejak booming Pilpres AS yang memanfaatkan sosial media untuk menggalang dukungan dan membentuk opini. Oke, untuk saat ini, bahasan Facebook stop di sini.

Blogging


Walaupun Facebook memiliki fitur Notes, namun gw merasa, fitur tersebut kurang pas sebagai wadah penampungan penulisan ide dan gagasan gw, tidak seperti pada multiply dulu. Hingga akhirnya, gw mendapat informasi kala itu, bahwa isi dari multiply bisa dipindahkan ke blogger.com atau wordpress.com, langsung saja gw baca-baca persyaratan dan tata caranya. Entah kenapa, pertama kali gw iseng buka itu blogger.com, dan gw baru menyadari bahwa gw sudah memiliki akun di blogger  (Baca ini deh Maseko Pindahan). Mungkin karena Blogger.com sudah jadi bagian dari Google.com? Sehingga akun Gmail gw langsung diterima? Entahlah, gw nggak ambil pusing soal itu. Yang jelas, niatan pertama adalah memindahkan isi dari MP ke Blogger. Udah!

Setelah berhasil dipindahkan, blog gw ini nggak langsung keurus dengan rapi. Kenapa demikian? Karena ternyata layout dan lain sebagainya, yang dulu nyaman dibaca dan dipandang, kini seakan berantakan, karena yang dipindahkan hanya isi kalimatnya saja. Tentu saja hal ini menjadi ketimpangan antara entry yang baru dengan yang lama, yang hasil pindahan dari MP. Sampai akhirnya gw memutuskan untuk meniadakan beberapa postingan lama, dan move on dengan postingan baru saja.

Mungkin itu adalah keputusan yang berat, namun tepat bagi gw. Karena gw bisa menyongsong masa depan, menuliskan berbagai hal baru, seperti apa adanya diri gw, tanpa harus terikat dan terjebak pada romantika masa lalu. Dan benar saja, jujur gw akui, isi postingan gw masih jauh dari sempurna. Namun seiring waktu yang berjalan, gw pun belajar dan terus belajar untuk bisa menyajikan tulisan yang enak dibaca, walau mungkin soal manfaat masih jauh dari harapan. Dan sekarang, bersama rekan-rekan komunitas blogger yang gw ikuti, semoga kami, para blogger Indonesia, bisa memberikan manfaat positif bagi sesama, melalui tulisan yang kami hadirkan, untuk memajukan derajat dan martabat bangsa ini. Akhir kata, selamat Hari Blogger Nasional, semoga blogger Indonesia makin cerdas, kritis dan sejahtera, aamiin..

Comments

Popular posts from this blog

[Story] Pindah Sekolah Anak SD, Sulitkah?

[Story] Waspada Memilih Sekolah Dasar (Swasta)!

[Story] Semua Berawal Dari Sebuah PC