Hebohnya MY+ Indonesia Gathering Regional Jakarta


Ecology Kemang Bistro, jadi lokasi yang saya tuju pada hari Minggu kemarin. Alhamdulillah, dapat undangan untuk hadir berkumpul bersama komunitas MY+ Indonesia, yaitu komunitas pengguna smartphone Meizu, yang kali ini merupakan kali ke-3 bagi mereka untuk berkumpul. Saya, hadir sebagai undangan dari pihak blogger.

Jam 10 pagi, cuacanya hujan deras. Saya berangkat cukup awal karena memang ingin melewati jalur yang tidak biasa saya lalui, antisipasi jika harus tersesat karena tak tahu jalan. Namun ternyata, hujan yang membuat saya mesti berhenti, berteduh sejenak di bawah rindangnya pepohonan di tepian jalan Bangka Raya. Padahal, lokasi yang saya tuju, tak lebih dari 100 meter lagi di hadapan. Namun derasnya hujan, akan membuat seluruh tubuh ini basah kuyup tak berdaya (gak bawa ganti).

Gerimis menjelang, saya menuju lokasi registrasi, lalu mencari spot ternyaman untuk menunggu kehadiran rekan undangan yang lainnya. Tak hanya komunitas pengguna smartphone Meizu saja, dari media, dan komunitas lain, bahkan undangan yang mendaftar melalui media sosial Meizu, walau bukan pengguna smartphonenya, juga ikut hadir.

Kurang lebih nyaris 2 jam lamanya, acara pun dibuka (paksa) oleh mbak MC yang ceria, sembari memperkenalkan para undangan yang hadir di venue. Setelah semua diabsen, kelompok tari KStars mempersembahkan tarian mereka dengan iringan lagu dari girlband Korea terkenal, SISTAR. Liukan tubuh para penari yang luwes mengundang decakan, entah kagum atau malah napsu :) Yang jelas, penampilan mereka memberikan nuansa dan kehangatan di hari yang dingin karena hujan pada pagi itu.


Selepas penampilan dari KStars, dilanjutkan dengan perkenalan dengan para member Female Fighters alias ffgaming, yang merupakan kelompok gamers wanita. Di sini mereka diberikan pertanyaan mengenai smartphone idaman untuk bermain game secara mobile.


Lanjut maju ke panggung adalah Mas Joffino dari JalanTikus. Beliau dengan bangga memamerkan unit Meizu barunya, yaitu M6s yang punya beberapa perbedaan signifikan dengan seri M6 sebelumnya, yaitu antara full-view display serta penempatan fingerscan di bagian samping. Kecepatan bacanya pun menakjubkan, hanya 0,02 detik saja. 


Selanjutnya yang digeret ke depan adalah Mas Epi dari JalanTikus juga. Di sini dia memamerkan unit Pro 7 Plus (kalo nggak salah) yang punya keunikan desain HQQ. Layarnya nggak cuma di depan saja, tapi juga di belakang. Ntar deh, detilnya saya munculin di bawah.


Lihatlah! Mereka selfie bareng pake kamera belakang. Ini sebuah inovasi yang cukup mutakhir. Walau selfie bokeh sudah mulai jamak di jajaran smartphone terkini, namun adanya layar belakang, bukan hanya sekadar gimmick selfie belaka, tapi juga berguna saat sedang rapat, notifikasi yang muncul cukup silent. Dan ya, layar belakang mungilnya itu touchscreen juga lho.

Lanjutgan! Jangan kasih kendor. Sesi berikutnya adalah sharing antara Epi dari JalanTikus dan Audrey dari ffgaming. Di sini mereka ngobrol soal smartphone gaming dan fitur apa saja yang diperlukan di dalamnya.


Pada intinya sih, yang gamer inginkan adalah smartphone yang punya performa bagus, baterai besar supaya bisa main lama, serta nggak panas saat digunakan untuk bermain lama. Selain itu, fitur untuk memblokir panggilan telpon serta notifikasi yang mungkin mengganggu konsentrasi juga jadi fitur yang wajib ada.

Saatnya makan siang! Tampak di area tengah, Yukavers, fans-nya Yuki Kato, pesohor kenamaan Indonesia yang juga endorser dari Meizu, tampak bercengkrama dengan riang gembira, sembari santap siang.



Mereka kompakan pake pakaian bernuansa pink, nggak cewek nggak cowok. Sungguh kompak dan solid sekali.

Sesi selanjutnya adalah kesan dari Mas Mouldie dari SobatHape, mengenai acara gathering Meizu ini, karena beliau sudah beberapa kali hadir sebelumnya. Menurut beliau, event kali ini adalah yang teramai dan terheboh, karena memang jumlah undangan yang hadir lebih banyak daripada sebelumnya. Selain itu juga, komunitas yang diundangn bukan semata pengguna Meizu, tapi juga khalayak umum yang penasaran dengan produk smartphone Meizu yang 'kabarnya' akan dirilis beberapa waktu mendatang. Maaf, karena sedang makan, Mas Mouldy nggak sempet difoto pas lagi di depan :) Tapi masih tetep nyimak kok yang diomongin.

Next adalah yang ditunggu-tunggu oleh para Yukavers, yaitu kehadiran Yuki Kato, yeey!


Di sesi ini, Yuki cerita soal pengalamannya menggunakan smartphone Meizu. Udah gitu, dia juga bilang, betapa dirinya sangat nggak bisa aktifitas tanpa kehadiran smartphone di sisinya. Pernah suatu ketika, Yuki udah jalan dari rumahnya, mau masuk tol, baru keinget kalo smartphonenya, 3 biji, ketinggalan di rumah karena sedang di-charge. Dan nggak pake ragu, Yuki langsung balik arah menuju rumahnya, untuk ngambil smartphone yang ketinggalan, walau harus buang waktu selama kurang lebih 1 jam lebih di perjalanan. Dan saya yakin, kita semua juga akan merasakan hal yang sama, ada yang kurang saat smartphone kesayangan kita ketinggalan atau nggak sedang berada di dekat kita.

Selepas sesi chit-chat bareng Yuki Kato selesai, semua undangan diminta untuk foto bersama, dengan mengenakan kaos putih dari Meizu.. Biar kompakan, kita semua seragam. Lihat betapa gembiranya para undangan berfoto bersama Yuki Kato di tengah-tengah mereka..


Acara belum benar-benar berakhir, karena paling buncit ada pengumuman pemenang lomba posting di media sosial dengan tagar #meizufansjkt. Dan ini dia para pemenang yang beruntung.


Gimana? Seru banget kan suasananya? Gathering ini, menurut Meizu, akan secara rutin diselenggarakan, sekaligus sebagai usaha sosialisasi produk-produk smartphone Meizu terkini, baik yang baru rilis di kancah internasional, maupun yang akan segera rilis untuk pasar Indonesia.

Sebagai bocoran, saya sempet megang² beberapa unit yang menurut perkiraan akan segera memasuki pasar Indonesia, yaitu Pro7 dan M6. Namun, hati ini berharap, M6s yang akan meramaikan pasar domestik Indonesia di awal tahun 2018 ini.

Pro7

M6
Maaf, belum banyak yang bisa saya share pada kesempatan kali ini. Namun semoga, kelak setelah unitnya rilis dan ada di tangan saya, bisa saya bagi hasil pengalaman penggunaan melalui tulisan review saya nanti. Yang jelas, built quality kedua unit ini tergolong cukup baik, bahkan nyaris premium untuk Pro7. Gimana nggak penasaran coba? OK, tunggu saja review saya mengenai smartphone Meizu nanti.

Salam kompak persahabatan selalu, sampai jumpa..





Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Story] Waspada Memilih Sekolah Dasar (Swasta)!

[Story] Pindah Sekolah Anak SD, Sulitkah?

Masalah Whiteline pada ASUS Zenfone Zoom S