Persiapan Reuni


Bukan kebetulan jika kepulangan saya ke Jember saat Lebaran berbarengan dengan rencana reuni SMP 3 Jember angkatan kami. Ya, karena pas banget tahun ini banyak yang bisa datang berkumpul, selain berjumpa dengan keluarga, juga bisa bertemu dengan teman-teman lama, khususnya teman saat sekolah dahulu. Dan di saat-saat terakhir menjelang kepulangan, saya terpilih sebagai salah satu panitia yang diminta bantuannya untuk bikin slide foto masa lalu dan masa kini, untuk ditayangkan di acara reuni.

Pengumpulan foto dilakukan via WA Grup SMP, secara sporadis, teman-teman menyetorkan foto-foto mereka, baik di masa lalu, saat kegiatan study tour, dan foto mereka saat ini. Selain itu juga, foto-foto lawas ditemukan di kediaman Nunung Nuring, yang masih dengan rapi menyimpan kenangan dalam beberapa album foto.


Setelah mengambil beberapa foto lawas, hari sudah menjelang petang, saat berbuka puasa telah menjelang. Nunung mengajak saya dan rekan saya Dedi Darmawan untuk sholat Maghrib di Masjid yang Instagrammable di kota Jember. Namun sayang, saat kami sampai di sana, parkiran mobilnya penuh sekali, sehingga tidak memungkinkan kami untuk bisa sholat di sana. Oke, may be next time.


Akhirnya perjalanan dilanjutkan ke sebuat tempat makan khas masakan Makassar. Tempat ini dipilih karena kebetulan menjadi salah satu destinasi wisata kuliner di kota Jember. Tempatnya agak tersembunyi dari jalan utama, namun mudah ditemukan, khususnya bagi peminat masakan khas Makassar.


Di sini, saya mencoba makan sup konro dan es apa ya namanya? Lupa saya :) Mau tau wujudnya? Liat aja di Instagram saya ya?

Anyway, sebelum saya tiba di Jember, beberapa rekan panitia telah melaksanakan rapat pendahuluan demi terlaksananya acara reuni SMP 3 Jember ini. Dan saya salut dengan semangat dan kerja keras mereka.


Sehari sebelum hari H, kami dari panitia datang ke lokasi acara untuk melihat kesiapan dan melakukan persiapan, khususnya untuk saya, di bagian multimedia. Proyektor, kabel VGA dan audio konektor mesti dipastikan siap sedia. Untung saja, saat melakukan testing, saya baru sadar jika laptop saya sudah nggak punya port VGA. Untung mas dari Hotel Royal memiliki solusi, mereka punya adapter HDMI to VGA. Huft, alhamdulillah, persiapan dan uji coba koneksi laptop ke layar proyektor dan sound system lancar jaya.

Akhirnya kami bisa sedikit santai sambil menunggu datangnya makan malam spesial, yaitu nasi goreng Cak Gus yang secara khusus dipesan oleh rekan kita, Rea Anas.



Sempat foto-foto pula sambil nungguin makanan datang. Dan setelah menunggu selama beberapa jam lamanya.. Eh, nggak deh.. Cuma beberapa menit, hampir satu jam kalo nggak salah, akhirnya yang ditunggu datang juga. Mari makan bersama..


Karena saya sudah cukup lelah menuju ngantuk, maka begitu nasi goreng pesanan saya datang, saya langsung pamit pulang. Hehehe.. Itu juga karena adik saya sudah datang untuk menjemput, jadi ya pulang duluan supaya besok paginya bisa fresh mengawal acara.


(bersambung..)




Komentar

  1. kebayang ya reuniannya, muka pasti banyak berubah dan kegilaan juga sudah gak sama dg jaman dulu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya.. banyak yang berubah, ada yang nggak berubah.. soal kegilaan mah, ada aja triggernya :D

      Hapus
  2. Terimakasih sdh bikin cerita ini... entah kpn terulang lagi. Masa smp adl masa peralihan dr kanak2 menuju remaja.byk kenangan seru bersama kalian.bertemu kalian membuat serasa sekian tahin lebih muda hehehehe... sahabat slamanyaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama.. terima kasih sudah membaca kisah sederhana ini :) tunggu tulisanku selanjutnya ya?

      Hapus
  3. Seru reuniannya Om, udah pada punya keluarga semua dan saling ketemu. Dah berapa lama tu. :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. kisah reuni akan ditulis terpisah ya Bang :) tunggu aja di blog sederhana ini :)

      Hapus
    2. https://www.masekorner.com/2018/07/reuni-smp-negeri-3-jember.html

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Story] Waspada Memilih Sekolah Dasar (Swasta)!

[Story] Pindah Sekolah Anak SD, Sulitkah?

Pengalaman Pribadi bersama Si Mungil Meizu M5c