Mencoba AI Fotografi pada Huawei Nova 3i


Alhamdulillah, saya sempat merasakan pengalaman menggunakan smartphone baru dari Huawei ini, yaitu Huawei Nova 3i yang belum lama diluncurkan di Jakarta, Indonesia. Dan kali ini saya akan berbagi informasi mengenai smartphone keren ini. Berhubung unit yang saya dapatkan hanya batangan, maka yang saya bahas hanya singkat padat dan mempesona.

Hybrid slot SIM Tray

Huawei Nova 3i mengadopsi slot SIM card hybrid, di mana pengguna mesti memilih antara SIM card ke-dua atau kartu memori microSD. Tapi, urusan storage nampaknya tidak perlu dikuatirkan karena Huawei Nova 3i ini sudah memiliki 128GB kapasitas penyimpanan dengan RAM sebesar 4GB. Apakah ini akan menjadi standar baru? Semoga demikian.

Hasil pengujian dengan aplikasi Antutu menunjukkan bahwa Huawei Nova 3i ini mampu menorehkan score sebesar 137 ribu sekian. Tergolong tinggi untuk sebuah smartphone dengan prosesor Kirin 710 yang terbaru.

Score Antutu pada Huawei Nova 3i

Saat menggunakan smartphone Huawei Nova 3i ini, saya hanya gunakan sebagai daily driver dengan fungsi standar non-gaming. Dan daya tahan baterainya saya rasakan cukup memadai. Dalam sekali charging, smartphone bisa digunakan hingga kurang lebih 19 jam lamanya. Mungkin bisa sampai 20 jam jika saya sedikit bersabar.

Daya tahan baterai mencapai kurang lebih 19 jam pemakaian

Yang menarik dari Huawei Nova 3i ini adalah desain bodinya yang seperti sang kakak, Huawei P20 Pro, dengan warna Iris Purple glossy di bagian belakang, memberikan kesan mewah, walau tanpa kemampuan kamera Leica.

Bagian belakang Huawei Nova 3i

Ketika dalam keadaan low-batt, saya coba recharge dengan menggunakan powerbank dari Huawei juga, yang punya kapasitas 6700mAh yang terisi penuh.

Kapasitas baterai Huawei Nova 3i di 3% pada pukul 14:55 WIB

Setelah kurang lebih 3 jam, smartphone Huawei Nova 3i sudah terisi penuh 100% dengan menyisakan 1 indikator LED pada powerbank.

Huawei Nova 3i terisi penuh setelah 3 jam pengisian

Kisah mengenai kemeriahan launching smartphone Huawei Nova 3i bisa dibaca di tulisan saya yang berjudul "Huawei Nova 3i, Smartphone AI 4 Jutaan".

Untuk pertama kalinya saya mencoba fitur AI pada kamera smartphone Huawei Nova 3i ini. Walaupun disediakan mode lainnya, namun jika AI kita aktifkan, maka kamera akan mengoptimasi obyek yang akan difoto. Contohnya pada saat saya membidik kucing piaraan saya ini.

Indikator pets muncul di bagian bawah layar saat AI aktif dan kamera membidik hewan

Kemudian saat AI aktif, khususnya saat membidik makanan, maka tingkat saturasinya akan jadi lebih tinggi sehingga warnanya jadi lebih terang dan tajam.

Foto makanan dengan AI aktif

Bisa dilihat pada foto di atas, tampilan makanan jadi lebih menarik dan menggoda selera siapa pun yang memandangnya.

Untuk fitur potret alias bokeh dan tanpa bokeh, perbedaannya bisa disimak pada foto di bawah ini.

Normal - Bokeh mode

Sedangkan untuk kamera depannya, selfie bokeh juga dimungkinkan. Beberapa hasilnya cukup baik selama kontras dengan latar belakangnya.

selfie bokeh pada nova 3i

contoh lain selfie bokeh

Sedangkan di bawah ini adalah contoh foto-foto dengan kamera belakang yang saya ambil dengan mengaktifkan AI dan mode potret.

Mode Potret AI Kamera Belakang

Mode Potret AI Kamera Belakang

Lalu, bagaimana jika obyek yang akan kita foto tergolong kecil? Mainan misalnya, atau action figure. Karena belakagan ini, penggemar toys fotografi makin marak di jagad instagram. Dan saya bisa berikan beberapa contoh foto yang diambil dengan Huawei Nova 3i untuk kategori mainan.

Danbo Outdoor

Youkai Watch in the forest




Ketiga foto di atas saya ambil dengan mode potret indoor. Action figure yang dijadikan obyek memiliki tinggi sekitar 16cm. Untuk fokus jarak dekat, smartphone Huawei Nova 3i ini masih bisa menangkap dengan jelas dan tajam. Dan berdasarkan pengujian, untuk obyek seperti ini, lebih baik menggunakan mode potret daripada mode aperture/bukaan lensa.

Kemudian saya coba untuk mengambil beberapa foto dalam keadaan suasana sore, malam dan temaram. Hasilnya boleh dibilang mempesona juga ternyata. Fungsi AI pada kamera smartphone Huawei Nova 3i ini benar-benar mampu memberikan hasil yang optimal untuk kondisi yang sesuai.




Selain fitur-fitur serius pada kamera smartphone Huawei Nova 3i, ada juga fitur lucu-lucuan yang namanya LensaAR. Fitur ini bisa membuat kita tampil unik, lucu, dan sepertinya cocok untuk remaja dan mereka yang berjiwa kreatif. Contohnya bisa dilihat di bawah ini.

Fitur LensaAR pada Huawei Nova 3i

Ada juga yang namanya QMoji. Fitur ini bisa membuat emoji dengan wajah yang lucu-lucu, seperti pada gambar di bawah ini.

QMoji pada Huawei Nova 3i

Ada juga efek artis, ini seperti foto kita dijadikan lukisan atau art painting.


Semenjak teknologi AI merambah ke smartphone, khususnya urusan kamera/fotografi, terasa sekali bahwa post editing atau mode manual menjadi semakin jarang jadi pilihan. Hal ini disebabkan karena foto yang dihasilkan dengan fitur AI aktif, mampu memenuhi selera mata kita.

Oya, selain untuk fotografi, smartphone yang sempat saya gunakan sebagai daily driver ini juga saya coba tes untuk memutar film dengan resolusi dan format tertentu. Hasilnya bisa disimak pada video di bawah ini.

Playing Video 720p MKV dengan file SRT


Playing Video 1080p MP4


Semua video dapat diputar dengan lancar jaya, namun untuk bisa menampilkan file subtitle yang terpisah, mesti menggunakan aplikasi video player lain yang populer dan bisa diunduh dari PlayStore.

Demikian review singkat saya selama menggunakan smartphone Huawei Nova 3i yang cantik ini. Impresi saya mengenai smartphone ini adalah cantik, memiliki spesifikasi yang extra memadai dengan harga yang kompetitif. Bisa jadi pilihan buat kalian yang senang dengan bodi glossy bunglon, layar luas banget, dual kamera dengan AI, serta kapasitas storage di atas rata-rata.

Minat punya? Klik banner di bawah ini aja.



Sampai jumpa di tulisan berikutnya, salam kompat persahabatan selalu..

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Story] Waspada Memilih Sekolah Dasar (Swasta)!

[Story] Pindah Sekolah Anak SD, Sulitkah?

Pengalaman Pribadi bersama Si Mungil Meizu M5c