Honor 8x, Penerus Si Macho Honor 7x

image : Andy Boxall/Digital Trends

Honor 8x akhirnya diluncurkan secara global, dan nampaknya akan mengisi daftar smarpthone dengan kategori best budget, berkat peningkatan prosesor, bezel yang lebih ramping, serta kamera kekinian.

Namun pendahulunya, yaitu Honor 7x, masih menjadi pilihan yang pas jika kalian mencari smartphone android yang nggak bikin kantong bolong. Mana yang lebih baik? Mari kita simak spesifikasi keduanya secara berdampingan.

Spesifikasi


Honor 8XHonor 7X
Size160.4 x 76.6 x 7.8 mm (6.31 x 3.02 x 0.31 inches)156.5 x 75.3 x 7.6 mm (6.16 x 2.96 x 0.30 inches)
Weight175 grams (6.17 ounces)165 grams (5.82 ounces)
Screen size6.5-inch IPS LCD5.93-inch IPS LCD
Screen resolution2,340 x 1,080 pixels (396 pixels per inch)2,160 x 1,080 pixels (407 pixels per inch)
Operating systemAndroid 8.1 Oreo (under EMUI 8.2)Android 8.0 Oreo (under EMUI 8.1)
Storage space64GB, 128GB32GB, 64GB
MicroSD card slotYes, up to 400GBYes, up to 256GB
Tap-to-pay servicesIn certain marketsNo
ProcessorKirin 710Kirin 659
RAM4GB, 6GB4GB
CameraDual 20MP and 2MP rear, 16MP frontDual 16MP and 2MP rear, 8MP front
VideoUp to 1080p at 30 frames per secondUp to 1080p at 30 frames per second
Bluetooth versionBluetooth 4.2Bluetooth 4.1
Ports3.5mm headphone jack, MicroUSB3.5mm headphone jack, MicroUSB
Fingerprint sensorYesYes
Water resistanceNoNo
Battery3,750mAh3,340mAh
App marketplaceGoogle Play StoreGoogle Play Store
Network supportT-Mobile, AT&TT-Mobile, AT&T
ColorsBlack, Blue, Red, PinkBlack, Blue, Gold, Red, Gray
PriceAround $280$200
Buy fromHonorHonorAmazon
Review scoreHands-on review4 out of 5 stars

Performa, Daya Tahan Baterai serta Pengisian Daya

Kalian nggak akan menemukan performa sekelas flagship pada smartphone ini, namun keduanya memiliki spesifikasi yang cukup baik. Keduanya dilengkapi dengan prosesor Kirin, yaitu Kirin 659 pada Honor 7x, dan Kirin 710 yang lebih baru pada Honor 8x. Penggunaan prosesor Kirin 659 pada Honor 7x terbukti mampu memberikan performa yang solid pada berbagai macam aplikasi yang digunakan. Pembaruan GPU Turbo kelak akan meningkatkan performa gaming jadi lebih baik lagi. Sedangkan Kirin 710 pada Honor 8x merupakan prosesor yang lebih bertenaga, dengan 4 dari 8 intinya serupa dengan yang prosesor Kirin 970 yang digunakan  pada Huawei P20 Pro. Ngeri!

image : Andy Boxall/Digital Trends

Honor 7x memiliki baterai berkapasitas 3340mAh yang mampu bertahan seharian, tapi itu nggak sepadan dengan baterai berkapasitas 3750mAh yang dipasang di dalam Honor 8x. Meski dengan layar yang lebih besar, harapannya Honor 8x akan bertahan sedikit lebih lama. Kecepatan pengisian dayanya kurang lebih sama saja, keduanya masih mengandalkan port MicroUSB lawas. Sedih :( Kenapa nggak Type-C aja sih?

Desain dan Ketahanan

Kehadiran Honor 7x membawa angin segar di pasar smartphone kelas menengah pada tahun lalu, di mana Honor 7x membawa trend layar bezel-less ke hape dengan harga kisaran USD 200 kala itu. Honor 7x nampak modern dan hal itu jadi kekuatannya.

image : Andy Boxall/Digital Trends

Perubahan terbesar pada Honor 8x adalah penggunaan material kaca di bagian belakangnya. Ini pertama kalinya Honor menggunakan kaca di kelas X series-nya. Ke 15 lapisan kacanya memantulkan cahaya dengan gaya yang serupa dengan Honor 10. Bezel pada Honor 8x juga jauh lebih tipis daripada Honor 7x, sehingga mampu memberikan rasio screen-to-body mencapai 84,3%.

Namun hal ini bukan tanpa cela. Pemilihan material kaca pada Honor 8x menjadikannya lebih rentan pecah bila dibandingkan dengan bodi metal yang dimiliki Honor 7x. Peredam yang ada pada setiap  sudut Honor 7x juga tidak tersedia pada Honor 8x, ini menjadikan Honor 8x lebih rapuh.

Display

Honor 7x memiliki bentang layar 5,93 inci dengan aspek rasio 18:9 dan resolusi 2160 x 1080 pixels. Sedangkan Honor 8x hadir dengan layar lebih besar, 6,5 inci dengan aspek rasio 19,5:9 dan resolusi 2340 x 1080 pixels. 

image : Andy Boxall/Digital Trends

Kamera

Kamera pada Honor 7x tak disangka-sangka mampu berikan kejutan, dimana kombinasi lensa 16MP dan 2MP bekerja sama dengan sangat baik untuk menghasilkan gambar yang cukup jernih. Kedua lensanya mampu menghasilkan efek bokeh yang cukup baik, sehingga nggak bakal memalukan ketika kita share di media sosial yang kita miliki.

image : Andy Boxall/Digital Trends

Honor 8x menyempurnakan fitur ini lebih baik lagi. Lensa kedua tetap 2MP, namun lensa utamanya mengalami peningkatan menjadi 20MP, dan mode bokeh juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Seperti halnya smartphone Honor terbaru lainnya, kamera pada Honor 8x juga memiliki fitur bantuan AI ketika memotret. Ini belum dimiliki oleh Honor 7x. Oya, mode Malam dengan AI stabilisatornya juga layak dicoba lho..

Kemampuan videonya relatif sama pada kedua smartphone, baik Honor 7x maupun 8x. Namun untuk urusan kamera depan, Honor 8x lebih unggul dengan 16MP sedangkan Honor 7x hanya memiliki 8MP saja.

GPU Turbo

Menurut kabar, keduanya akan mendapat pembaruan berupa mode GPU Turbo yang akan meningkatkan performa gaming, selain itu opsi facial unlock. Tetapi Honor 8x merupakan bagian dari penggerak pemanfaatan AI pada smartphone dan kelak pada model terbaru lainnya.

image : Andy Boxall/Digital Trends

Meskipun disebutkan kemampuan AI pada kamera, namun sesungguhnya kemampuan AI pada Honor 8x juga akan membantu menjernihkan panggilan telpon dengan kemampuan AI Noise Cancelling yang akan meminimkan suara pada latar belakang. Sayangnya, masih belum ada NFC pada Honor 8x.

Kesimpulan

Berdasarkan informasi tersebut, jika kalian telah memiliki Honor 7x, mungkin Honor 8x belum cukup kuat untuk menjadi alasan menggantinya. Namun jika kalian bingung memilih mana yang terbaik di antara keduanya, jelas Honor 8x pilihan terbaik untuk saat ini. Jadi, menabung dulu lah, mumpung belum tau kapan Honor 8x ini datang menyambangi Indonesia.

Sekian dan sampai jumpa lagi, salam kompak persahabatan selalu..

(Artikel ini saduran bebas dari digitaltrends.com)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Story] Waspada Memilih Sekolah Dasar (Swasta)!

[Story] Pindah Sekolah Anak SD, Sulitkah?

Pengalaman Pribadi bersama Si Mungil Meizu M5c