Artikel Unggulan

Roti Gambang dan Kisah Awal Kedekatanku Dengannya

  Saya kurang ingat persis kapan tepatnya saya mengenal roti gambang. Yang saya ingat hanyalah ketika saya membeli dan mencoba roti gambang ...

Menjadi Headhunter Profesional dengan ASUS ExpertBook B7 Flip 5G

 


Cerita ini bukan tentang aku. Kisah ini merupakan pengalaman adikku yang menjadi seorang Headhunter Profesional. Apakah kalian tahu, apa itu Headhunter?

“Individu ataupun perusahaan yang menyediakan layanan perekrutan tenaga kerja yang mengatasnamakan pemberi kerja secara independen.”

Pengertian Headhunter

Menurut informasi yang saya baca di accurate.id, berdasarkan referensi informasi dari Investopedia, headhunter adalah seorang individu ataupun perusahaan yang menyediakan layanan perekrutan tenaga kerja yang mengatasnamakan pemberi kerja secara independen. Sekilas, profesi ini mirip dengan bagian rekrutmen di Departemen HRD dalam sebuah perusahaan. Namun ternyata, ada perbedaan signifikan di antara keduanya.

Perbedaan Headhunter dengan Recruiter


Meskipun profesi headhunter dan recruiter masih berada dalam satu bidang, yaitu human resource (HR), namun keduanya memiliki perbedaan masing-masing. Apa saja perbedaan antara headhunter dengan recruiter?

Headhunter

  • Bekerja atas nama agensi atau dirinya sendiri yang diminta oleh perusahaan untuk mencari kandidat yang mampu mengisi posisi tertentu.
  • Mencari kandidat untuk posisi yang harus segera diisi, karena tidak bisa diisi oleh karyawan lain yang berada di dalam perusahaan tersebut.
  • Bekerja sebagai career coach, dengan cara menjalin hubungan baik dengan kandidat dan mempersiapkan mereka dalam menghadapi proses rekrutmen.

Sedangkan recruiter pada umumnya merupakan bagian dari internal perusahaan yang memiliki tugas untuk melakukan proses rekrutmen, mulai dari proses seleksi, sampai melakukan offering pada kandidat yang sudah lolos proses rekrutmen.

Recruiter

  • Bekerja atas nama perusahaannya. Sehingga, memiliki informasi lebih banyak perihal posisi yang sedang dicari atau pertanyaan lain yang berkaitan dengan perusahaan.
  • Memiliki tugas untuk merekrut kandidat secara internal, sekaligus melakukan employer branding agar bisa menarik minat para kandidatnya.
  • Memastikan bahwa kandidat sudah mempunyai informasi yang dibutuhkan agar bisa membuat keputusan karir yang baik untuk masa depannya.

Itulah perbedaan antara headhunter dan recruiter. Jika recruiter lebih terikat pada perusahaan, maka headhunter adalah orang yang bekerja secara lebih independen.

Tugas Headhunter

Berdasarkan wawancara yang saya lakukan terhadap narasumber, yaitu adik saya sendiri, yang berprofesi sebagai headhunter profesional, ada beberapa tugas yang mesti dilakukan ketika sebuah perusahaan menyewa jasanya dalam mencari kandidat karyawan.

Mendapatkan Informasi tentang Pekerjaan yang Dibutuhkan Perusahaan

Yang pertama adalah mendapatkan informasi mengenai job position, job description dan job requirements dari perusahaan yang sedang mencari kandidat karyawan. Informasi ini bisa diperoleh langsung dari pihak perusahaan atau melalui situs-situs pencari kerja yang digunakan oleh perusahaan tersebut untuk mencari kandidat karyawan. Lalu headhunter akan mendata kandidat yang melamar ke perusahaan tersebut dan sekaligus proaktif mencari kandidat lain yang sekiranya sesuai dengan kriteria yang sedang dicari. 

Beberapa sumber yang biasa digunakan oleh adik saya antara lain job portal, media sosial, LinkedIn dan situs sejenisnya. Dalam melakukan proses ini, diperlukan koneksi internet yang cepat dan stabil agar kandidat yang dicari dalam dikumpulkan dan didata dalam waktu yang cepat. Bagi adik saya yang seorang headhunter profesional, bekerja dari mana saja sudah menjadi kebiasaan sejak lama, bahkan mungkin sebelum pandemi melanda. Hanya dengan bermodalkan laptop, koneksi WiFi atau cukup tethering dengan smartphonenya, maka tahapan pekerjaan ini bisa dilakukan. 

ASUS ExpertBook B7 Flip 5G merupakan laptop bisnis terbaru yang sangat cocok untuk melakukan pekerjaan seorang headhunter yang terbiasa bekerja dari mana saja, work from anywhere. Ini karena laptop ini sudah menggunakan teknologi WiFi 6 yang mutakhir. Tidak hanya itu, jika ternyata di lokasi kerja tidak tersedia sinyal WiFi, laptop ini tetap bisa terkoneksi ke internet dengan koneksi 5G. Hal ini dikarenakan ASUS ExpertBook B7 Flip 5G memang sudah menyediakan modem internal 5G di dalamnya, dan penggunanya tinggal memanfaatkan kartu SIM 5G dari provider yang sudah menyelenggarakan layanan 5G dan menyematkannya ke dalam slot SIM card yang tersedia, semudah memasang SIM card pada smartphone.


Wawancara Awal dengan Kandidat

Setelah database kandidat yang dicari sudah terkumpul, maka tahapan selanjutnya adalah menghubungi kandidat karyawan untuk melakukan janji wawancara. Proses wawancara ini merupakan wawancara tahap awal antara kandidat dengan headhunter untuk bisa melihat kondisi kandidat, baik secara langsung melalui tatap muka, atau secara virtual dengan memanfaatkan teknologi video conference call. 

Faktor yang sangat penting saat melakukan wawancara secara online adalah kejelasan gambar dan kejernihan suara. Ini merupakan hal yang krusial agar komunikasi antara headhunter dengan kandidat dapat dipahami dengan cepat, sehingga proses wawancara dapat berlangsung dengan efektif mengingat kandidat yang diwawancara tidak hanya seorang saja. ASUS ExpertBook B7 Flip 5G memiliki kamera depan (webcam) dengan resolusi HD 720p dan memiliki teknologi infrared yang mendukung fitur Windows Hello. Selain itu, headhunter tak perlu menggunakan perangkat headset tambahan saat melakukan wawancara online karena ASUS ExpertBook B7 Flip 5G ini sudah dilengkapi dengan mikrofon ganda yang terletak di bagian atas layar dan dua speaker berteknologi DTS SmartAmp dengan sertifikasi Harman/Kardon di bagian bawah laptop untuk kualitas audio yang premium. Tak perlu kuatir dengan suara latar yang mungkin mengganggu saat proses wawancara berlangsung karena ASUS ExpertBook B7 Flip 5G telah dilengkapi dengan teknologi Two-way AI noise-canceling yang dapat meredam kebisingan dari dua arah, yaitu kebisingan di sekitar speaker, dan kebisingan dari lawan bicara kita. Proses ini dilakukan satu demi satu agar headhunter bisa mendapatkan data kualitatif dari kandidat yang diwawancarai.


Memberikan Assessment Test pada Kandidat

Setelah proses wawancara awal selesai, maka tahapan selanjutnya adalah melakukan Assessment Psikologi yang dilakukan secara online. Proses ini bisa bekerjasama dengan penyelenggara tes pihak ketiga seperti contohnya TalentSight. Karena diselenggarakan secara online, maka setiap kandidat bisa mengerjakannya secara mandiri, berdasarkan jadwal atau rentang waktu yang telah diinformasikan oleh pihak headhunter. Selama kandidat melaksanakan tes, headhunter bisa melakukan monitoring secara realtime melalui laptopnya. Proses ini dilakukan selama beberapa waktu hingga seluruh kandidat karyawan menyelesaikan tesnya.

Querying Data Kandidat

Tahap berikutnya adalah menyaring atau mencocokkan kandidat karyawan dengan posisi yang tersedia berdasarkan hasil tes assessment tadi. Informasi yang disajikan dari hasil penyaringan tersebut antara lain potensi intelektual, personality, work profile dan work behaviour. Untuk kebutuhan ini, diperlukan laptop dengan processing power yang kuat serta konektivitas yang kencang dan stabil, karena database kandidat karyawan beserta hasil tesnya berada di cloud server. Laptop Bisnis ExpertBook B7 Flip (B7402) sudah diperkuat oleh prosesor Intel® Core™ generasi ke-11 terbaru dan juga Intel® Iris® Xᵉ graphics. Varian tertingginya sudah menggunakan Intel® Core™ i7-1195G7 Processor 2.9 GHz (12M Cache, up to 5.0 GHz, 4 cores) dengan memori 16GB DDR4 SO-DIMM, yang masih bisa ditingkatkan hingga 64GB. Pekerjaan yang membutuhkan multitasking dapat dilakukan dengan smooth tanpa kendala lagging atau biasanya not responding jika memori RAM sudah banyak terpakai. Jika diperlukan, database kandidat tersebut bisa didownload dan disimpan ke dalam laptop, supaya ketika tahap presentasi nanti, persiapannya jadi lebih cepat. Tidak perlu kuatir kehabisan kapasitas penyimpanan, karena ASUS ExpertBook B7 Flip 5G sudah dilengkapi dengan media simpan berkapasitas 1TB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 Performance SSD yang memiliki kemampuan baca-tulis sangat cepat.


Setelah seluruh kandidat karyawan yang sesuai dengan kategori yang dicari ditemukan, maka tahap selanjutnya adalah presentasi headhunter kepada pihak perusahaan yang menyewa jasanya. Dalam sesi ini, headhunter akan menjelaskan secara lebih detil analisa kemampuan dari masing-masing kandidat dan kecocokannya dengan posisi yang sedang tersedia di organisasi perusahaan tersebut. Headhunter akan diundang untuk langsung memberikan presentasi secara tatap muka, bukan online. Hal ini dikarenakan proses kerja seorang headhunter sudah tinggal ke tahapan offering dan closing, di mana biasanya terjadi diskusi dan komunikasi yang lebih intens sebelum akhirnya perusahaan memutuskan untuk mempekerjakan kandidat yang paling sesuai untuk mengisi posisi yang lowong tersebut.

Presentasi Kandidat Terbaik

Saat presentasi, headhunter dapat menghubungkan ASUS ExpertBook B7 Flip 5G dengan layar eksternal atau proyektor melalui port HDMI 2.0b, micro HDMI, mini Display Port atau port Thunderbolt™ 4 yang mendukung resolusi hingga 4K. Selain itu, port Thunderbolt™ 4 ini juga telah mendukung teknologi power delivery untuk pengisian daya baterainya. 


Navigasi saat sedang presentasi juga terasa seamless dan natural. Gunakan ASUS ExpertBook B7 Flip 5G dalam mode tablet, dan dengan teknologi layar sentuhnya, headhunter cukup melakukan swipe layar atau menekan tombol directional untuk berpindah ke slide berikutnya. Saat dipegang dalam mode tablet, ASUS ExpertBook B7 Flip 5G ini juga terasa ringkas dan ringan, dengan bobot hanya 1,44kg saja. Tidak bikin pegal dan tidak perlu kuatir dengan panas berlebih saat digunakan dalam waktu lama, karena ASUS ExpertBook B7 Flip 5G menggunakan sistem pendingin AHCS (Advanced Hybrid System Cooling) yang baru, dengan menambahkan pelat logam konduktif ke kipas, meningkatkan luas permukaan pendinginan sebesar 39%, meningkatkan kinerja laptop secara keseluruhan hingga 55%. Teknologi AHCS dapat menghilangkan panas dengan cepat saat diperlukan, sambil beroperasi nyaris tanpa suara. Ini bisa meningkatkan citra sebagai headhunter profesional di bidangnya.

Pentingnya Keamanan Data

Seperti kita ketahui, data kandidat karyawan itu bersifat rahasia dan harus dijaga serta digunakan untuk kepentingan perusahaan. Dengan dukungan ASUS ExpertBook B7 Flip 5G, seorang headhunter bisa memastikan data kandidat karyawan yang ada di dalam laptopnya tetap aman dari upaya pencurian data. Ini tak lepas dari segmentasi ASUS ExpertBook B7 Flip 5G sebagai laptop bisnis yang memiliki standar keamanan level enterprise. Dari awal login misalnya, ASUS ExpertBook B7 Flip 5G bisa dikonfigurasi agar pengguna menggunakan pengenalan wajah untuk masuk ke sistem operasi dengan memanfaatkan infrared webcam dan fitur Windows Hello. Selain itu, pengguna juga bisa mengaktifkan pengenalan sidik jari yang terintegrasi dengan tombol Power untuk masuk ke dalam sistem. Hal ini memastikan bahwa hanya pengguna yang sah saja yang bisa menggunakan laptop ini. Kemudian ada teknologi Trusted Platform Module (TPM 2.0) berbasis chip yang akan menyimpan sandi dan mengenkripsi seluruh data yang ada di dalam media penyimpanan ASUS ExpertBook B7 Flip 5G. Seandainya laptop ini dicuri dan storagenya dilepas untuk dibaca di perangkat lain, datanya tidak akan pernah bisa dibuka. 


Meski tergolong laptop bisnis, namun ASUS ExpertBook B7 Flip 5G sudah terjamin ketangguhan dan kehandalannya. Tak perlu risau data rusak atau hilang ketika laptop tidak sengaja tersenggol jatuh atau keyboardnya basah karena tersiram cairan. ASUS ExpertBook B7 Flip 5G sudah sah mengantongi sertifikasi MIL STD-810H yang menyatakan bahwa laptop ini sudah lolos uji ketahanan ekstrim berstandar militer AS. 

Kemudahan Perawatan dan Layanan Purna Jual

Sebagai headhunter profesional yang biasa bekerja secara mandiri, perawatan laptop secara berkala mungkin jarang sekali dilakukan. Bahkan mungkin pengetahuan tentang troubleshooting pun biasanya minim sekali. Namun dengan aplikasi MyASUS, segala keluhan dan permasalahan yang terjadi dengan ASUS ExpertBook B7 Flip 5G dapat segera dicari solusinya. Menghubungi customer service, melihat informasi status perbaikan, bahkan tutorial singkat. Tersedia customer service selama 7x24 jam yang bisa dihubungi secara bebas dan ahli di bidang hardware maupun software. Jika memang ternyata unit laptopnya harus diperbaiki, tersedia pula layanan on-site service atau jemput-antar jika unitnya harus menginap di ASC (Asus Service Center). Untuk kasus kerusakan harddisk/storage, jika memang datanya sangat rahasia dan penting, layanan Defective HDD Retention memperbolehkan pengguna untuk menyimpan harddisk lamanya meskipun storage pengganti sudah dipasang kembali. Selain itu pula, ada Accidental Damage Protection yang akan menggratiskan ongkos perbaikan untuk kerusakan yang tidak sengaja dilakukan. Untuk ketenangan pemakaian lebih lama, ada Warranty Extension juga. Layanan pendukung ASUS ExpertBook B7 Flip 5G sebagai laptop bisnis ini memang ditujukan untuk memberikan ketenangan, keamanan dan kenyamanan bagi siapa pun penggunanya.


Semoga adik saya, dan juga seluruh pembaca yang berprofesi sebagai headhunter profesional bisa semakin produktif, efektif dan efisien dalam bekerja, dengan bantuan laptop bisnis ASUS ExpertBook B7 Flip 5G yang kemampuannya sangat mendukung aktivitas mereka dalam membantu perusahaan mencari kandidat karyawan terbaik, yang kelak menjadi aset penting dalam organisasi perusahaan.

Semoga informasi ini bermanfaat, salam kompak persahabatan selalu..



2 komentar:

  1. 3 tahun bekerja diperusahaan baru tau ternyata ada profesi yg namanya Headhunter setelah baca artikel ini😭 kukira sama kyk HRD awalnya ternyata beda banget. Ini bisa dimasukkan ke kepala perusahaan outsourching gak ya mas? Soalnya outsourching kecil juga pasti kerjaannya nyari kandidat juga tapi tanpa HRD dan biasanya nyarinya langsung kepala badannya gitu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hmm.. relatif ya.. kepala perusahaan outsourcing biasanya nggak turun langsung buat handle proses recruitment seperti ini, dan biasanya headhunter itu mencari kandidat untuk posisi menengah ke atas..

      Hapus