ASUS Zenfone Zoom S, Secanggih DSLR?


Belum lama ini, ASUS menggelar momen bertajuk ZenFinity 2017 di Hotel Pullman, Central Park, Jakarta. Pada event tersebut, ASUS memperkenalkan salah satu smartphonenya yang memiliki genre khusus yang ditujukan untuk kebutuhan fotografi. Beberapa fotografer professional semacam Om Darwis Triadi dan Om Roy Genggam, diberikan kesempatan untuk menciptakan karya-karya mereka sebelum smartphone ini resmi diluncurkan. Ya, inilah dia smartphone yang memiliki semboyan 'Built for Photography', ASUS Zenfone Zoom S.

Unboxing

Kotak kemasan ASUS Zenfone Zoom S mirip dengan Zenfone 3, kesan sederhana namun premium terpancar dari sana.

Zenfone Zoom S & Box
Tentu kita penasaran dengan isi dari box-nya, mengingat ASUS Zenfone 3 hanya memberikan paket penjualan minimalis semata. Yuk! Kita mulai bongkar isi boxnya.

Yang didapat ketika membeli Zenfone Zoom S
Whoa! Isinya lebih banyak! Dalam paket penjualan ASUS Zenfone Zoom S, kita akan mendapatkan handset unitnya, serta kabel USB type-C serta kepala charger 2A. Selain itu, kita akan mendapatkan kabel USB OTG type-C, ASUS ZenEar warna putih serta Jelly case transparan. Kelengkapan standar seperti petunjuk pemakaian, garansi serta SIM ejector juga telah tersedia di sana. Selayaknya kelengkapan pada smartphone kelas premium merk sebelah.

"Lihat Juga Video Unboxingnya!"

Desain

ASUS Zenfone Zoom S memiliki desain tipis dengan warna hitam legam. Bobotnya tergolong ringan untuk sebuah smartphone canggih yang memiliki dual kamera di belakangnya serta tertanam baterai besar berkapasitas 5000mAh. Masih mengadopsi SIM Tray jenis hybrid yang mengharuskan kita memilih salah satu antara SIM atau MicroSD pada slot nomor 2.

Desain tipis Zenfone Zoom S

Benchmark & Specs

Sebagai smartphone fotografi, tentu kita penasaran dengan performanya, mengingat spek yang dimiliki mirip sekali dengan ASUS Zenfone 3 dari sisi prosesornya. Dan inilah spesifikasi dan hasil uji yang telah dilakukan untuk smartphone ASUS Zenfone Zoom S dengan bantuan beberapa aplikasi.

CPU-Z
AIDA64
Gue menggunakan aplikasi tambahan untuk informasi spesifikasi yang lebih detil, sebab jika hanya mengandalkan About dari ZenUI, hasilnya sangat sederhana. Di sini diketahui bahwa ASUS Zenfone Zoom S telah menggunakan OS Android versi 6.0.1 Marshmellow.

ASUS ZenUI
Antutu
Hasil skor Antutu-nya boleh dibilang sama saja dengan ASUS Zenfone 3, hanya naik sedikit saja. Kalo nggak percaya, boleh dibaca review gue tentang ASUS Zenfone 3 beberapa waktu lalu.

Geek Bench
3D Mark
Walau sebetulnya smartphone ini tidak ditujukan bagi kalangan gamers, namun pasti ada saja yang penasaran dengan smartphone ini bila dimanfaatkan untuk bermain games.

Baterai Besar 5000mAh & Reverse Charging

ASUS Zenfone Zoom S dibekali dengan baterai super besar untuk saat ini, yaitu 5000mAh. Ibarat smartphone ini gabungan antara Zenfone 3 dengan Zenfone 2 Max, dengan fitur kamera untuk fotografi yang jauh lebih mutakhir. Baterai besar, mutlak diperlukan saat sedang hunting foto di mana pun, tanpa harus kuatir kehabisan daya. Keberadaan powerbank untuk mendukung smartphone ini bisa diturunkan prioritasnya. Selain itu, dengan kemampuan reverse-charging, menjadikan smartphone ini bagai powerbank bagi gadget lain yang membutuhkan pengisian daya secara darurat. ASUS juga telah menyediakan aplikasi Power Saver agar penggunaan baterai pada smartphone ASUS Zenfone Zoom S ini lebih optimal.

Power Saver
Aplikasi ini bisa disesuaikan dengan keadaan sehingga kita tetap dapat menjaga ketersediaan daya pada baterai supaya smartphone tetap dapat difungsikan.

Grafik Penggunaan Baterai
Dalam kondisi awal, belum terpasang aplikasi chatting, smartphone dapat bertahan selama ± 3 hari. Hal ini mungkin akan berbeda saat aplikasi chatting terpasang dengan banyak grup dan aktifitas komunikasi yang cukup sering.

Kamera dan Kemampuannya

ASUS Zenfone Zoom S dibekali 3 buah kamera sekaligus, satu kamera di depan, dan dua kamera di belakang. Sesuai dengan spesifikasi yang disampaikan, kamera depannya memiliki resolusi sebesar 13MP dengan aperture f/2.0 dan sensor SONY IMX214.  Aplikasi PixelMaster 3.0 hadir dengan beberapa mode, antara lain Beautification, Selfie Panorama, Auto, Night, HDR Pro, Effect, GIF Animation, Slow motion, Time Lapse. Alih-alih menggunakan LED Flash, Zenfone Zoom S memanfaatkan layar sebagai lampu flashnya (dikenal dengan istilah Screen Flash).

Mode Kamera Depan
Yang seru adalah kamera belakangnya, karena ada dua kamera di sana. Fungsinya masing-masing berbeda, walau kedua kamera belakang sama-sama memiliki resolusi 12MP. Satu kamera utama berfungsi layaknya kamera belakang, sedangkan satu kamera lagi berfungsi sebagai Zoom. Kamera Zoom memiliki focal-length 59mm dan kemampuan optical-zoom hingga 2.3x dan total zoom sebanyak 12x pembesaran. Sedangkan kamera utama memiliki aperture sebesar f/1.7, dengan sensor SONY IMX362, focal-length 25mm, lebar jangkauan lensa 82°, 4-axis, 4 stops Optical Image Stabilization (OIS), 3-axis Electronic Image Stabilization (EIS).

Dual Kamera Belakang Zenfone Zoom S
Banyak yang bisa digali lebih dalam mengenai kemampuan kamera dari ASUS Zenfone Zoom S ini, khususnya dalam menciptakan karya-karya foto yang indah dan menakjubkan. Keunggulan aperture f/1.7 bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan karya foto yang memiliki kedalaman secara natural tanpa bantuan mode Depth of Field

Mode Kamera Belakang
Pertama-tama gue mencoba fitur Zoom kamera secara langsung dalam mode Auto. Rasa penasaran akan kualitas pembesaran yang diklaim mencapai 12x membuat gue tak sabar untuk langsung mencobanya. Dan berikut ini adalah hasil foto-fotonya.

Perbandingan foto normal dan dengan zoom
Contoh foto dari normal hingga pembesaran
Dari hasil ujicoba ini, dapat disimpulkan bahwa memang zoom digital kurang begitu memberikan hasil yang memesona. Namun sebagai catatan, zoom hingga 5x masih terbilang layak untuk ditampilkan. Ditambah lagi, shutter-lag yang rendah membuat momen yang ditangkap benar-benar seketika. Ini baru ngetes zoom-nya, namun yang asik lagi buat yang hobi motret adalah mode manualnya. Dan inilah beberapa hasil karya gue dengan menggunakan ASUS Zenfone Zoom S dalam mode Manual.

Long Exposure 1
Long Exposure 2
Manual Low Light 1x
Manual Low Light 2.3x
Manual Low Light 5x
Jika kalian rada males main manual, ada beragam mode Effects yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan foto-foto unik dengan mudah.

Mode Effects

"Lihat Galeri Foto Yang Diambil Dengan Zenfone Zoom S"

Mode Perekaman Video

Selain fotografi, ASUS Zenfone Zoom S ini juga mengalami perbaikan yang signifikan untuk fitur-fitur videonya. Dua mode yang menarik untuk dicoba dalam mode video adalah Slow Motion dan Time Lapse. Keduanya bisa disimak pada video di bawah ini.


Sayangnya, gue nggak ngetes di mode 4K karena keterbatasan perangkat pendukung. Maklum, bukan vlogger dan videographer pro. Masih belajar banget levelnya gue mah..

Multimedia & Hiburan

Dalam hal ini gue mengkhususkan pada kemampuan Zenfone Zoom S dalam memutar film dengan resolusi 720p dan 1080p dalam format mkv dan mp4. Dan hasilnya dapat disimak pada video berikut ini :


Video 720p mkv - video player bawaan
Video 720p mkv - 321 player
Video 1080p mp4 - video player bawaan
Video 1080p mp4 - 321 player

Dari hasil di atas, ternyata video player bawaan ASUS masih belum mampu memainkan film dengan lancar, ditambah lagi minimnya dukungan terhadap subtitle. Namun hal ini dapat diatasi dengan memasang dan menggunakan aplikasi video player pihak ketiga, seperti 321 Player ini contohnya.

Konklusi

ASUS Zenfone Zoom S mengalami perbaikan yang cukup signifikan dari sisi kamera dibandingkan dengan sang kakak, Zenfone 3. Yang perlu diperhatikan dan menjadi catatan adalah, fitur zoom yang masih dapat dipertimbangkan maksimal adalah 5x pembesaran, selepas itu terasa kurang indah di mata. Bagi gue yang suka motretin mainan atau makanan dalam jarak yang relatif dekat, aperture f/1.7 ini benar-benar memanjakan sekali. Di luar mode Manualnya yang sangat explorable, kegiatan memotret mainan dan makanan jadi terasa lebih pro dengan ASUS Zenfone Zoom S di tangan.

Kamen Rider Kiva sedang berpose untuk Zenfone Zoom S


Komentar

  1. Balasan
    1. Thx Kang.. Alhamdulilah dapet pinjeman.. #BukanKotakKayu

      Hapus
  2. Lengkap banget reviewnya Kak, memang lebih keren ZenFone Zoom S ini dibanding generasi sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mari sama-sama berdoa supaya bisa punya #JualYangLama

      Hapus
  3. Zoom S memang terbaik banhet smartphonenya selain minimalis simpel tapi teknologi zoomnya itu loh bikin ngiler banget jadi pingin punya buat kegiatan fotografi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang jelas, dari paket pembelian udah dikasih jelly-case, jadi nggak kuatir kenapa-napa pas lagi hunting fotonya..

      Hapus
  4. Udah unboxing saja nih. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. dapat pinjam selepas zenfinity bli.. lepas tu kita hands-on ramai² dengan grup Blogger King :p

      Hapus
  5. Balasan
    1. masih belajar kang.. nulis kalo yang ditulis yang disenengi itu rasanya menyenangkan :)

      Hapus
  6. Wajib punya ZenFone Zoom S ini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Bai... Keren dan tipis tapi batre besar...

      Hapus
  7. Ini mah reviewnya lengkap banget mas. Jafi pengen ASUS juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini cakep banget kalo suka motret ala Pro... Cocok untuk yang mendambakan setting rumit ala kamera digital supaya optimal...

      Hapus
  8. Hasil pengujian yang akurat maseko.. kece bana bana

    Makin mupeng pengen zoom s kan..

    www.deddyhuang.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Om.. Benar² ajib memang fitur kameranya..

      Hapus
  9. Hasil gambar nya bokeh banget, warnanya pun seperti yang asli, natural om. Jadi pengen punya nih hp. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aperture f/1.7 emang menjanjikan...

      Hapus
  10. kalau sudah puunya smartphone zenfone zoom ini tidak perlu beli kamera dslr lagi ya hehe...
    timah solder

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Story] Pindah Sekolah Anak SD, Sulitkah?

[Story] Waspada Memilih Sekolah Dasar (Swasta)!

Masalah Whiteline pada ASUS Zenfone Zoom S