Yang Perlu Diketahui tentang Puasa Syawal

Dari sekian banyak amalan puasa sunnah, yang paling banyak dilakukan kaum muslimin setelah berpuasa di bulan Ramadhan adalah puasa selama 6 ...

ASUS ZenBook Ryzen, Laptop Content Creator yang Terjangkau


Sudah beberapa bulan terakhir ini saya menggunakan laptop ASUS ZenBook Ryzen 7 untuk aktifitas sehari-hari, baik di kantor untuk urusan kerjaan, maupun di rumah untuk urusan pribadi dan hobi. Selama weekdays, laptop ini menemani saya setiap hari di meja kerja, untuk berkomunikasi maupun monitoring jaringan kantor. Jelang weekend, laptop ini saya bawa pulang, untuk mengerjakan hal lain yang saya sukai. Nulis artikel di blog, media maupun menyunting foto dan video untuk akun media sosial pribadi saya.


Awalnya saya memilih ASUS ZenBook Ryzen 7 (UM431) ini karena penasaran dengan performanya. Sebelumnya, saya menggunakan ASUS VivoBook S15 yang secara ukuran lebih besar, yaitu 15”, sehingga agak merepotkan untuk dibawa-bawa ke mana-mana. Untuk memenuhi aktifitas harian saya di kantor, sebetulnya sudah cukup memadai, hanya saja memang kapasitas RAM yang hanya 4GB terkadang memberikan efek leher botol saat sedang memproses sesuatu sehingga performa laptop terasa sedikit melambat.

| Spesifikasi ASUS ZenBook Ryzen (UM431)


Main Spec.
ASUS ZenBook UM431DA
CPU
AMD Ryzen™ 5 3500U Quad Core (2MB Cache, up to 3.7 GHz)
AMD Ryzen™ 7 3700U Quad Core (2MB Cache, up to 4.0GHz)
Operating System
Windows 10
Memory
8GB DDR4
Storage
512GB M.2 PCIe SSD
Display
14” (16:9) IPS-level FHD (1920x1080), NanoEdge Display, 100% sRGB, Anti-Glare, 250nits
Graphics
AMD Radeon™ Vega 8 Graphics
AMD Radeon™ RX Vega 10 Graphics
Input/Output
1 x USB 3.1 Type-A (Gen1), 1 x USB 3.1 Type-C (Gen1), 1 x USB 2.0, 1 x Combo Audio Jack, 1 x HDMI, 1 x SD Card Reader
Camera
HD Web Camera
Connectivity
Wi-Fi 5(802.11ac) 2*2 + Bluetooth 4.2
Audio
4 speakers with Smart AMP technology certified by Harman/Kardon, Array Microphone, DAC, ESS
Battery
47WHrs, 2S1P, 2-cell Li-ion
Dimension
32.3(W) x 21.1(D) x 1.59 ~ 1.59 (H) cm
Weight
1,39Kg
Colors
Utopia Blue
Price
Rp9.999.000 (Ryzen™ 5 variant)
Rp12.299.000 (Ryzen™ 7 variant)

Yang membuat saya penasaran dengan performa ASUS ZenBook Ryzen ini adalah kemampuannya dalam mengolah grafis, khususnya dalam hal video editing dan mungkin sedikit gaming. Ya! ASUS ZenBook Ryzen ini menggunakan prosesor AMD Ryzen series yang menjadikan harga laptop ini jadi terjangkau untuk kasta ZenBook yang dikenal sebagai lini laptop premium dari ASUS.

| Video Editing



Terkadang saya membuat video singkat yang saya unggah ke kanal Youtube pribadi saya. Sekadar berbagi informasi atau bahkan kadang video iseng belaka. Namun, semua itu diproses menggunakan laptop yang saya gunakan sehari-hari ini. Salah satu contohnya adalah video yang saya buat di bawah ini, di mana saya sedang mencoba menggunakan laptop ASUS ZenBook Ryzen ini untuk mengedit video sebelum mengunggahnya ke Youtube.



Jika dibandingkan dengan laptop lama saya yang VivoBook S15, performa saat mengedit video dengan laptop ini terasa jauh lebih nyaman dan lebih cepat saat melakukan rendering. Mungkin karena prosesor yang digunakan adalah AMD Ryzen 7, tertinggi di kelasnya untuk saat itu, dan dukungan RAM 8GB serta SSD berkapasitas sebesar 512GB yang sangat cepat saat melakukan proses baca tulis.

| Blogging dan Manipulasi Gambar


Selain video editing, laptop ini juga saya gunakan untuk aktifitas lain yang lebih ringan seperti menulis artikel di blog, menyunting gambar/foto pendukung artikel. Tentu saja dengan spesifikasi terbaik, proses ini dapat dilakukan dengan nyaman dan lancar. Sebagai informasi, saya menggunakan aplikasi Photoscape (freeware) dan Photoshop versi 7 (lawas) untuk urusan menyunting gambar.



Dengan ukuran yang ringkas, laptop ini sangat menyenangkan untuk dibawa ke mana saja, khususnya saat mood menulis butuh asupan kopi di kafe langganan agar imajinasi dan ide cerita mengalir dengan sempurna.

| Gaming


Hal yang belakangan mulai jarang saya lakukan adalah bermain game di PC/laptop. Iya, rasanya bermain game di laptop/PC itu terlalu merepotkan, berbeda dengan bermain game di smartphone. Namun, karena tuntutan pekerjaan di luar kantor, saya kembali terjerumus dalam dunia game di platform windows, tentu saja memanfaatkan laptop ASUS ZenBook Ryzen 7 ini.


Tidak tanggung-tanggung, game yang mesti saya mainkan adalah Apex Legends, sebuah game survival yang dimainkan secara online. Satu tim terdiri dari 3 pemain dengan role/peranan yang berbeda-beda untuk menjadi tim terakhir yang bertahan di arena, dengan cara mengalahkan tim lain yang berusaha melakukan hal yang sama. Game ini seru banget genkz! Asalkan perangkat yang digunakan memadai + dukungan koneksi internet yang stabil dan kencang.


Waktu membuat video in-game, laptop ASUS ZenBook Ryzen ini sudah mampu melakukan semua hal yang diperlukan. Berkat sistem operasi Windows 10 original, merekam layar laptop saat sedang bermain game menjadi sangat mudah untuk dilakukan. Cukup dengan menekan kombinasi tombol tertentu dan klik tombol Rekam. Maka secara paralel, laptop akan merekam layar sembari kita bermain game di sana. Gampang banget genkz!

| Monitoring Jaringan Kantor


Dalam aktifitas harian di kantor, laptop ini lebih banyak digunakan untuk monitoring jaringan kantor. Enaknya sih, bisa remote dengan menggunakan aplikasi yang sudah disediakan oleh routernya. Jadi nggak perlu nyolok kabel jaringan langsung ke perangkat jaringan seperti router dan switch. 


Namun, laptop ini bukan tanpa kekurangan lho. Tanpa kehadiran port LAN, laptop ini jadi merepotkan, bahkan menyulitkan saat saya harus melakukan konfigurasi langsung ke switch atau router dengan menggunakan kabel LAN. Saya mesti menyediakan alat USB LAN agar laptop ini bisa memiliki port LAN lagi.


| Kesimpulan



ASUS ZenBook Ryzen (UM431) ini sangat nyaman digunakan dalam berkreasi, khususnya di bidang konten kreator seperti ngeblog, atau konten multimedia di kanal Youtube. Buat urusan gaming juga performanya cukup oke, meski setting grafis nggak bisa dipaksa rata kanan demi kenyamanan bermain. Untuk urusan kerja, laptop ini juga sangat mumpuni, khususnya untuk urusan pekerjaan yang sifatnya monitoring dan administratif. Namun, karena ketiadaan port LAN dan sedikitnya jumlah port USB, sedikit menyulitkan pekerjaan IT Engineer yang bersifat konfigurasi perangkat jaringan. Namun yang pasti, bentuk yang ringkas, spesifikasi yang tinggi, menjadikan laptop ini teman yang menyenangkan untuk bekerja dan berkreasi di mana saja.

Salam kompak persahabatan selalu..




4 komentar:

  1. wah maaksih infonya, asus memang merek yang sdh banyak diminati

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama Mbak.. Senang jika informasi dari saya bermanfaat :)

      Hapus
  2. Buat edit video aman ini Maseko, boleh dicolek ya untuk buat konten yang banyak lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aman.. Cukup handal meski belum bisa dibandingkan dengan youtuber pro yang pakai efek-efek luar biasa.. penasaran dengan vivobook pro dan strix g yang glacier grey BMW Design..

      Hapus