Brawijaya Hospital Saharjo, Pusat Layanan Kesehatan Tercanggih dan Lengkap di Pusat Kota Jakarta

  Mendengar kata Rumah Sakit Brawijaya, pikiran saya langsung tertuju pada sebuah Rumah Sakit Ibu dan Anak Brawijaya di daerah Antasari, di ...

Import Barang dari Luar Negeri Murah, Cuma Rp.12.500!


Tak hanya kemudahan yang ditawarkan ditengah era digital, namun efisiensi biaya yang sangat kompetitif juga sangat berdampak pada platform e-commerce. Kesempatan itu juga ditawarkan oleh startup yang bergerak dalam bidang layanan jasa logistik melalui platform Kirimin.co.id. cuma dengan biaya mulai Rp.12.500,- sudah bisa mengirim barang dari luar negeri. 

"Ini satu-satunya platform yang menawarkan biaya yang sangat murah, cuma Rp.12.500,- sudah bisa mengirimkan barang dari China sampai Indonesia," ungkap Founder Kirimin.co.id sekaligus sebagai CEO PT Kirana Exim Internasional, Marco Halim, melalui siaran pers di Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Kendati masih mempelajari regulasi di sejumlah mancanegera, Marco menegaskan, kedepannya akan terus mengembangkan pangsa pasar ekspor.

"Seiring dengan program pemerintah Indonesia yang tengah menggalakkan program ekspor, kita juga akan meningkatkan layanan ekspor. Tapi sebelum kita mau kirimin barang ke luar, harus pelajarin regulasi di negara-negara tersebut dan itukan susah, makanya kita pelajari dulu yang impor," tambah Marco Halim.


Dikatakan Marco, kendati baru berlangsung tiga bulan operasi namun sedikitnya sudah ada 600 member bergabung dengan jumlah 1.300 transaksi atau order untuk pengiriman barang. Tahun 2020 dengan membuka pasar ekspor, ditargetkan mampu mencapai  8.000 user yang terjaring.  

"Kita optimis dengan target tersebut, karena punya plan kerjasama dengan perhimpunan pelajar Indonesia Tiongkok yang ada di Nanjing, Guangzhou dan Shenzhen. Itu akan menjadi official pengiriman kita," kata Marco. 

Ia menambahkan, jasa pengiriman logistik selain membantu para diaspora Indonesia juga bisa menjaga hubungan keluarga yang ada di Indonesia dengan mengirimkan sesuatu dalam jumlah kecil. 
Selain itu, platform ini juga menyasar para ekspatriat yang bekerja di Indonesia. Khususnya bagi mereka mungkin saja membutuhkan jasa logistik untuk mengirimkan barang dari luar negeri ataupun sebaliknya.

"Kalau kita bisa lakukan ekspor, berarti orang Indonesia bisa kirim ke luar negeri, dan orang asing yang ada di Indonesia juga bisa kirim ke luar negeri," ujarnya. 

Kemudian, platform Kirimin.co.id yang dikembangkan sejak 2018 silam juga telah menjalin kerjasama dengan sejumlah negara seperti Australia, Amerika, China, Hong Kong, Korea Selatan dan Thailand. Tahun depan, Kirimin.co.id juga bakal ekspansi ke pasar lain seperti Jepang, Filipina Taiwan, Singapura dan Malaysia. Dan merambah sampai negeri eropa seperti Inggris dan German


Target Pasar pengguna Kirimin.co.id lebih menyasar kepada Personal Shopper ataupun pengiriman pribadi, dengan model bisnis B2C dan C2C. Oleh karena itu, berat barang yang akan dikirim, paling rendah adalah 100 gram tanpa batas maksimal.  Namun untuk nominal harga diatas 1.500 dollar AS, tidak merekomendasikannya.  Hal ini karena pungutan pajak yang dikenakan berbeda. 

"Kita sebenarnya tidak ada batasan. Tapi kalau jumlahnya sangat banyak harus pakai regulasi bisnis, karena pajaknya akan lebih murah dan perhitungannya sudah B2B," pungkas Marco Halim.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar